Informasi Dunia Olah Raga Indonesia & Mancanegara Aktual Terpercaya
  • Sports Award - 2019

    Number #1 Sports News
  • Global Certificate

    ISO 9001:2019
  • Award Winning

    Berita Olah Raga Terbaik 2019
Tiba di Birmingham, Ginting Ingin Fokus ke Pertandingan All England 2021
By - Writter

Tiba di Birmingham, Ginting Ingin Fokus ke Pertandingan All England 2021

Usai melakoni perjalanan kurang lebih 20 jam, tim bulutangkis Indonesia akhirnya mendarat di Birmingham, Inggris, Sabtu (13/3) siang. Tim ini dijadwalkan turun pada turnamen bergengsi All England 2021 pada 17-21 Maret.

Berkekuatan tujuh wakil minus Tommy Sugiarto yang mundur karena alasan pribadi, Skuad Garuda siap memberikan yang terbaik.

Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky menyatakan tim saat ini dalam kondisi sehat. Para pemain tetap optimistis untuk mengukir prestasi terbaik. Sesaimpainya di hotel mereka langsung melakukan swab tes PCR. Ia berharap semua mendapat hasil negatif.

“Puji Tuhan kami sudah tiba dengan selamat di Birmingham dan saat ini sudah berada di hotel. Sesampainya di hotel, kami langsung melakukan swab tes PCR. Mudah-mudahan hasilnya negatif semua,” ucap Rionny seperti dilansir dari SBOWIN.

Rionny juga menambahkan, setelah dilakukan PCR test, seluruh tim harus terus berada di dalam kamar hingga hasilnya keluar. Perkiraan akan memakan waktu selama 12 jam.

“Sekarang kami sedang menunggu hasilnya paling cepat 12 jam. Sampai hasil PCR keluar, kami tidak bisa keluar kamar. Jadi saat ini harus menunggu di kamar masing-masing. Untuk latihan, kami baru mendapat jadwal latihan hari Senin nanti,” tambahnya.

Sementara itu, wakil tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting mengaku ingin langsung menjaga fokus untuk pertandingan.

“Sejauh ini persiapannya sudah berjalan lancar. Kondisi saya juga sehat. Jadi sekarang tinggal jaga fokus, jaga semangat, dan daya juang di pertandingannya,” ujar Ginting.

Lebih lanjut Ginting mengatkaan bahwa banyak hal yang harus ditingkatkan karena situasi berbeda. ketidakhadiran suporter dan perubahan-perubahan teknis lainnya terkait protokol Covid-19 menuntutnya lebih bersiap.

“Di kondisi new normal seperti ini memang semua itu harus saya tingkatkan kerena banyak hal yang berubah. Seperti tidak ada suporter dan lain-lain. Itu cukup berpengaruh,” tambah atlet kelahiran Cimahi (Jawa Barat), 20 Oktober 1996.

Ginting yang saat ini berperingkat lima dunia mengatakan dirinya sempat dihinggapi kekhawatiran jelang berlaga di All England kali ini. Namun ia menegaskan akan menghadapi semuanya sebagai seorang pemain profesional. Ia bertekad menunjukkan yang terbaik di setiap pertandingan.

“Saya memang sempat khawatir dengan situasi dan kondisi saat ini. Tapi itu semua harus dilewati dan dilawan dari diri sendiri, karena sebagai atlet profesional tidak boleh ada alasan apapun. Jadi nanti saya mau coba menunjukkan yang terbaik dari satu pertandingan ke pertandingan lain,” tutur Ginting.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineAgen IDN Poker.

register clubpokeronline

By - Writter

Indonesia Turunkan Tim Terbaik di All England 2021

Bertempat di markas besar tim nasional bulutangkis Indonesia yaitu Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (12/3) sore, Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna melepas keberangkatan tim Garuda ke Birmingham untuk turun dalam ajang All England 2021 yang dihelat pada 17-21 Maret.

Agung mengatakan bahwa pelepasan tim bulutangkis ke All England ini adalah tradisi baru yang ia coba ciptakan untuk memberi suntikan semangat kepada atlet-atlet yang bertanding.

“Jadi hari ini kita membuka tradisi baru di PBSI yaitu melepas tim nasional bulutangkis Indonesia yang akan berlaga di All England 2021,” kata Agung seperti dilansir dari Bola88.

“Kita menganggap All England ini adalah ajang yang prestisius. Oleh karena itu kita menurunkan tim terbaik yang kita miliki. Sebanyak 12 atlet ditambah dengan pelatih dan ofisial yang dipimpin oleh manajer tim Ricky Soebagdja, dengan pertimbangan dia pernah menjuarai All England dua kali bersama Rexy Mainaky di tahun 1995 dan 1996,” tambahnya.

register clubpokeronline

Dalam kesempatan ini juga, Agung mengutarakan bahwa memang tidak mudah bertanding atau bahkan melakukan persiapan di masa pandemi Covid-19 ini. Tetapi hal itu bukan alasan untuk tidak menampilkan permainan yang terbaik.

“Kita memahami betul situasinya, bahwasanya ini adalah situasi yang sangat demanding karena turnamen dan persiapannya dalam kondisi pandemi Covid-19. Bahkan sekarang dalam serangan pandemi gelombang kedua yang lebih ganas sebenarnya,” tutur sang nakhoda organisasi tepok bulu nasional yang pada Selasa (9/3) menerima gelar kebangsawanan dari Keraton Surakarta.

Walau dunia sedang berperang dengan serangan gelombang kedua Covid-19, ia tetap meminta kepada para atlet untuk berjuang maksimal. Banyak yang mereka pertaruhkan, termasuk nama baik bangsa.

“Namun, tadi sudah ditekankan bahwa ini bukan alasan bagi teman-teman yang akan dikirim ke sana. Baik pelatih, ofisial dan khususnya para atletnya untuk tidak menunjukkan performa yang terbaik karena mereka tidak hanya sedang berlaga di level internasional, mengadu ketangguhan, kemampuan maupun profesionalismenya tapi di pundak mereka ada nama bangsa ini yang dibawa dan dipertaruhkan,” jelas Agung.

Oleh karena itu, Agung mendorong para atlet untuk menunjukkan yang terbaik dengan mengusung semangat “Bertanding Untuk Menang”.

Sementara itu, Manajer tim All England 2021, Ricky Soebagdja menyatakan bahwa tim yang berkekuatan 12 atlet dan 10 pelatih serta ofisial sudah siap tempur. Mereka juga sudah menjalankan vaksin kedua pada Jumat pagi, sehingga memberikan rasa lebih aman dan nyaman untuk terbang ke Inggris.

“Kami siap berangkat, bertanding dan meraih prestasi terbaik,” ucap Ricky.

Tim Indonesia berangkat hari Jumat ini (12/3) pukul 21.40 WIB dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK57.

Arsenal, Juara Bertahan Piala FA Tersisih karena Gol Bunuh Diri
By - Writter

Arsenal Petik Kemenangan Penting di Markas Olympiakos

Arsenal berhasil memetik kemenangan di leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Bermain di markas Olympiakos pada Jumat, 12 Maret 2021 dini hari WIB, The Gunners menang dengan skor 3-1.

Tiga gol tim tamu dicetak oleh Martin Odegaard di menit ke-34, Gabriel Magalhaes di menit ke-79, dan Mohamed Elneny di menit ke-85. Sementara itu gol tunggal tuan rumah dilesatkan oleh Youssef El-Arabai di menit ke-58.

Kemenangan ini menjado modal penting bagi skuad Meriam London untuk menjamu Olympiakos di Stadion Emirates pada 19 Maret 2021 dini hari WIB nanti. Arsenal hanya butuh hasil imbang di leg kedua untuk lolos ke babak selanjutnya. Sementara klub Turki itu harus berjuang keras mengejar defisit dua gol.

“Ini adalah kemenangan besar bagi kami, hasil yang bagus dengan tiga gol tandang dan kemenangan di kompetisi ini selalu bagus,” beber Martin Odegaard.

Lebih lanjut penggawa Arsenal itu mengatakan bahwa mereka tampil bagus dengan mental yang mantap. Ia pun senang dengan hasil yang mereka raih.

“Mentalitas di tim ini sangat bagus. Sangat senang dengan segalanya. Kami menunjukkan semangat dalam tim dan cara kami saling mendukung. Jika satu pemain membuat kesalahan maka kami bereaksi. Itulah masalahnya, menjadi sebuah tim. Ketika seorang pemain membuat kesalahan, Anda harus membalas sebagai sebuah tim,” lanjutnya.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

Odegaard sebenarnya belum lama berseragam Arsenal. Sejak dipinjamkan Real Madrid ia mulai mendapatkan kembali kepercayaan diri dan tajinya.

“Saya ingin melepaskan tembakan ke gawang, untungnya saya dapat kesempatan yang bagus dan itu masuk. Saya merasa seperti di rumah sejak hari pertama, saya senang berada di sini dan merasa hebat,” tegasnya.

Sementara itu pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengatakan mereka menjalani pertandingan dengan baik. Sejak awal laga mereka sudah bisa menguasai pertandingan.

“Kami memulai permainan dengan sangat baik, sangat dominan dan menciptakan banyak peluang. Kami memberi mereka satu gol untuk mencoba bermain dari belakang, tetapi kemudian kami bereaksi dengan baik untuk mencetak dua gol lagi,” tegas pelatih asal Spanyol itu, seperti kutipan dari berita Vipbet889.

Susunan pemain Olympiakos versus Arsenal:

Olympiakos (4-4-1-1): Jose Sa; Kenny Lala, Sokratis Papastathopoulos, Yann M’Vila, Oleg Reabciuk (46′ Jose Holebas); Bruma (59′ Lazar Randjelovic), Mohamed Camara, Andreas Bouchalakis, Giorgos Masouras (86′ Thanasis Androutsos); Mathieu Valbuena (46′ Konstantinos Fortounis); Youssef El-Arabi (77′ Ahmed Hassan Koka).

Pelatih: Pedro Martins

Arsenal (4-2-3-1): Bernd Leno; Hector Bellerin, David Luiz, Gabriel Magalhaes, Kieran Tierney; Thomas Partey (55′ Daniel Ceballos), Granit Xhaka; Bukayo Saka (82′ Nicolas Pepe), Martin Odegaard (82′ Emile Smith-Rowe), Willian (81′ Mohamed Elneny); Pierre-Emerick Aubameyang (88′ Alexandre Lacazette).

Pelatih: Mikel Arteta

Messi Cetak Gol Spektakuler dan Gagal Penalti, Barca Tersisih dari Liga Champions
By - Writter

Messi Cetak Gol Spektakuler dan Gagal Penalti, Barca Tersisih dari Liga Champions

Lionel Messi menjadi pahlawan sekaligus pesakitan saat Barcelona bertemu Paris Saint-Germain (PSG) di leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa pada Kamis, 11 Maret 2021 dini hari WIB. Bermain di kandang PSG di Stadion Parc des Princes, Messi mencetak satu gol spektakuler dan gagal mengeksekusi penalti.

Pertandingan kedua tim berakhir dengan skor identik 1-1. Messi mencetak gol spektakuler di menit ke-30 melalui sepakan keras jarak jauh yang menghujam di pojok gawang PSG yang dijaga Keylor Navas. Sementara itu gol tunggal tuan rumah dicetak oleh Kylian Mbappe dari titik penalti di menit ke-30.

Hasil imbang ini belum mampu meloloskan Barca ke babak perempat final. Di leg pertama di Stadion Camp Nou, Barca menyerah dengan skor telak 1-4. Secara keseluruhan, PSG berhak ke delapan besar dengan keunggulan agregat 5-2.

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman mengatakan timnya sudah mengalami perkembangan. Baginya situasi ini sekaligus menjawab keraguan Messi akan masa depan tim tersebut.

“Leo (Messi) sudah melihat untuk beberapa waktu bajwa tim meningkat, terima kasih atas semua perubahanyang sudah kami buat,” beber Koeman.

“Khususnya, kami mempunyai pemain muda dengan kualitas luar biasa. Kami mempunyai masa depan yang bagus. Leo tak bisa mempunyai keraguan lagi mengenai masa depan tim ini,” sambung pelatih asal Belanda itu.

Salah satu pemain PSG yang tampil baik adalah Navas. Kiper international Kosta Rika itu mampu melakukan sejumlah penyelamatan gemilang.

“Saya sangat senang karena tadi adalah pertandingan yang sulit. Kami semua ingin memainkan permainan bagus dan memaksimalkan leg pertama untuk lolos,” beber Navas, sebagaimana dilansir dari berita Daftar IDNPokerClubpokeronline.

register clubpokeronline

“Selalu sulit untuk menggagalkan penalti, khususnya melawan Messi, yang mengeksekusi dengan sangat baik.”

Mantan pemain Real Madrid itu mengatakan Barcelona tampil baik di laga ini. Hanya saja ia mengakui mereka memiliki motivasi yang tinggi pula untuk berbicara banyak di ajang tersebut.

“Permainan Barca sangat bagus. Mereka menekan kami semaksimal mungkin. Kami sangat termotivasi untuk lanjut di kompetisi ini dan dengan semangat yang sama. Itulah yang akan membantu kami melangkah jauh,” tegasnya.

Susunan pemain PSG versus Barcelona:

PSG (4-3-3): Keylor Navas; Alessandro Florenzi (77′ Colin Dagba), Marquinhos, Presnel Kimpembe, Layvin Kurzawa (46′ Abdou Diallo); Idrissa Gueye (59′ Danilo Pereira), Leandro Paredes, Marco Verratti (84′ Rafinha); Julian Draxler (59′ Angel Di Maria), Mauro Icardi, Kylian Mbappe.

Pelatih: Mauricio Pochettino

Barcelona (4-3-3): Marc-Andre ter Stegen; Sergino Dest (66′ Trincao), Oscar Mingueza (35′ Junior Firpo), Clement Lenglet, Jordi Alba; Frenkie de Jong, Sergio Busquets (79′ Ilaix Moriba), Pedri (78′ Miralem Pjanic); Antoine Griezmann, Lionel Messi, Ousmane Dembele (79′ Martin Braithwaite).

Pelatih: Ronald Koeman

Haaland Gemilang, Dortmund Singkirkan Sevilla di Liga Champions
By - Writter

Haaland Gemilang, Dortmund Singkirkan Sevilla di Liga Champions

Erling Braut Haaland tampil gemilang saat membantu Borussia Dortmund mengalahkan Sevilla di leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa. Laga yang berlangsung pada Rabu, 10 Maret 2021 dini hari WIB berakhir dengan skor 2-2.

Haaland mencetak brace alias memborong dua gol Dortmund. Sementara itu sepasang gol Sevilla dicetak oleh Youssef En-Nesyri yang juga mencetak sepasang gol. Sevilla lebih dulu tertinggal dua gol sebelum mengejar ketertinggalan. Gol terakhir En-Nesyri baru terjadi di penghujung laga tepatnya di menit ke-90+6.

Hasil imbang ini akhirnya meloloskan Dortmund ke babak perempatfinal. Dortmund unggul agregat 5-4 setelah di leg pertama di kandang Sevilla mencatatkan kemenangan dengan skor 3-2.

Kegagalan Sevilla lolos ke babak delapan besar tentu mengecewakan. Apalagi mereka mampu menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 69 persen. Selain itu mereka memiliki delan sepakan tepat sasaran dari 19 percobaan.

register clubpokeronline

Pelatih Sevilla, Julen Loptegegui mengakui timnya lebih pantas lolos ke babak selanjutnya. Hanya saja dari kesempatan yang dimiliki mereka gagal mendapatkan keuntungan.

“Kami punya kesempatan untuk lolos dan kami pantas untuk itu,” tegas Lopetegui.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan bahwa mereka mampu bermain baik. Serangan dan pertahanan dibangun dengan baik. Hanya saja hasil akhir tidak berpihak pada mereka, demikian seperti dilansir dari agen SBOBETiAsia88.

“Tim ini memainkan pertandingan yang hebat dari segi mana pun – menyerang, bertahan, menampilkan tekad kuat. Sayangnya kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Kami lebih superior ketimbang Dortmund di tiga dari empat bagian lapangan di pertandingan ini.”

Selain itu, mantan pelatih timnas Spanyol dan Real Madrid itu mengatakan ada hal yang membuat mereka harus bekerja keras. Tertinggal lebih dulu dua gol membuat pekerjaan rumah mereka semakin besar. Situasi ini bisa mereka atasi dengan mengejar ketertinggalan hingga mampu menyamakan kedudukan. Namun gol terakhir Sevilla terjadi jelang wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.

Susunan pemain Borussia Dortmund versus Sevilla:

Borussia Dortmund (4-3-3): Marwin Hitz; Mateu Morey (90′ Thomas Meunier), Emre Can, Mats Hummels, Nico Schulz (89′ Dan-Axel Zagadou); Mahmoud Dahoud, Thomas Delaney, Jude Bellingham; Thorgan Hazard (67′ Felix Passlack), Erling Haaland, Marco Reus.

Pelatih: Edin Terzić

Sevilla (4-3-3): Yassine Bounou; Jesus Navas, Jules Kounde, Diego Carlos, Marcos Acuna; Joan Jordan (60′ Alejandro Gomez), Fernando (86′ Ivan Rakitic), Oscar Rodriguez (79′ Oliver Torres); Lucas Ocampos (60′ Luuk de Jong), Youssef En-Nesyri, Suso (86′ Munir El Haddadi)

Pelatih: Julen Lopetegui

By - Writter

Evaluasi Pelatih Ganda Putra Pasca Swiss Open 2021

Langkah skuad ganda putra Indonesia pada turnamen Yonex Swiss Open 2021 tidak sesuai harapan. Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin terhenti di babak perempatfinal.

Asisten pelatih ganda putra, Aryono Miranat menilai bahwa fokus dan ketenangan dalam bertanding Leo/Daniel perlu perbaiki. Selain itu, jam terbang juga perlu ditambah untuk menambah pengalaman bertanding.

“Leo/Daniel hasilnya cukup baik. Di babak kedua, mereka menang atas pasangan unggulan kedelapan asal Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, 21-19, 21-15. Sayang di perempatfinal kalah dari unggulan pertama, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 18-21, 21-9, 16-21,” ucap Aryono seperti dilansir dari Liga188.

Lebih lanjut Aryono mengatakan bahwa Leo dan Daniel mampu memberikan perlawanan di babak semi final. Hanya saja faktor ketenangan dan fokus menjadi kekurangan pasangan muda itu sehingga mereka gagal memetik kemenangan.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Secara permainan juga cukup ketat. Hanya saja dari segi ketenangan dan fokusnya harus diperbaiki. Perlu juga ditambah jam terbang lagi untuk menambah pengalaman mereka dalam bertanding,” kata Aryono.

Pasangan ganda putra Indonesia lainnya,  Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana di babak pertama kalah rubber game dari pasangan Denmark, Jeppe Bay/Lasse Mølhede, 10-21, 21-19, 21-13. Sedangkan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, di babak kedua dikalahkan unggulan kedua asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, 17-21, 22-20, 17-21.

“Bagas/Fikri kalah di babak pertama, memang tidak masuk target karena kalah dari pemain yang bukan unggulan. Permainannya sudah baik, hanya saja konsistensi permanan harus diperbaiki. Semangat tidak mau kalah dan faktor nonteknisnya harus ditingkatkan lagi,” jelas Aryono.

Sementara itu terkait Pramudya dan Yeremia, Aryono melihat hasilnya cukup baik. Walau kalah di babak kedua, pasangan ini sudah memberikan hasil terbaik.

“Kalau untuk Pramudya/Yeremia, secara hasil cukup baik, kalah di babak kedua dari pemain unggulan, babak pertama menang lawan pasangan kanada yang dulu di Finlandia Terbuka 2019 juga mengalahkan Pramudya/Yeremia. Secara permainan lawan India sudah cukup baik, bisa memberikan perlawanan yang ketat. Hanya saja harus lebih fokus saat lawan mengubah pola permainan, harus fokus saat poin ketat, harus lebih tenang,” kata Aryono.

Walau demikian secara keseluruhan ia kurang puas dengan hasil tersebut. Ia sebenarnya ingin melihat anak-anak binaannya bisa berbicara di turnamen level Super 300 itu.

“Kalau melihat hasil secara keseluruhan, ya kurang puas. Maunya kan lebih dari hasil sekarang. Memang perlu waktu buat tiga pasangan muda ini. Semakin banyak bertanding, jam terbang mereka akan semakin menambah pengalaman juga,” tutup Aryono.

Man United Beri Kekalahan pada Man City
By - Writter

Man United Beri Kekalahan pada Man City di Etihad Stadium

Manchester United sukses memberikan kekalahan kepada Manchester City dalam derby di Etihad Stadium pada Minggu, 7 Maret 2021. Di laga itu, Setan Merah menang dua gol tanpa balas.

Sepasang gol tim tamu dicetak oleh Bruno Fernandes dari titik penalti di awal pertandingan dan Luke Shaw di babak kedua.

Kemenangan ini sekaligus menghentikan laju 20 kemenangan beruntun Manchester Biru. Selain itu United pun mendapatkan tiga poin dari lawatannya ke rival sekota itu. United kini mengemas total 58 poin dari 24 pertandingan. United yang merangsek ke posisi kedua dengan menggusur Leicester City, masih tertinggal di belakang City yang sudah mendapatkan 65 poin dari 28 laga yang telah dijalani.

Pelatih City, Pep Guardiola mengakui timnya menjalani pertandingan fantastis. Hanya saja lawan bermain sangat cepat terutama saat melancarkan serangan balik. Timnya sudah bermain baik hanya saja gagal memanfaatkan berbagai peluang yang dimiliki.

“Ini adalah pertandingan yang fantastis. United melakukan high pressing dan sangat cepat dalam serangan balik. Kami sudah bermain baik, tapi kurang efektif. Saya mengucapkan selamat kepada MU,” beber Guardiola.

register clubpokeronline

“Kami akan menjadi berita karena kami kalah dan soal 21 kemenangan beruntun. Masih ada 30 poin untuk dimainkan dan kami harus mulai menang lagi.”

Menurut pelatih asal Spanyol itu, hasil ini menjadi bahan pelajaran bagi mereka untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Itu selalu sama. Kami menang dan akan melanjutkan ke pertandingan berikutnya. Begitu pula saat kalah, kami juga harus ke laga selanjutnya. Ini menjadi pelajaran saat kami kalah 0-2 meski tampil cukup baik,” tegasnya, seperti dilansir dari WSDBola88.

Sementara itu salah satu bintang kemenangan United, Bruno Fernandes menegaskan bahwa timnya melewatkan pertandingan yang tidak mudah. Hanya saja mereka sukses menampilkan permainan prima sehingga mampu memberikan perbedaan.

“Selalu sulit bermain melawan Manchester City. Mereka itu sulit direbut bolanya dan susah dilawan. Hari ini kami melakukan segalanya dengan hampir sempurna,” beber Fernandes.

“Mencetak gol di menit pertama itu sempurna, kami memiliki ruang yang lebih besar untuk melakukan serangan balik. Kami terus fokus sampai akhir permainan. Ketika kami bertahan dengan baik kami tahu kami akan memiliki banyak peluang untuk menciptakan gol.”

Susunan Pemain Manchester City versus Manchester United:

Manchester City (4-3-3): Ederson Moraes; Zinchenko, Dias, Jhon Stones, Cancelo (Kyle Walker 65′); Ilkay Gundogan, Rodri, Kevin De Bruyne; Raheem Sterling, Gabriel Jesus (Phil Foden 68′) Riyad Mahrez

Pelatih: Pep Guardiola

Manchester United (4-2-3-1): Henderson; Luke Shaw, Harry Maguire, Lindelof, Aaron Wan-Bissaka; Fred, Scott McTominay; Marcus Rashford (Mason Greenwood 70′), Bruno Fernandes (Williams 90+2), James; Anthony Martial (Matic 88′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Ronaldo Gemilang, Juventus Sikat Crotone
By - Writter

Tanpa Ronaldo, Juventus Tekuk Lazio

Juventus tetap mampu memetik kemenangan meski tanpa Cristiano Ronaldo. Hal ini terjadi di pekan ke-26 Serie A Italia pada Minggu, 7 Maret 2021 dini hari WIB. Bermain di kandang sendiri di Stadion Allianz, Nyonya Tua berhasil membungkam tamunya, Lazio, 3-1.

Tiga gol tuan rumah dicetak oleh Adrien Rabiot dan sepasang gol Alvaro Morata. Sementara itu gol tunggal Lazio dicetak oleh Joaquin Correa.

Kemenangan ini sangat penting bagi Juventus. Tambahan tiga angka membuat Juventus kini mengemas total 52 poin dan hanya berjarak satu angka dari AC Milan di posisi kedua. sementara itu posisi puncak masih ditempati oleh Inter Milan. Juventus kini tertinggal tujuh angka dari sang pemuncak klasemen. Sementara itu Lazio masih tertahan di posisi ketujuh dengan tabungan total 43 angka.

“Kami memulai permainan terlat panas selama 20 menit malam ini… Itu bisa terjadi, karena beberapa pemain baru fit dan yang lainnya bermain di posisi baru,” beber Andrea Pirlo usai laga.

“Ini jelas hal yang sulit dilakukan. Bisa comeback setelah tertinggal dari Lazio telah bersama selama bertahun-tahun dan punya segalanya,” sambungnya, seperti dilansir dari Bola228.

Andrea Pirlo sengaja mengistirahatkan Ronaldo di laga ini. Pemain asal Portugal itu disiapkan untuk pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa pada tengah pekan depan. Juventus akan menjalani laga hidup mati menghadapi FC Porto yang mampu mengalahkan mereka di leg pertama dengan skor 1-2.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Penampilan yang bagus, meski kami tampil telat di 20 menit awal. Memang, kami mengistirahatkan beberapa pemain untuk laga Liga Champions nanti,” beber Pirlo.

Salah satu pemain yang mendapat apresiasi dari Pirlo di laga ini adalah Alvaro Morata. Pemain yang pernah berseragam Real Madrid itu ditetapkan sebagai pemain terbaik di laga itu atau man of the match.

“Kami tidak membawa Morata bersama kami belakangan ini karena masalah fisik dan lainnya. Dia memiliki karakteristik yang berbeda dengan semua penyerang lain di skuad dan kami tidak sabar untuk melihatnya dengan kemampuan 100 persennya,” ungkap Pirlo.

Pemain lain yang disebut Pirlo adalah Dejan Julusevski. Pemain ini melakukan kesalahan yang berujung gol Lazio.

“Wajar ketika datang ke Juventus pada usia 20 tahun dan ada lebih banyak tekanan, seperti setiap operan tampaknya penting. Tapi, dia selalu membuktikan mental juaranya,” tandas Pirlo.

Susunan Pemain Juventus versus Lazio:

Juventus: Wojciech Szczesny; Alex Sandro, Merih Demiral, Danilo, Juan Cuadrado (Arthur 70′); Federico Bernardeschi, Aaron Ramsey (Weston McKennie 70′), Adrien Rabiot, Federico Chiesa (Leonardo Bonucci 82′); Alvaro Morata (Cristiano Ronaldo 69′), Dejan Kulusevski (Alessandro Di Pardo 90′).

Pelatih: Andrea Pirlo

Lazio: Pepe Reina; Mohamed Fares, Wesley Hoedt, Francesco Acerbi; Adam Marusic (Andreas Pereira 82′), Sergej Milinkovic-Savic, Lucas Leiva (Gonzalo Escalante 55′), Luis Alberto (Felipe Caicedo 82′), Senad Lulic (Patric 55′); Joaquin Correa, Ciro Immobile (Vedat Muriqi 82′).

Pelatih: Simone Inzaghi

tim bulutangkis indonesia
By - Writter

Indonesia Tak Ada Wakil di Semi Final Swiss Open

Dua wakil Indonesia yang tersisa akhirnya harus mengakhiri langkah di babak perempatfinal ajang bulutangkis Yonex Swiss Open 2021. Hasil ini didapat usai mereka tidak berhasil menaklukkan lawan-lawan dalam laga yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Jumat (5/3) waktu setempat.

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dihadang unggulan pertama, Aaron Chia/Soh Woi Yik dari Malaysia lewat pertarungan rubber game 18-21, 21-9, 16-21. Sementara Shesar Hiren Rhustavito menyerah dari wakil Denmark, Viktor Axelsen 17-21, 12-21.

Bagi Leo/Daniel ini merupakan kekalahan kedua dari pasangan Malaysia tersebut. Sebelumnya pada turnamen Toyota Thailand Terbuka, Januari lalu, juara Kejuaraan Dunia Junior 2019 ini juga menelan kekalahan rubber game dengan skor yang hampir serupa, 12-21, 21-6, 12-21.

register clubpokeronline

“Kami kecewa dengan hasil ini. Seharusnya kami tadi bisa menang karena kami merasa permainan kami tidak buruk,” kata Leo seperti dilansir dari DewaPoker.

Leo mengatakan keduanya tak mampu mengawali pertandingan dengan baik. Setelah kehilangan game pertama, mereka bangkit di set kedua. Sayangnya, di set penentuan mereka justru kembali mengulangi kesalahan di set pertama.

“Di gim pertama kami memang kalah start, kami tidak bisa konsisten dengan pola kami. Sering keduluan nyerangnya. Di gim kedua, kami mengambil inisiatif serangan dan berhasil. Gim ketiga kami malah masuk lagi ke pola permainan lawan. Kami terpancing permainan mereka,” jelasnya lagi.

Walau kecewa, Leo/Daniel tetap bersyukur bisa menembus babak perempatfinal turnamen level Super 300 ini. Mereka pun begitu berharap bisa terus berkembang menjadi lebih baik ke depan.

Di laga perempatfinal lainnya, wakil tunggal putra Merah-Putih, Shesar Hiren Rhustavito alias Vito, juga gagal membendung Viktor Axelsen walau telah memberikan perlawanan seimbang.

“Saya ada kesempatan untuk merebut gim pertama. Tapi memang di poin-poin akhir dia lebih inisiatif untuk menyerang dan saya malah tidak siap dengan itu,” kata Vito.

Pemain 26 tahun itu mengatakan di game kedua, unggulan pertama itu bermain lebih fokus dan mendapatkan banyak kesempatan untuk melancarkan serangan.

“Di gim kedua dia lebih tahan dan fokus di setiap reli-reli untuk bisa dapat serangan. Sementara saya malah masuk ke pola permainan dia dan mudah memberikan bola yang dia inginkan,” lanjutnya.

Walau tidak puas dengan hasil yang didapat, Vito mengaku mendapat banyak pelajaran dari pertandingan hari ini.

“Untuk hasil saya tidak puas tapi secara permainan saya cukup puas. Selain itu saya mendapat banyak pelajaran hari ini dan bisa mengerti apa yang harus ditambah dan diperbaiki,” tutup Vito.

Ganda Campuran Gagal Total di Swiss Open, Begini Respon Sang Pelatih
By - Writter

Ganda Campuran Gagal Total di Swiss Open, Begini Respon Sang Pelatih

Tiga wakil Indonesia di nomor ganda campuran yang tampil pada turnamen bulutangkis Yonex Swiss Terbuka 2021, tidak mampu unjuk gigi. Hasilnya pun tidak seperti yang diharapkan.

Asisten pelatih ganda campuran, Nova Widianto mengungkapkan hasil evaluasi terhadap penampilan anak didiknya setelah kekalahan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari pada babak kedua, Kamis (4/3).

Pada turnamen yang digelar di St. Jakobshalle, Basel, Rinov/Pitha kalah straight game, 18-21, 16-21 dari Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa. Pasangan India ini juga yang menghentikan langkah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja pada babak pertama, Selasa (2/3), dengan 21-18, 21-10.

Menurut Nova, sebenarnya, permainan Rinov/Pitha sudah sudah benar. Sayangnya, wakil Merah-Putih ini banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Rinov/Pitha secara main sudah benar, tapi saat posisi unggul atau imbang, mereka malah banyak membuang poin dari servis. Banyak juga bola-bola yang tidak seharusnya mati,” ungkap Nova seperti dilansir dari Nusabola.

Lebih lanjut mantan pemain nasional itu mengatakan para pemainnya kerap melakukan kesalahan sendiri.  Selain itu Rinov masih belum bisa menyeimbangkan antara ketengan dan kecepatan kaki.

“Dari situ, mereka langsung blank. Pola permainannya jadi berubah. Rinov sendiri belum bisa mengontrol antara ketenangan dan kecepatan kaki. Dia sendiri menyadari hal itu, tapi belum bisa mengatasinya,” sebut Nova.

Nova juga menuturkan faktor penyebab kekalahan Hafiz/Gloria dari pasangan India tersebut. Salah satunya adalah permainan Hafiz/Gloria yang mudah diantisipasi lawan. Kekalahan Hafiz/Gloria jelas diluar harapan. Sebagai unggulan dua, pasangan rangking delapan BWF ini diharapkan bisa berbicara banyak diturnamen level Super 300 itu.

“Untuk Hafiz/Gloria, hasilnya memang jauh dari yang kami harapkan. Tidak ada masalah apa-apa, murni karena performa mereka di lapangan yang tidak berani melakukan pola permainan seperti yang kami instruksikan,” ungkap Nova.

Sementara Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso pun harus mengakui keunggulan lawan, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing. Pada babak pertama, Adnan/Mychelle kalah straight game, 13-21, 12-21 dari unggulan kelima asal Malaysia tersebut.

Nova menilai Adnan/Mychelle sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengalahkan pemain unggulan. Hanya saja mereka kurang yakin akan hal itu.

“Kalau Adnan/Mychelle, saya mendapat evaluasi dari Aryono yang mendampingi di lapangan. Lawannya memang unggulan kelima, tapi mereka banyak mati sendiri saat bola mudah,” ucap Nova.

Nova menyayangkan pasangan muda ini yang sebenarnya memiliki potensi. Mereka sepertinya kurang terpacu untuk mengalahkan pemain unggulan.

“Pasangan ini seperti kurang yakin untuk mengalahkan pemain unggulan. Padahal sebenarnya, mereka punya kemampuan,” tutup Nova.

Franck Kessie
By - Writter

Franck Kessie Selamatkan Milan dari Kekalahan

AC Milan hampir menelan kekalahan dalam lanjutan pertandingan Serie A pada Kamis, 4 Maret 2021 dini hari WIB. Menghadapi Udinese di kandang sendiri di Stadion San Siro, Milan terselamatkan berkat gol di penghujung laga.

Udinese lebih dulu memimpin di menit ke-68. Berawal dari umpan Rodrigo De Paul, Rodrigo Becao sukses melanjutkannya dengan tandukan mematikan tanpa bisa digagalkan Gianluigi Donnarumma yang berada di bawah mistar gawang tuan rumah.

Perjuangan Milan baru berbuah hasil jelang bubaran. Dari beberapa upaya, momentum bagus bagi Milan untuk terhindar dari kekalahan datang di masa injury time. Berawal dari hand ball Jens Stryger di kotak terlarang, wasit kemudian menunjuk titik putih. Kessie yang menjadi eksekutor tak membuang kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Gol tersebut sekaligus membuat kedua tim harus berbagi angka.

Hasil ini membuat Milan gagal memangkas jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen. Milan kini mengemas total 53 poin dari 25 pertandingan dan tertinggal tiga angka di belakang Inter yang baru memainkan 24 pertandingan.

clubpokeronline indonesia - idnpoker

 

Sementara itu di posisi ketiga ada Juventus dengan tabungan total 49 poin dari 24 pertandingan. Bila Milan tidak segera bangkit maka posisi mereka kian terancam.

Kessie menjadi penyelamat Milan. Ini kesekian kalinya pemain tersebut berhasil menjalankan perannya sebagai algojo penalti. Kessie mengatakan tidak mudah mengambil peran tersebut. Tugasnya tidak ringan. Namun ia berusaha mengatasi ketakutan dan keraguan saat mengambil penalti.

“Penalti itu tidak gampang. Ketika Anda sampai di sana, Anda punya dua pilihan: Anda tidak boleh merasa takut atau tidak yakin, kalau tidak akan salah.”

Kessie menegaskan dirinya selalu yakin saat mengksekusi penalti. Tidak ada ketakutan dalam dirinya. “Saya tidak takut dan saya mencetak gol,” tandas pemain internaisonal Pantai Gading itu, seperti dilansir dari Bola888.

Sementara itu pelatih Milan, Stefano Pioli, sebelum pertandingan ini menegaskan mereka harus fokus untuk menghadapi setiap pertandingan alih-alih memikirkan soal Scudetto.

Susunan Pemain AC Milan versus Udinese:

AC Milan (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Pierre Kalulu (Davide Calbria 63′) Kyatengwa, Simon Kjaer, Alessio Romagnoli, Theo Hernandez; Sandro Tonali (Soualiho Meite 46′), Franck Kessie; Samu Castillejo (Alexis Saelemaekers 75′), Brahim Diaz (Jens Petter Hauge 63′), Ante Rebic; Rafael Leao.

Pelatih: Stefano Pioli

Udinese (3-4-1-1): Juan Musso; Rodrigo Becao, Kevin Bonifazi, Bram Nuytinck; Nahuel Molina, Rodrigo de Paul, Tolgay Arslan (Walace 71′), Jean-Victor Makengo (Fernando Llorente 56′), Marvin Zeegelaar (Jens Stryger Larsen 71′); Roberto Pereyra (Samir 82′); Ilija Nestorovski.

Pelatih: Luca Gotti

Rinov/Pitha Melenggang, Hafiz/Gloria Terhenti di 32 Besar Swiss Open
By - Writter

Rinov/Pitha Melenggang, Hafiz/Gloria Terhenti di 32 Besar Swiss Open

Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari berhasil melenggang ke babak 16 besar Yonex Swiss Terbuka 2021. Hal ini mereka pastikan usai meraih kemenangan atas wakil Belanda, Ties Van Der Lecq/Debora Jille dengan skor 21-13, 21-15.

Laga perdana yang digelar di St. Jakobshalle pada Selasa sore (2/3) waktu setempat ini menjadi laga yang tidak terlalu sulit bagi pasangan berperingkat 22 dunia itu. Hanya perlu waktu 27 menit bagi Rinov/Pitha untuk menuntaskan laga.

“Hari ini lawannya memang peringkatnya masih di bawah kami. Tadi sama Tari (Pitha) mencoba bermain di pola kami saja,” ungkap Rinov seperti dilansir dari A1SBOBET.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa mereka masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan. Masih ada pekerjaan rumah baginya untuk lebih cepat beradaptasi dengan lapangan.

“Kami masih penyesuaian lapangan dan mainnya belum terlalu enak juga. Terutama dari saya, feeling touch-nya belum terlalu in. Semoga lusa bisa lebih baik,” papar Rinov.

Sementara itu Pitha mengatatakan kemenangan ini tentu tidak lepas dari persiapan yang mereka lakukan. Namun lawan mereka tetap bisa memberikan perlawanan.

“Hari ini kami mungkin lebih siap saja dari mereka, dibilang mudah juga tidak,” sambung Pitha.

Di babak 16 besar, Rinov/Pitha sudah ditunggu Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa asal India.

“Yang pasti harus lebih siap dan harus berani dengan pola mainnya. Lawan mereka itu harus banyak menyerang. Semoga kami bisa membalas kekalahan senior kami,” tegas Rinov.

Pitha optimis mereka memiliki peluang menang. Saat ini mereka fokus memulihkan stamina dan menyiapkan strategi untuk pertandingan tersebut.

“Peluang menang selalu ada, bagaimana nanti permainan di lapangan. Sekarang kami mau fokus pemulihan lalu besok mematangkan strategi di latihan,” timpal Pitha.

Sayangnya, jejak Rinov/Pitha tidak berhasil diikuti oleh dua wakil ganda campuran lainnya. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Adnan/Mychelle dikalahkan unggulan kelima asal Negeri Jiran Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing 13-21 dan 12-21. Sementara Hafiz/Gloria dihadang pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa dengan skor 18-21, 10-21.

“Kami sudah berusaha tapi lawan memang bermain lebih bagus. Lebih siap. Pasti kecewa apalagi kami memang sedang mengejar poin ke Olimpiade tapi ya mau bagaimana lagi. Kami akan coba lagi di turnamen berikutnya,” tandas Hafiz.

Babak 32 besar Swiss Terbuka 2021 akan berlanjut hari ini, Rabu (3/3), mulai pukul 09.00 waktu setempat. Ada lima wakil Indonesia yang akan bertanding.

  1. Shesar Hiren Rhustavito (7) vs Soong Joo Ven (Malaysia)
  2. Ruselli Hartawan vs Iris Wang (Amerika Serikat)
  3. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Eloi Adam/Julien Maio (Prancis)
  4. Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri vs Jeppe Bay/Lasse Mølhede (Denmark)
  5. Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan vs Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada)
tim bulutangkis indonesia
By - Writter

Kesan Positif Tim Indonesia Usai Jalani Latihan Pertama di Swiss

Usai tiba di Basel kemarin sore (28/2), tim bulutangkis Indonesia hari Senin (1/3), langsung menggelar latihan perdana di St Jakobshalle, tempat bergulirnya Swiss Terbuka 2021. Turnamen bulutangkis level Super 300 ini digelar pada 2-7 Maret.

Pasangan ganda putra, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri memanfaatkan latihan perdana ini untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan dan cuaca. Menurut Fikri kondisi cuaca sangat berbeda dengan Jakarta. Suhu yang lebih dingin membuatnya harus beradaptasi.

“Di latihan perdana hari ini saya merasa kondisi cuacanya jauh berbeda dengan di Jakarta. Di sini lebih dingin jadi saya harus adaptasi lebih dulu. Tadi saat latihan tenggorokan agak sakit soalnya dingin,” sebut Fikri seperti dilansir dari 90Bola.

Lebih lanjut Bagas mengatakan dirinya merasa senang bisa menjalani latihan perdana di tempat tersebut. Ini menjadi awal yang bagus untuk kembali bertanding di Eropa setelah vakum sekian lama karena pandemi.

register clubpokeronline

“Alhamdulillah, saya merasa senang pada latihan perdana ini, apalagi sudah lama juga tidak pertandingan di Eropa. Jadi bawaannya happy. Dari segi lapangan juga enak, tidak ada angin. Jadi lebih cepat adaptasinya. Lampu juga tidak terlalu silau. Tapi di sini cuacanya dingin jadi harus pemanasan lebih lama,” sambung Bagas.

Sebelum bertolak pada Sabtu lalu, Bagas/Fikri sudah menjalani vaksinasi pertama Covid-19. Hal ini mereka akui membawa ketenangan dalam bertanding. Namun begitu mereka tetap patut waspada dan selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Vaksinasi kemarin membuat saya sedikit tenang tetapi tetap harus waspada. Soalnya di sini tidak begitu ketat protokol kesehatannya. Sangat berbeda banget dengan di Thailand lalu,” jelas Fikri.

Sebagai pasangan muda, Bagas/Fikri bertekad untuk tampil lebih baik dibandingkan saat seri Asia bulan Januari lalu. Tidak ada target khusus bagi pasangan ini. Bagas mengatakan bahwa mereka berusaha untuk tampil maksimal dan tidak ingin menyerah begitu saja.

“Target saya di Swiss, main maksimal. Jangan gampang menyerah di tengah lapangan,” kata Bagas.

Bagaimana persiapan mereka sebelum terbang ke Eropa? Fikri menatakan bahwa sekembali dari Thailand, mereka memiliki waktu latihan tiga minggu. Kesempatan itu dipakai untuk memperbaiki semua kekurangan. Ia berharap bisa meraih hasil yang baik.

“Kemarin selesai dari Thailand sempat latihan tiga minggu. Memperbaiki semua kekurangan. Di sini saya sama Bagas ingin menunjukkan yang terbaik yang kami punya. Semoga hasilnya bisa lebih bagus,” timpal Fikri.

Di babak pertama, Bagas/Fikri akan menghadapi Jeppe Bay/Lasse Mølhede asal Denmark.

Duel Chelsea Kontra Manchester United Berakhir Imbang
By - Writter

Duel Chelsea Kontra Manchester United Berakhir Imbang

Pertandingan “big match” Liga Primer Inggris antara Chelsea menghadapi Manchester United pada Minggu, 28 Februari 2021 malam WIB berakhir sama kuat. Kedua tim menyudahi pertandingan itu dengan skor kaca mata.

Sebagai tim tamu The Reds Devils tetap mampu memberikan tekanan kepada tuan rumah. Di menit ke-15, Marcus Rashford mendapatkan kesempatan emas untuk melepaskan tendangan bebas. Edouard Mendy yang berada di bawah mistar gawang masih bisa menghindarkan gawangnya dari kebobolan.

Sementara itu Chelsea mendapat kesempatan emas di awal babak kedua. Hakim Ziyech melepaskan tembakan “first-time”. David De Gea yang berada di bawah mistar gawang Setan Merah masih bisa membaca arah bola dan menghalaunya keluar.

register clubpokeronline

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan di pertandingan ini. Kualitas individu dan kecepatan para pemain United benar-benar merepotkan mereka.

“Kami tahu apa yang akan kami hadapi, yaitu tim yang bisa melukai Anda setiap saat dengan kualitas individu dan dengan kecepatan,” beber Tuchel.

“Mereka kuat saat melawan dan mereka bisa bertahan dengan sangat kompak. Mereka sangat, sangat baik dalam transisi,” sambung pelatih asal Jerman itu.

Terlepas dari hasil imbang ini, mantan pelatih Paris-Saint Germain (PSG) itu mengatakan bahwa hasil imbang ini sesungguhnya menunjukkan bahwa mereka masih bisa bersaing dengan tim-tim papan atas.

“Kami berharap bisa menang, tentu ini tantangan besar karena mereka punya rekor tandang yang sangat bagus. Jika kami mendapatkan kemenangan dari pertandingan ini, itu sangat besar nilainya bagi kami,” pungkasnya.

Sementara itu pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer menyesali satu momen emas yang diperoleh timnya. Pelatih asal Norwegia itu mengatakan timnya seharunys mendapat satu hadiah penalti di pertandingan itu.

“Itu jelas penalti. Saya agak khawatir kami tidak mendapat penalti tersebut setelah keributan yang dibuat mengenai kami yang mendapat banyak penalti,” beber Solskjaer, seperti dilansir dari Bola228.

“Ada satu titik ketika manajer-manajer mempengaruhi para wasit. Saya percaya wasit tidak terpengaruh dengan itu. Namun, saya sangat terkejut dengan keputusan tersebut,” tegasnya.

Susunan Pemain Chelsea versus Manchester United:

Chelsea (3-4-3): Edouard Mendy; Cesar Azpilicueta (c), Andreas Christensen, Antonio Rudiger; Callum Hudson-Odoi (Reece James 46′), N’Golo Kante, Mateo Kovacic, Ben Chilwell; Hakim Ziyech (Timo Werner 78′), Olivier Giroud (Christian Pulisic 65′), Mason Mount.

Pelatih: Thomas Tuchel

Manchester United (4-2-3-1): David de Gea; Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Harry Maguire (c), Luke Shaw; Scott McTominay, Fred; Mason Greenwood (Anthony Martial 79′), Bruno Fernandes, Daniel James; Marcus Rashford.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

sevilla vs barcelona
By - Writter

Tekuk Sevilla, Barcelona Salip Real Madrid

Barcelona mencatatkan kemenangan penting di pekan ke-25 La Liga Spanyol. Bertandang ke Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sabtu, 28 Februari 2021 malam WIB, Blaugrana berhasil membungkam tuan rumah Sevilla dua gol tanpa balas.

Lionel Messi dan Ousmane Dembele menjadi penyumbang gol bagi tim tamu, masing-masing di menit ke-29 dan 85.

Kemenangan ini membuat Barcelona berhak membawa pulang tiga poin. Tambahan tiga angka membuat Barcelona kini mengemas total 53 poin dari 25 pertandingan. Messi dan kawan-kawan pun menggusur Real Madrid dari posisi kedua dengan keunggulan satu angka.

Hanya saja posisi Barcelona jelas belum aman. Real Madrid akan kembali berada di posisi kedua bila mampu memenangi pertandingan ke-25 mereka. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Atletico Madrid dengan 55 poin dari 23 pertandingan.

Sementara itu bagi Sevilla kekalahan ini membuat posisi mereka melorot ke urutan keempat. Sevilla mengoleksi total 48 poin dari 24 pertandingan, tertinggal empat poin dari Real Madrid di posisi ketiga.

Kemenangan Barcelona ini tidak lepas dari strategi yang diterapkan sang pelatih. Ronald Koeman sengaja memainkan tiga bek dalam formasi 3-1-4-2.

register clubpokeronline

“Kami mengubah sistem permainan, paling utama adalah untuk mencoba menekan Sevilla dengan baik, sebagaimana yang kami lakukan sepanjang pertandingan. Kami tak membiarkan mereka beristirahat,” beber Koeman.

“Tim menunjukkan ambisi besar. Kami bagus dalam penguasaan bola, tapi mentalitas selama 95 menit adalah kunci untuk memenangi pertandingan hari ini,” sambungnya, seperti dilansir dari berita Merdeka99.

Selain itu, Koeman juga berani mencadangkan Antoine Griezmann dan memilih Ousmane Dembele sebagai pendamping Messi di lini depan. Koeman menegaskan pemilihan tersebut bukan menjadi bentuk hukuman bagi Griezmann tetapi semata-mata karena kebutuhan tim.

“Ini bukan pertanda tentang apapun. Kami memutuskan untuk mengubah sistem dan, untuk bisa tertinggal, kami menempatkan Dembele lebih di depan. Dengan gol pertama, kami mengatakan bahwa kami membutuhkan seseorang yang lebih cepat dari Griezmann di sisi Messi,” terang pelatih asal Belanda itu.

Susunan pemain Sevilla versus Barcelona:

Sevilla (4-3-3): Yassine Bounou (GK); Jesus Navas, Jules Kounde, Diego Carlos (Karim Rekik 46′), Sergio Escudero; Ivan Rakitic (Oscar Rodriguez 63′), Fernando, Joan Jordan; Alejandro Gomez (Suso 46′), Luuk de Jong (Oliver Torres 63′), Munir El Haddadi (Youssef En-Nesyri 46′).

Pelatih: Julen Lopetegui

Barcelona (3-5-2): Marc-Andre ter Stegen (GK); Oscar Mingueza, Gerard Pique (Ronald Araujo 67′ (Samuel Umtiti 82′)), Clement Lenglet; Sergino Dest, Frenkie de Jong, Sergio Busquets, Pedri (Ilaix Moriba 71′), Jordi Alba; Lionel Messi, Ousmane Dembele (Martin Braithwaite 82′).

Pelatih: Ronald Koeman

Guendogan Sebut Sosok Ini Pelatih Terbaik dalam Kariernya
By - Writter

Guendogan Sebut Sosok Ini Pelatih Terbaik dalam Kariernya

Siapa pelatih terbaik sepanjang karier Ilkay Guendogan? Pemain Manchester City itu menyebut pelatihnya saat ini, Pep Guardiola. Pemain asal Jerman itu menilai Guardiola adalah sosok terbaik yang pernah menanganinya.

Hanya saja Guendogan tidak menampik kontribusi Jurgen Klopp dalam kariernya. Menurutnya, dari sisi taktik, Guardiola adalah yang terbaik.

“Mungkin sedikit lebih mudah bagiku untuk menyebut perbedaan [di antara Guardiola dan Klopp] karena aku merasa bahwa secara taktik Pep, jujur saja, adalah yang terbaik yang pernah kusaksikan dan aku juga telah mendengar soal itu dari banyak pemain lain yang pernah dilatih dia.”

Selain itu Guendogan juga mengapresiasi bagaimana Guardiola melihat semua detail. Menurutnya, pelatih asal Spanyol itu begitu jeli memperhatikan semua detail permainan.

“Cara dia melihat pada seluruh detail permainan itu luar biasa dan dia mencoba menyalurkannya di atas lapangan,” sambungnya, seperti dilansir dalam berita PokerClub.

register clubpokeronline

Hanya saja, ia menyebut ada sejumlah kualitas yang dimiliki Klopp. Kemampuan berkomunikasi dan meyakinkan pemain adalah salah satunya.

“Tapi Klopp, Juergen sebagai karakter adalah seseorang yang ketika Anda bermain di lapangan Anda bisa mengorbankan segalanya untuk dia, memberikan seluruh kemampuan Anda. Dia memiliki kekuatan dengan bagaimana cara dia berbicara kepada Anda, memberikan Anda kata-kata yang tepat sebelum pertandingan.”

Sebagai pelatih yang selalu memberikan motivasi terbia, menurutnya Klopp mampu membuat para pemain rela berkorban demi meraih hasil terbaik. Untuk itu ia sulit memilih yang terbaik di antara Klopp dan Guardiola.

“Jadi Anda hanya masuk ke lapangan dan Anda akan mau mati demi dia. Sulit sih mengatakan siapa yang lebih baik, aku hanya merasa mendapatkan keistimewaan karena pernah bekerja dengan keduanya. Itulah yang kusyukuri,” tegasnya.

Sementara itu Guardiola, pada kesempatan berbeda, mengatakan bagaimana cara dia menyemangati para pemain. Ia mengakui kadang tak bisa menahan diri untuk tidak meneriaki para pemain dari pinggir lapangan.

“Kadang-kadang saya meneriaki para pemain saya, padahal seharusnya tidak, tetapi saya tidak bisa mengendalikannya,” beber Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu mengatakan para pemain sepertinya harus mendapat semangat seperti itu. Ia juga menampilkan karakter yang tak jauh berubah saat masih menjadi pemain.

“Ketika saya masih menjadi pemain, saya juga begitu, ya begitulah saya. Saya tidak ingin berpura-pura pada diri saya sendiri. Saya tidak ingin merasa lemah. Ini adalah tuntutan pada diri saya sendiri, dan saya juga menuntutnya dari para pemain saya. Mereka harus tahu bahwa saya tidak sedang beristirahat.”

By - Writter

Ruselli Hartawan Siap Tempur di Swiss Open

Tinggal dalam hitungan hari, tim bulutangkis Indonesia akan bertolak ke Basel untuk mengikuti ajang Yonex Swiss Terbuka 2021. Turnamen level 300 ini rencananya dihelat pada 2-7 Maret di St. Jakobshalle, Basel.

Satu-satunya wakil tunggal putri Merah-Putih, Ruselli Hartawan mengaku sudah siap untuk kembali berlaga. Mematangkan serangan dan juga bertahan menjadi persiapan akhir jelang keberangkatan pada Sabtu (27/2) nanti.

“Latihan kan tinggal tiga hari lagi, Rabu, Kamis, dan Jumat. Saya saat ini sedang mematangkan pukulan untuk menyerang. Juga membenahi dalam bertahan,” beber Ruselli seperti dilansir dari Jasabola.

Lebih lanjut Ruselli mengatakan dirinya juga menaruh perhatian pada fokus dan kesabaran. Berkaca dari penampilannya di Thailand di awal tahun ini, ia mengakui tampil kurang sabar.

“Selain itu saya juga fokus latihan kesabaran, karena evaluasi dari Thailand kemarin saya bermain kurang sabar. Kalau tidak bisa mematikan lawan, suka jadi buru-buru. Nah itu yang harus ditekankan di latihan,” tambahnya.

Sebagai satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putri, Ruselli mengatakan ia tidak mau terbebani dan tetap berusaha memberikan yang terbaik.

“Tekanan pasti ada, tapi saya tidak mau memikirkannya. Ya sudah main saja, mau membuktikan juga kalau sendiri pun saya bisa fight. Untuk peluang sendiri, saya rasa tetap ada. Babak pertama saya ketemu Iris Wang dari Amerika Serikat, saya mau fokus melewati itu saja dulu,” katanya.

Bertanding di masa pandemi seperti ini memang tidak mudah, begitu juga yang dirasakan Ruselli. Ia mengungkapkan hal tersulit saat harus mengikuti pertandingan saat ini.

“Yang paling sulit menjaga mood dan fokus. Misalnya persiapan di Jakarta sudah bagus sampai di sana tidak latihan dua atau tiga hari untuk isolasi. Itu berpengaruh banget. Kondisinya kadang turun lagi. Jadi sebisa mungkin harus menjaga biar tidak turun-turun banget lah,” ungkap Ruselli.

Kondisi pandemi Covid-19 membuat seluruh pemain yang tampil di Yonex Swiss Terbuka tidak bisa mengikuti turnamen All England pada 17-21 maret mendatang. Dikarenakan, sepulang dari Swiss, para atlet diharuskan mengikuti karantina di Jakarta selama sepekan, sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk mengejar keberangkatan ke Birmingham, Inggris.

Selain itu, selama menjalani karantina, para pemain juga tidak dapat berlatih. Padahal turnamen All England ini merupakan kejuaraan tertua di dunia sekaligus dengan tingkat persaingan yang lebih ketat. Ditegaskan oleh Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, dengan pertimbangan tersebut, untuk pemain yang dikirim ke Swiss, tidak dapat tampil di All England.

register clubpokeronline

Ferland Mendy
By - Writter

Ferland Mendy Jadi Pahlawan Kemenangan Madrid Atas Atalanta

Ferland Mendy menjadi pahlawan kemenangan Real Madrid atas Atalanta di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa. Bermain di Gewiss Stadium, Kamis, 25 Februari 2021 dini hari WIB, Madrid menang satu gol tanpa balas.

Gol tunggl tersebut datang di penghujung laga, tepatnya di menit ke-86. Mendy melepaskan tembakan jarak jauh terukur tanpa bisa digagalkan kiper Atalanta, Gollini.

Gol tunggal ini membuka peluang Madrid ke babak selanjutnya. Los Blancos hanya butuh hasil seri di leg kedua. Namun demikian Atalanta pun tidak ingin melepaskan peluang di depan mata.

Madrid seharusnya bisa memaksimalkan keunggulan jumlah pemain sejak menit ke-17. Remo Freuler diganjar kartu merah. Sayangnya situasi ini tidak mampu dimaksimalkan optimal oleh Real Madrid.

Zinedine Zidane, pelatih Madrid, mengakui bahwa lawan memiliki kekuata fisik yang baik. Selain itu klub Serie A itu mampu bertahan dengan baik.

“Mereka kuat secara fisik dan mereka bermain bertahan dengan sangat hebat. Ini hasil yang bagus untuk kami dan itu adalah yang terpenting,” beber Zidane, seperti dilansir dari Dewaslot99.

“Saya tidak berpikir kreativitas adalah masalah saat kami bisa mencetak gol dan tidak kebobolan. Banyak pemain kami yang absen, tapi kami tetap berada di jalur yang benar,” sambungnya.

Selain itu, faktor absennya sejumlah pemain utama turut mempengaruhi hasil tersebut. Ia menilai mereka beruntung bisa bertahan dengan baik meski memiliki peluang yang minim.

“Kami kuat dalam pertahanan, tidak melepaskan peluang apa pun dan kami mampu mendapatkan gol tandang,” tegasnya.

Sementara itu sebelum laga ini gelandang Real Madrid, Toni Kroos menegaskan bahwa kehilangan beberapa pemain utama membuat para pemain lain harus bekerja lebih keras. Pemain asal Jerman itu menilai dalam situasi seperti itu, pertandingan kontra Atlanta tak ubahnya laga final.

“Jika kami kehilangan banyak pemain maka itu berarti kami yang berada di sini harus berjuang lebih keras. Pertandingan ini layaknya final bagi kami karena Liga Champions telah dimulai lagi,” tandas Kroos.

Susunan Pemain Atalanta versus Real Madrid:

Atalanta: Pierluigi Gollini; Rafael Toloi (c), Cristian Romero, Berat Djimsiti; Joakim Maehle (Jose Luis Palomino 85′), Martin de Roon, Remo Freuler, Robin Gosens; Matteo Pessina; Duvan Zapata (Mario Pasalic 30′), Luis Muriel (Josip Ilicic 56′ (Ruslan Malinovsky 86′).

Pelatih: Gian Piero Gasperini

Real Madrid: Thibaut Courtois; Lucas Vazquez, Raphael Varane (c), Nacho, Ferland Mendy; Luka Modric, Casemiro, Toni Kroos; Isco (Hugo Duro 76′); Marco Asensio (Sergio Arribas 76′), Vinicius Junior (Mariano Diaz 57′).

Pelatih: Zinedine Zidane

Pemain Indonesia di Swiss Open Tak Akan Tampil di All England
By - Writter

Pemain Indonesia di Swiss Open Tak Akan Tampil di All England

Empat hari jelang keberangkatan menuju turnamen Yonex Swiss Open, skuad Indonesia terus mempersiapkan diri lebih intensif untuk mencapai hasil yang maksimal. Laga yang akan digelar di Basel ini berlangsung pada 2-7 Maret 2021.

Saat ini para pemain terus berlatih baik pagi dan sore, di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. Porsi latihan pun tidak hanya pada teknik bermain, tapi juga berlatih dari segi fisik.

Para pemain di sektor ganda campuran, Selasa (23/2) sore, menjalani latihan fisik. Gloria Emanuelle Widjaja bersama pemain lainnya dibawah bimbingan pelatih fisik, Felix Ary Bayu Marta, melakukan latihan kecepatan dan kelincahan. Dalam latihan ini, mereka harus bergerak cepat menuju sasaran untuk menyentuh dan mematikan lampu yang menyala secara otomatis.

“Iya, tadi latihan mengejar lampu, fungsinya untuk melatih kecepatan dan kelincahan. Juga koordinasi kaki, tangan dan mata. Harus cepet, karena ada waktu yang dikejar. Ya cukup asyik latihan begini,” ungkap Gloria seperti dilansir dari Slot39.

Gloria adalah salah satu wakil Indonesia yang akan tampil di turnamen level Super 300 ini. Bersama sang partner Hafiz Faizal, diharapkan bisa mengejar prestasi maksimal. Hal ini berkaitan dengan ranking Race to Olympic mereka yang berada pada posisi kritis, yaitu ranking 8. Perbedaan poin mereka hanya berbeda tipis dengan ranking di bawahnya.

Namun sayangnya, kondisi pandemi Covid-19 membuat seluruh pemain yang tampil di Yonex Swiss Terbuka tidak bisa mengikuti turnamen All England pada 17-21 maret mendatang. Dikarenakan, sepulang dari Swiss, para atlet diharuskan mengikuti karantina di Jakarta selama sepekan, sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk mengejar keberangkatan ke Birmingham, Inggris.

Selain itu, selama menjalani karantina, para pemain juga tidak dapat berlatih. Padahal turnamen All England ini merupakan kejuaraan tertua di dunia sekaligus dengan tingkat persaingan yang lebih ketat. Ditegaskan oleh Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, dengan pertimbangan tersebut, untuk pemain yang dikirim ke Swiss, tidak dapat tampil di All England.

“Iya jadi untuk pemain-pemain Swiss itu tidak mungkin untuk lanjut tampil di All England. Karena secara persiapan tidak memungkinkan mereka bisa bermain maksimal,” tutur Rionny.

Terkait nasib Gregoria Mariska Tunjung, menurut Rionny, anak didiknya ini tidak bisa tampil di Yonex Swiss Terbuka. Pasalnya, PBSI telah menarik keikutsertaannya dari turnamen ini karena sang Juara Dunia Junior 2017 ini lebih difokuskan untuk tampil di All England.

Ronaldo Gemilang, Juventus Sikat Crotone
By - Writter

Ronaldo Gemilang, Juventus Sikat Crotone

Cristiano Ronaldo tampil gemilang saat membantu Juventus menaklukkan Crotone dalam lanjutan pertandingan Serie A pada Selasa, 23 Februari 2021 dini hari WIB. Bermain di kandang sendiri di Stadion Allianz, Nyonya Tua menang tiga gol tanpa balas.

Dua dari tiga gol Juventus disumbangkan oleh Ronaldo. Gol pertama mantan pemain Real Madrid itu terjadi di menit ke-38 usai menuntaskan umpan silang Alex Sandro. Gol kedua terjadi di penghujung babak pertama. Ronaldo berhasil meneruskan umpan silang Aaron Ramsey dengan tandukan mematikan.

Sementara itu gol ketiga tuan rumah terjadi di babak kedua. Tepat di menit ke-60, Weston McKennie melepaskan tendangan terarah yang tak mampu digagalkan kiper tim tamu.

Hasil ini membuat Juventus berhak atas tiga angka. Tambahan tiga poin Juventus kini mengemas total 45 poin dari 22 pertandingan. Juventus naik ke posisi ketiga dengan berjarak empat poin dari AC Milan yang sudah melakoni 23 laga. Crotone masih bertahan di dasar klasemen dengan raihan total 12 poin dari 23 laga.

“Kami memulai dengan sedikit gugup, mungkin kekalahan-kekalahan terakhir memengaruhi kami. Lalu gol-gol membantu kami dan memberikan ketenangan,” beber Andrea Pirlo, seperti dilansir dari berita Bola88.

Lebih lanjut pelatih Juventus itu mengatakan timnya mampu mengatasi situasi di awal pertandingan dengan baik.

“Sisanya kami kerjakan dengan baik. Startnya memang bukan yang terbaik, tapi hal terpentingnya adalah membawa pulang tiga poin.

Mantan pemain Juventus dan timnas Italia itu mengatakan bahwa timnya tetpa memiliki harapan untuk mengejar dua tim di depannya, terutama Inter Milan yang kini berada di puncak klasemen. Inter berada di urutan teratas dengan tabungan total 53 poin dari 23 pertandingan yang telah dijalani. Ia menegaskan mereka akan berjuang maksimal sampai akhir untuk merebut puncak klasemen.

“Semua yang ada di belakang Inter adalah antagonis, termasuk kami dan kami akan berjuang sampai akhir,” tandasnya.

Susunan Pemain Juventus versus Crotone:

Juventus (4-4-2): Gianluigi Buffon (c); Danilo, Merih Demiral, Matthijs de Ligt, Alex Sandro (Gianluca Frabotta 86′); Federico Chiesa (Alessandro Di Pardo 86′), Rodrigo Bentancur (Nicolo Fagioli 70′), Aaron Ramsey (Federico Bernardeschi 76′), Weston McKennie; Dejan Kulusevski (Alvaro Morata 76′), Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Antonio Conte

Crotone (3-5-2): Alex Cordaz (c); Lisandro Magallan, Vladimir Golemic, Sebastiano Luperto (Luca Marrone 46′); Pedro Pereira, Salvatore Molina (Nicolo Zanellato 71′), Junior Messias, Milos Vulic, Arkadiusz Reca (Andrea Rispoli 67′); Samuel Di Carmine (Emmanuele Riviere 77′), Adam Ounas (Simy Nwankwo 72′).

Pelatih: Giovanni Stroppa