Informasi Dunia Olah Raga Indonesia & Mancanegara Aktual Terpercaya
  • Sports Award - 2019

    Number #1 Sports News
  • Global Certificate

    ISO 9001:2019
  • Award Winning

    Berita Olah Raga Terbaik 2019
By - Writter

Sebelum Gabung Pelatnas PBSI, Para Atlet Jalani Tes Kesehatan

Bertempat di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, sebanyak 67 atlet pelatnas menjalani serangkaian tes kesehatan pada hari Kamis (8/4) kemarin. Tes kesehatan ini rutin dilakukan PBSI saat pemanggilan pemain di setiap awal tahun.

Serangkaian tes kesehatan yang dibagi menjadi enam pos ini meliputi pemeriksaan darah, elektrolit, fungsi hati, ginjal, rontgen thorax, frekuensi nadi, tensi, saturasi oksigen, THT, mata, EKG, visus, postur, gizi, dan lain sebagainya.

Koordinator Klinik Sport Science PP PBSI, Michael Triangto mengatakan tes kesehatan ini adalah bagian dari pengecekan kondisi atlet yang terpilih masuk ke pelatnas.

“Yang pertama tes kesehatan ini bertujuan tentunya setiap ada atlet yang baru masuk, dalam artian atlet yang terpilih, kami harus mengetahui dulu baik tingkat kesehatannya maupun tingkat kebugarannya,” buka dr. Michael seperti dilansir dari Jayapoker.

Lebih lanjut ia mengatakan pemeriksaan kesehatan itu merupakan salah satu syarat untuk masuk ke pelatnas. Para atlet harus dalam keadaan sehat dan memenuhi standar kesehatan yang ditentukan.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Ini sebagai syarat para atlet bisa masuk di pelatnas, harus sehat dan memenuhi standar. Baik standar kesehatan dan standar kebugaran sesuai yang diminta pelatih fisik. Karena kalau kondisinya terlalu jauh maka akan menyulitkan atletnya maupun kami saat nanti dilatih. Ada beberapa contoh atlet yang bisa disebut potensial lalu masuk ke pelatnas tapi ternyata ia sudah habis-habisan di klub, artinya sudah pernah cedera dan ketika di dalam pun akhirnya terus mengalami cedera. Itu yang kami hindari. Makanya para atlet ini harus benar-benar kualitasnya sesuai dengan standar yang kami minta,” lanjut Michael.

Masih menurut dr. Michael, para atlet yang belum memenuhi standar bukan berarti PBSI menutup pintu bagi mereka. Di tahun depan bila usianya masih cukup dan mempersiapkan diri dengan lebih baik, tidak menutup kemungkinan untuk mereka bisa kembali diterima.

Selain itu, dr. Michael juga menegaskan hasil tes kesehatan ini tidak mutlak menjadi penentuan para atlet terpilih ini untuk berlanjut di pelatnas atau dipulangkan kembali ke klub.

“Misalnya atletnya bagus, kesehatan cukup bagus juga kecuali mata. Berkacamata katakan seperti itu. Tentunya tetap saja kami akan mengatakan ini nilai minus untuk dia. Tapi itu bukan final karena kami akan membicarakan lagi dengan yang lain,” kata Michael.

Selain tes kesehatan, para atlet pelatnas juga akan menjalani tes fisik mulai hari Jumat (9/4). Hasil dari kedua tes ini akan digabung lalu menjadi bahan evaluasi untuk penilaian ke depan.

Berita ini disponsori oleh QQPokeronlinePoker Online Indonesia.

Pengurus PBSI
By - Writter

Pengurus PBSI Periode 2020-2024 Resmi Dilantik

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) masa bakti tahun 2020-2024 resmi dilantik KONI Pusat hari ini, Jumat (9/4). Dipimpin langsung Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, sebanyak 60 pengurus pusat beserta Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, dan Dewan Pengawas hadir dalam acara ini.

Pelantikan yang berlangsung di Zurich Ballroom Swissôtel Jakarta PIK Avenue ini berjala lancar dan khidmat. Protokol kesehatan pun diterapkan secara ketat, semua yang hadir sudah melakukan tes swab PCR satu hari sebelumnya.

Dalam sambutannya, Marciano Norman berharap bulutangkis Indonesia bisa terus menyumbang prestasi dan memelihara tradisi medali emas di Olimpiade.

PBSI Periode 2020-2024

“Saya mengucapkan selamat kepada bapak Agung Firman beserta seluruh pengurusnya yang sekarang memasuki masa bakti 2020-2024 yang tidak ringan. Karena dalam waktu dekat kita akan menghadapi Olimpiade di Tokyo dan juga kita sedang dalam usaha memperjuangkan menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2032,” ucap Norman seperti dilansir dari Lokasi4d.

“Oleh karenanya bulutangkis sebagai salah satu cabang olahraga yang selalu menjadi panutan. Menjadi kebanggaan kita semua, dengan prestasinya juga tradisi medali emasnya, saya minta di Olimpiade Tokyo nanti atletnya bisa mengibarkan bendera Merah-Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya,” sambungnya.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

Norman juga berpesan agar PBSI bisa terus menjaga komunikasi dengan KONI, NOC, dan Kemenpora. Komunikasi yang baik akan menjadi kunci kesuksesan prestasi olahraga.

“Saya memberikan harapan yang tinggi kepada PBSI agar hubungan baik dengan KONI Pusat dan NOC di bawah arahan Menteri Pemuda dan Olahraga bisa lebih baik dan lebih berkualitas ke depannya,” tegas Norman.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali yang hadir secara virtual mengungkapan bahwa pemerintah sedang mencanangkan grand design olahraga hingga tahun 2025, dimana bulutangkis menjadi salah satu dari 14 cabang olahraga prioritas.

Oleh sebab itu, maka PBSI harus terus berupaya dan bekerja keras untuk meningkatkan prestasi atlet-atletnya. Salah satunya dengan penggunaan big data dan pengembangan sports science.

Menpora Amali juga memuji langkah PBSI yang terus mengadakan pelatnas selama pandemi Covid-19. Ia juga mengapreasiasi gelaran turnamen internal dan keikutsertaan pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia di turnamen internasional di tengah suasana yang masih tidak menentu ini.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus terdahulu yang sudah membuat inovasi-inovasi di tubuh PBSI.

“Dalam kesempatan yang baik dan berbahagia ini, izinkan kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada bapak Jendral TNI (Purn) Wiranto selaku Ketua Umum PP PBSI tahun 2016-2020 beserta seluruh jajaran yang telah berhasil membawa bulutangkis menorehkan berbagai prestasi nasional maupun internasional,” kata Agung sesaat setelah dilantik.

Berita ini disponsori oleh Bandar Togel 303Bandar Togel Online.

Kabid Binpres PBSI Setuju Perubahan Sistem Skor Bulutangkis
By - Writter

Kabid Binpres PBSI Setuju Perubahan Sistem Skor Bulutangkis

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mengajukan usulan perubahan format skor bulutangkis dari 3X21 menjadi 5X11. Usulan ini akan dibahas pada Rapat Umum Tahunan BWF tanggal 22 Mei mendatang di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky, menyambut gembira wacana perubahan format skor ini. Ia beranggapan, poin 5X11 akan menguntungkan pemain-pemain Indonesia.

“Untuk perubahan sistem skor bulutangkis ini, saya rasa pemain kita tidak akan terlalu kaget karena dalam latihan sudah ada program seperti itu. Main dengan poin-poin kecil,” ucap Rionny seperti dilansir dari Bola88.

Lebih lanjut mantan pelatih timnas Jepang itu mengatakan perubahan ini bakal disambut positif oleh para atlet. Para pemain bisa mendapatkan manfaat dari sisi teknik dan kecepatan.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Untuk pemain mereka lebih suka karena dari segi teknik, kecepatan, dan skill lebih luwes. Kami menyambut baik dan gembira bila nanti memang jadi diterapkan,” lanjutnya.

Walau usulan perubahan skor datang dari bulutangkis Indonesia, Rionny menyatakan bukan berarti tantangan menjadi mudah bagi tim Merah-Putih. Dengan bermain sistem 5X11 itu maka pemain harus sudah fokus sejak awal pertandingan. Sangat berbahaya bila tidak langsung in saat masuk ke lapangan.

Dan untuk menghadapi hal tersebut, Rionny mengaku sudah menyiapkan beberapa menu program latihan khusus ke depan.

“Untuk perubahan latihan, kami sudah mulai dari sekarang, menyesuaikan permainan dengan poin-poin kecil. Poin 11 atau poin tujuh. Latihan fokus dan konsentrasi utamanya. Tidak mudah memang karena berdasarkan yang saya lihat, khususnya pemain tunggal, kalau sudah menang dua gim lalu lawan mengambil gim ketiga, tekanan suka berbalik. Akhirnya kalah 3-2,” jelas Rionny.

Selain itu penting untuk memperhatikan teknis servis. Kesalahan dalam hal ini akan berdampak buruk bagi sang pemain.

“Nanti tambahan dan pengembangan ada di teknik servis dulu. Karena kalau kita salah saja servis, difault misalnya, itu sudah membuang poin dan merugikan. Untuk program lain, saya dan tim pelatih masih menyusun dan mempelajari,” tambah Rionny.

Format skor 5X11 dengan sistem rally point diyakini bisa menggantikan format skor 3X21 tanpa mengurangi keseruan pertandingan bulutangkis. Selain itu, durasi dapat dipangkas dan para pemain tidak perlu menghabiskan stamina yang ekstra.

Sebelumnya tim Indonesia dalam hal ini Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bersama Federasi Bulutangkis Maladewa, resmi mengajukan usulan perubahan sistem skor pertandingan tersebut.

Sebenarnya, wacana perubahan sistem skor ini sudah terlebih dahulu digulirkan BWF saat Rapat Umum Tahunan tahun 2018. Tetapi saat itu mayoritas peserta rapat menolak perubahan tersebut, termasuk Indonesia.

Berita ini disponsori oleh Macau303 – Agen Bola Terpercaya.

Indonesia Masters Super 100 Batal Digelar
By - Writter

Indonesia Masters Super 100 Batal Digelar

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi membatalkan penyelenggaraan turnamen bulutangkis Indonesia Masters Super 100 di tahun 2021. Awalnya turnamen dengan level terbawah dari rangkaian Tur Dunia BWF ini akan dihelat pada 5-10 Oktober mendatang.

Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy, menjelaskan alasannya karena pandemi Covid-19 di Tanah Air belum melandai.

“Setelah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto yang tengah bertugas di Jepang dengan terus berkonsultasi dengan BWF, bahwa kami memang membatalkan pelaksanaan turnamen Indonesia Masters Super 100 karena pandemi,” kata Broto seperti dilansir dari Bola168.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini prioritas PBSI adalah keselamatan dan kesehatan para pemain. Untuk itu pihak PBSI sangat selektif dalam memilih dan menggelar turnamen.

register clubpokeronline

“Di tengah pandemi yang belum mereda, prioritas PBSI saat ini adalah bagaimana melindungi agar pemain tetap sehat dari Covid-19. Karenanya, kami sangat selektif dalam memilih turnamen dan juga dalam menggelar turnamen di Tanah Air,” lanjutnya.

Broto juga mengutarakan bahwa penundaan turnamen-turnamen besar di tahun 2020 ke tahun 2021 berdampak pada kalender kejuaraan yang menjadi sangat padat.

“Seperti kita semua tahu, pandemi membuat jadwal turnamen internasional dan nasional menjadi tidak menentu. Tahun 2020 banyak sekali penundaan-penundaan turnamen termasuk Olimpiade Tokyo dan Piala Thomas & Uber, yang pelaksanaannya dimundurkan ke tahun ini. Sementara tahun ini juga sudah menanti Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia. Agendanya sangat padat,” ungkap Broto.

Sementara itu di tingkat nasional, terdapat agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) yang sedianya akan digelar di Papua. Sementara itu SEA Games di Hanoi pun tidak bisa diabaikan. Alasan-alasan ini membuat PBSI akhirnya memutuskan untuk meniadakan Indonesia Masters itu.

“Belum lagi di level nasional, kami terus mengejar persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua, tanggalnya pun bentrok dan cukup sulit untuk menggeser ke tanggal lain karena padatnya turnamen. Sementara di level regional juga ada SEA Games di Hanoi, Vietnam. Atas dasar itulah kami akhirnya memutuskan untuk mengorbankan turnamen Super 100 dulu. Insya Allah tahun depan bisa diadakan kembali,” papar Broto.

Indonesia Masters Super 100 sudah dua kali digelar yaitu tahun 2018 di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung dan tahun 2019 di Malang, Jawa Timur.

Pada edisi terakhir, Indonesia merebut satu gelar dari ganda putri lewat pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang sukses mengalahkan rekan senegara, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta 23-21, 21-15 di laga final.

Berita ini disponsori oleh Asiabet188Bandar Bola.

PBSI Sokong Turnamen Piala Kopassus 2021
By - Writter

PBSI Sokong Turnamen Piala Kopassus 2021

Ditutup dengan pertandingan eksibisi yang melibatkan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Mayor Jenderal Mohammad Hasan, turnamen bulutangkis Piala Kopassus 2021 berlangsung sukses. Kejuaraan bisa berjalan lancar, berkat didukung penuh oleh PP PBSI.

Kejuaraan ini digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-69 Kopassus. Selama empat hari, para anggota Kopassus dari berbagai kesatuan unjuk kemampuan dengan raketnya masing-masing dalam laga yang berlangsung di Gedung Olahraga Nanggala, Komplek Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, 23-26 Maret 2021.

Komandan Kopassus mengucapkan apresiasi kepada PBSI karena telah menyokong kegiatan tersebut. Ia berharap bisa menjadi momentum kebangkitan atlet-atlet bulutangkisd ari lingkungan TNI.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Terima kasih kepada PP PBSI yang telah mendukung kegiatan ini. Kiranya turnamen ini bisa menjadi tonggak bagi bangkitnya atlet-atlet bulutangkis dari kalangan TNI, khususnya Kopassus, sehingga ke depan makin terpacu dan termotivasi untuk mengikuti event yang lebih besar,” tutur Mayjen Mohammad Hasan seperti dilansir dari Bola168.

Lebih lanjut Mayjen Hasan berharap turnamen tersebut bisa menginspirasi penyelenggaraan berbagai turnamen secara lebih baik. Hal ini diharapkan bisa menggairahkan semangat para anggota untuk ambil bagian di turnamen tersebut.

“Ke depan, mudah-mudahan kami bisa menggelar kejuaraan ini dengan suasana yang lebih baik dan juga dengan hadiah yang lebih besar, sehingga menambah semangat bagi anggota yang terlibat dalam kejuaraan ini,” tambah jenderal bintang dua ini.

Dalam partai eksibisi tersebut, Mohammad Hasan berpasangan dengan mantan pemain Pelatnas Cipayung, Tiara Rosalia Nuradiah. Sementara yang menjadi lawan adalah Ny. Rahmalia Mohammad Hasan yang berduet dengan, legenda bulutangkis Indonesia, Hariyanto Arbi.

Tak hanya laga eksibisi yang berjalan seru. Laga-laga final di nomor beregu, tunggal putra, ganda putra, ganda campuran, dan ganda campuran perseorangan semua dihelat pada Jumat (26/3) sore, juga berlangsung seru. Apalagi, masing-masing kesatuan yang bertanding didukung kelompok suporter yang membuat arena begitu riuh dan penuh semangat.

Di nomor beregu, tampil sebagai jawara adalah tim Sat 1-A yang berhasil mengalahkan Pusdik A dengan 2-0. Kemenangan Sat 1-A disumbangkan Hendrikus/Sodikun yang menang atas Antonius/Adam, 21-19, 13-21, 21-15 dan Bambang mengatasi perlawanan Dani, 18-21, 21-14, 22-20.

Di sektor tunggal putra, M. Iqbal (Sat 81-A) berhasil mengatasi perlawanan Jolli Sandi Manalu (Grup 1), 21-16, 21-8. Untuk ganda putra, pasangan Andre/Putu (Grup 3) menjadi yang terbaik usai mengalahkan Sucipto/Sukimin (Grup 2), 21-16, 21-16.

Pada ganda campuran, Triyanto/Raymon (Sat 81) menjadi kampiun setelah mengalahkan Hendra/Frendi, 21-11, 21-8. Sedangkan di ganda campuran perseorangan, Iman Tri/Rania sukses mengatasi perlawanan Edo/Rini lewat pertarungan tiga gim, 25-27, 21-10, 21-14.

Berita ini disponsori oleh SBOBET88Agen Bola Terpercaya.

Indonesia Loloskan 2 Wakil ke Semi Final Orleans Masters 2021
By - Writter

Indonesia Loloskan 2 Wakil ke Semi Final Orleans Masters 2021

Ganda campuran Indonesia berhasil menempatkan satu tempat di empat besar atau Semi Final turnamen bulutangkis Orleans Masters 2021. Hasil ini didapat usai Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela menang atas pasangan Selandia Baru Oliver Leydon-Davis/Anona Pak pada pertandingan perempatfinal, Jumat (26/3).

Berlaga di Palais des Sports, Zacha/Bela unggul jauh di gim pertama 21-11. Di gim kedua, juara Indonesia International Challenge 2019 itu juga memegang kendali pertandingan hingga memimpin dengan angka 11-7 dan 17-12. Tapi setelah itu permainan Zacha/Bela menjadi kurang tenang, lawan pun dengan cepat mengambil poin demi poin dan berhasil menyamakan kedudukan.

“Pertama Puji Tuhan kami masih diberi kemenangan. Dari awal semuanya sudah berjalan lancar. Di gim pertama hingga akhir gim kedua kami bisa terus memainkan pola permainan yang kami mau,” ucap Zacha seperti dilansir dari Slot39.

“Hanya di akhir gim kedua gim kedua kami malah jadi terburu-terburu dan kurang tenang. Saat dikejar jadi panik sendiri,” sambungnya

Setelah poin menunjukkan angka yang sama 17-17, kejar-mengejar pun terjadi hingga terjadi setting. Sebelum akhirnya petaka menghampiri pasangan Selandia Baru di kedudukan 23-23, Anona Pak mengalami cedera dan tidak mampu melanjutkan pertandingan. Zacha/Bela pun dinyatakan menang.

“Ya sayang sekali lawan tidak dapat melanjutkan pertandingan. Simpati kami untuk (Anona) Pak, semoga lekas sembuh,” ungkap Zacha.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

Di babak semifinal hari Sabtu (27/3) waktu setempat, Zacha/Bela akan ditantang wakil Denmark unggulan ketujuh Mathias Christiansen/Alexandra Bøje.

“Kami berharap besok bisa mengeluarkan semua kemampuan kami. Antisipasinya mungkin lebih ke waspada pola main cepat dari mereka juga harus lebih ditingkatkan lagi fokus sama percaya dirinya,” papar Zacha.

Babak semi final Orleans Masters 2021 dilangsungkan hari ini Sabtu (27/3) mulai pukul 11.00 waktu setempat atau pukul 17.00 WIB. Selain Zacha/Bela, Indonesia juga meloloskan satu ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.

Sabar/Reza berhasil menumbangkan pasangan Jerman, Jones Ralfy Jansen/Peter Kaesbauer, dua gim langsung 21-15, 21-9.

Sabar/Reza yang turun dengan jersey biru-biru terlihat tidak menemui hambatan berarti sepanjang pertandingan. Bermain tenang adalah kunci kemenangan mereka.

“Hari ini kami main lebih tenang dari kemarin. Jadi lebih bisa mengatur permainan. Kemarin banyak terburu-buru mainnya terutama di depan net,” beber Reza.

Sementara itu Sabar mengatakan keduanya sudah bisa mengontrol kok. Selain itu penampilan mereka terlihat lebih tenang dibanding laga sebelumnya.

“Alhamdulilah hari ini sudah lebih bisa kontrol kondisi bolanya. Dan seperti apa kata Reza tadi, kami memang main lebih tenang dari kemarin,” sambung Sabar.

Berita ini disponsori oleh Ingatbola88Agen Bola Terpercaya.

8 Wakil Indonesia ke Perempat Final Orleans Masters 2021
By - Writter

8 Wakil Indonesia ke Perempat Final Orleans Masters 2021

Pasangan ganda campuran Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela dan pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani berhasil menyegel tiket delapan besar turnamen bulutangkis Orleans Masters 2021, menyusul Putri Kusuma Wardani.

Tiket delapan besar ini mereka dapat setelah menang atas lawan-lawannya di babak 16 besar pada hari Kamis (25/3) sore waktu setempat di Palais Des Sports, Orleans, Perancis.

Zacha/Bela berhasil meredam perlawanan Jeppe Bay/Sara Lundgaard dari Denmark, dua gim langsung, 21-17, 21-15.

“Hari ini sempat ada beberapa poin yang dikoreksi wasit dan itu cukup merugikan kami. Tapi Puji Tuhan pertandingan bisa berjalan lancar dan kami menang,” kata Zacha usai pertandingan seperti dilansir dari Pokerbola.

“Kami berusaha menikmati pertandingan, tetap fokus dan saling support dengan pasangan. Kami mau memanfaatkan kesempatan yang ada karena kan kami juga jarang bertanding. Semoga besok (hari ini) bisa lebih maksimal lagi,” ungkapnya.

Di pertandingan kali ini, juara Indonesia International Challenge 2019 itu mengaku terus diingatkan pelatih untuk tidak bermain dengan emosi.

register clubpokeronline

“Tadi saat wasit beberapa kali mengoreksi poin, kami sempat terpancing juga sih, tapi om Nova (Nova Widianto) selalu mengingatkan untuk jaga emosinya, tetap fokus dan komunikasinya harus lancar. Lawannya juga dari Eropa, mereka pandai memancing emosi dan kalau diladenin bisa berbahaya,” jelas Zacha.

Di babak perempatfinal, Jumat (26/3), Zacha/Bela sudah ditunggu pasangan Selandia Baru Oliver Leydon-Davis/Anona Pak. Keduanya belum pernah bertemu sebelumnya.

“Kami merasa permainan kami sudah lumayan maksimal, tapi kami mau berusaha lebih lagi dari ini. Untuk target ya maunya juara tapi kami mau fokus satu langkah demi satu langkah dulu,” ujar Zacha.

Berbeda dengan Zacha/Bela, Sabar/Reza harus bertanding tiga gim terlebih dahulu sebelum menangi laga melawan ganda Denmark, Mads Pieler Kolding/Frederik Søgaard dengan skor 15-21, 21-14, 21-14.

“Di gim pertama kami banyak mati sendiri dan cenderung bergerak lambat. Di gim kedua dan ketiga kami coba menaikkan tempo main. Pegang bola satu dua nya dari service. Juga kontrol bola depannya,” ujar Reza.

Sayangnya, tim Merah-Putih harus kehilangan tiga wakil lainnya. Yulfira Barkah/Febby Valencia Dwijayanti Gani, Nita Violina Marwah/Putri Syaikah, dan Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow harus menelan kekalahan.

Yulfira/Febby kalah dari wakil Belanda unggulan enam, Selena Piek/Cheryl Seinen 15-21, 22-20, 17-21. Lalu, Nita/Putri menyerah atas Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva dari Bulgaria yang merupakan unggulan kedua dengan skor 15-21, 15-21. Sementara Akbar/Winny terhadang wakil Denmark, Mathias Thyrri/Mai Surrow 13-21, 17-21.

Akbar Bintang Cahyono - Winny Oktavina Kandow - Ganda Campuran Indonesia Belum Temui Hambatan di Orleans Masters
By - Writter

Ganda Campuran Indonesia Belum Temui Hambatan di Orleans Masters

Pasangan ganda campuran Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow meraup kemenangan di babak 32 besar turnamen bulutangkis Orleans Masters 2021. Akbar/Winny berhasil mengandaskan perlawanan wakil Jerman, Marvin Datko/Stine Kuspert dengan skor 21-19, 21-11.

Berlaga di Palais Des Sports pada hari Rabu (24/3), Akbar/Winny membuka pertandingan dengan cukup apik dengan keunggulan 11-5 di interval gim pertama. Namun selepas interval, permainan Akbar/Winny sempat mengendur sehingga sang lawan mampu mengejar dan berbalik unggul 17-19.

Beruntung di poin-poin kritis ini, Akbar/Winny kembali bangkit dan langsung meraih empat poin beruntun sekaligus menutup gim pertama dengan kemenangan 21-19.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Hari ini kami bermain cukup baik tapi masih mencari suasana dan hawa pertandingannya karena sudah lama sekali kami tidak bertanding,” kata Akbar usai pertandingan seperti dilansir dari Bolavita.

“Kami memulai pertandingan dengan bagus tapi setelah interval, lawan terus menerus memprotes saya karena dianggap menghalangi Akbar yang akan service. Ini membuat kami feelingnya agak berubah,” sambung Winny.

Akbar mengatakan saat tertinggal keduanya berusaha mengendalikan diri. Mereka tidak mau konsentasi terganggu sehingga berusaha lebih tenang.

“Saat ketinggalan 17-19 itu kami mencoba siap lagi, lebih tenang lagi. Saya bilang ke Winny sudah abaikan saja, fokus ke diri sendiri,” papar Akbar.

Di gim kedua, Akbar/Winny bermain semakin baik. Mereka tidak terbendung dan akhirnya menutup laga dengan skor meyakinkan 21-11.

“Di gim kedua kami memaksa lawan untuk masuk di pola permainan kami jadi kami terus mengendalikan pertandingan,” ungkap Winny saat ditanya mengenai gim kedua.

Bagi Akbar/Winny, ini adalah turnamen internasional pertama sejak kembali dipasangkan pada Desember 2019. Sebelumnya, mereka berpisah ketika Winny diproyeksikan berpasangan dengan Tontowi Ahmad sementara Akbar fokus di ganda putra bersama Moh. Reza Pahlevi Isfahani.

“Saya biasanya bermain selalu enjoy tapi hari ini agak tegang sebelum main. Ada kagok juga. Mungkin karena lama tidak bertanding dan ini kali pertama main bareng Winny lagi di turnamen internasional,” ungkap Akbar.

“Ya ini kami awal lagi berpasangan, kami berharap ada perubahan yang lebih baik dan peningkatan dibanding waktu pertama dulu,” ujar Winny.

Kemenangan juga diraih kompatriot Akbar/Winny di ganda campuran. Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela menyudahi perlawanan wakil Denmark Kristian Høholdt Kremer/Amalie Cecilie Kudsk dua gim langsung 21-18, 21-9.

Dengan hasil ini, Akbar/Winny dan Zacha/Bela menyusul Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani dan Nita Violina Marwah/Putri Syaikah ke babak 16 besar. Dua pasangan yang terakhir disebut mendapat kemenangan WO di babak 32 besar.

Berita ini disponsori oleh Dewa303 – Situs Slot Online.

Timnas Indonesia All England
By - Writter

Cerita Betapa Besar Dukungan Dubes RI untuk Timnas Indonesia di All England

Timnas Indonesia yang mengalami insiden dipaksa mundur dari ajang bulutangkis All England 2021 akhirnya dapat pulang ke Tanah Air, hari Minggu (21/3). Tadinya tim ini baru bisa kembali ke Indonesia setelah tanggal 23 Maret sesuai aturan yang diterbitkan NHS (National Health Service) Inggris, yaitu menjalani 10 hari karantina mandiri sejak tanggal 13 Maret saat berada dalam satu pesawat bersama orang yang positif mengidap Covid-19 dari Istanbul ke Birmingham.

Keputusan ini tidak lepas dari peran serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya. Sejak insiden ini terjadi pada Rabu (17/3), Desra beserta jajarannya langsung aktif bergerak mencari solusi terbaik.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Sebagaimana komitmen saya bahwa para atlet top Indonesia dari Birmingham harus pulang saat ini. Dan Alhamdulillah kita sudah dalam perjalanan ke London untuk nantinya tim terbang dari sana menuju Jakarta,” buka Desra seperti dilansir dari Omi88cc.

“Kami pastikan timnas Indonesia pulang dari ajang All England dengan tidak hanya aman, tapi juga bermartabat,” lanjutnya.

Sebagai Duta Besar, Desra menegaskan sudah menjadi kewajibannya untuk membantu siapapun yang sedang bermasalah di tempat ia bertugas.

“Intinya begini, sudah menjadi kewajiban saya sebagai duta besar dan saya juga didukung oleh teman-teman di KBRI, untuk memastikan kebutuhan teman-teman ini terpenuhi,” kata Desra.

Dihentikannya keikutsertaan tim Garuda dari ajang bulutangkis tertua itu juga membuat Desra merasa kecewa. Dia yakin bahwa PBSI dan Kemenpora tidak tinggal diam perihal ini.

“Saya sangat kagum dan sangat respect terhadap dukungan yang luar biasa dari fans badminton Indonesia. Saya juga salah satu fans yang kecewa, marah dan frustasi juga,” ungkap Duta Besar yang bertugas sejak 26 Oktober 2020 ini.

Sementara itu, Greysia Polii sebagai perwakilan atlet mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan penuh KBRI di masa-masa sulit ini.

“Kita sangat berterima kasih dan bersyukur karena kita akhirnya bisa pulang hari inj, setidaknya pulang lebih cepat ke Indonesia,” kata Greysia mewakili suara atlet.

Greysia juga menyebutkan bila dukungan yang diberikan benar-benar total hingga membuat tim yang sedang dirundung kesedihan tetap merasa nyaman.

“Dan supportnya itu bukan hanya melalui media atau ucapan saja, bahkan Pak Dubes menjemput kami ke hotel, dari London ke Birmingham dulu dan balik lagi ke London. Jadi kami benar-benar mendapat support baik secara moral dan membuat kami merasa tenang dan aman berada di Inggris ini,” puji Greysia.

Berita ini disponsori oleh Bola228Daftar SBOBET.

By - Writter

Delapan Wakil Indonesia Siap Tempur di Orleans Masters 2021

Tidak ingin terus berpolemik dengan kasus yang menerpa di turnamen bulutangkis All England 2021, PBSI mengalihkan fokus pada ajang Orleans Masters 2021.

Hari Sabtu (20/3), PBSI melepas delapan wakil pelatnas ke turnamen level Super 100 itu. Orleans Masters sendiri rencananya digelar pada 23-28 Maret 2021 di Palais Des Sports, Orleans, Perancis.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Rionny Mainaky, menyatakan bahwa Orleans Masters 2021 akan menjadi kesempatan para pemain pelapis untuk unjuk gigi di level internasional.

“Pertama, kami harap mereka bisa melakukan perjalanan dengan lancar dan tanpa hambatan hingga tiba di sana,” ucap Rionny seperti dilansir dari Lotus4D.

Rionny berharap para pemain pelapis ini mampu menunjukkan penampilan terbaik, karena di pundak merekalah tongkat estafet kejayaan bulutangkis Indonesia akan diteruskan.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Secara persiapan mereka sudah baik dan saya berharap mereka bisa melakukan yang terbaik. Tim ini adalah tulang punggung bulutangkis Indonesia ke depan,” tegas Rionny lagi.

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi, Rionny mengingatkan kepada seluruh tim agar mempelajari peraturan yang berlaku di negara tujuan. Juga setibanya di sana untuk langsung berkoordinasi dengan BWF dan panitia setempat, apa saja yang harus dipatuhi dan dilaksankan terkait protokol kesehatan.

Sementara itu, wakil tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo mengaku senang dan tidak sabar untuk kembali bertanding.

“Saya sudah satu tahun lebih tidak bertanding. Rasanya gembira dan tidak sabar kembali ke lapangan,” kata Chico di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.

“Kekhawatiran (seperti kejadian di All England) tidak ada karena saya yakin PBSI sudah mengantisipasinya dengan baik. Saya coba fokus sama persiapan dan pertandingan saja,” lanjutnya.

Chico yang saat ini diplot menjadi tunggal putra keempat Indonesia mendampingi Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Shesar Hiren Rhustavito ini berharap mampu bermain maksimal.

“Semoga saya bisa bermain maksimal dan mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar peraih medali perak Kejuaraan Dunia Junior 2016 itu.

Tim Indonesia terbang ke Orleans Sabtu, pukul 21.40 WIB menggunakan pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK57. Transit di Istanbul sebelum melanjutkan perjalanan ke Paris.

Selain mengirim delapan wakil pelatnas, kekuatan tim Indonesia dipastikan bertambah dengan kehadiran tiga wakil non-pelatnas. Berikut daftar lengkapnya.

  1. Chico Aura Dwi Wardoyo (Tunggal Putra)
  2. Panji Ahmad Maulana (Tunggal Putra non pelatnas?
  3. Putri Kusuma Wardani (Tunggal Putri)
  4. Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani (Ganda Putra)
  5. Gabriel Christopher Wintan Wijaya/Galuh Dwi Putra (Ganda Putra non pelatnas)
  6. Abiyyu Fauzan Majid/Habib Alfariz (Ganda Putra non pelatnas)
  7. Nita Violina Marwah/Putri Syaikah (Ganda Putri)
  8. Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (Ganda Putri)
  9. Yulfira Barkah/Febby Valencia Dwijayanti Gani (Ganda Putri)
  10. Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow (Ganda Campuran)
  11. Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela (Ganda Campuran)

Berita ini disponsori oleh Bandartogel303Bandar Darat.

Tim Indonesia All England
By - Writter

Usai Gagal Tanding, Ketum PBSI Semangati Tim Indonesia di All England

Paska musibah yang menerpa tim bulutangkis Indonesia di ajang All England 2021 kemarin (18/3), Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna langsung menemui mereka pada malam harinya. Pertemuan via virtual itu dimaksudkan untuk memberi suntikan semangat kepada Praven Jordan dkk., usai tragedi memilukan tersebut.

Agung yang ditemani Ketua Harian, Alex Tirta dan Wakil Ketua Umum 2 Eduart Wolok, menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh wakil Merah-Putih.

“Pertama saya ingin menyampaikan betapa hari ini saya bangga sama teman-teman di sana. Betapa teman-teman di sana mendapat dukungan hampir semua media dan sebagian besar masyarakat Indonesia. Begitu besar ternyata harapan terhadap kita untuk berprestasi di ajang ini,” buka Agung seperti dilansir dari Asiabet188.

“Tadi secara khusus Menteri Pemuda dan Olahraga menyampaikan kekecewaan Presiden Republik Indonesia atas dilarangnya atlet-atlet kita untuk berlaga,” lanjutnya.

Agung memahami kondisi ini merupakan hal yang sangat tidak mengenakkan tapi dia berharap tim Indonesia terus berjuang untuk nama Indonesia.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Teman-teman harus terus berjuang demi kejayaan dan kehormatan negara kita di ajang bulutangkis yang prestisius ini. Dan satu hal yang harus ditanamkan di diri kita bahwa kita sudah menang di babak pertama dan kita calon juara. Kita keluar dari sana kita tidak pernah kalah. Kita bertanding untuk menang dan kita nyatanya tidak pernah kalah,” kata Agung menyemangati.

Terlepas dari hasil yang tidak sesuai harapan, Agung memastikan bahwa tim Indonesia mendapat dukungan penuh, bukan hanya dari pemerintah dan masyarakat Indonesia tapi juga dari negara lain.

“Terlepas dari hasilnya, ini memperlihatkan perhatian untuk teman-teman luar biasa. Menteri Luar Negeri dan kemudian Duta Besar memastikan bagaimana mengurus teman-teman yang sekarang ada di sana. Kita Sedang berpikir apa yang terbaik yang bisa kita lakukan untuk merespon situasi yang seperti ini. Jangan khawatir, di sini kita tetap berjuang, dari jalur diplomatik maupun dari jalur profesional,” ungkap Ketua Umum yang terpilih secara aklamasi di Munas PP PBSI bulan November silam.

Berkaca dari kejadian ini, Agung bersama para pengurus PBSI berjanji akan melakukan mitigasi agar kejadian serupa tidak terjadi kembali. Salah satunya dengan memasukkan opsi menyewa pesawat saat keberangkatan ke turnamen-turnamen mendatang.

Dalam kesempatan itu juga, Agung berpesan kepada seluruh insan di PBSI agar tetap solid dan saling menjaga.

“Ini juga merupakan momentum bagi kita untuk menjadi lebih solid. Dalam kondisi seperti sekarang ini mari kita saling asah, saling asih, saling asuh, saling memberikan informasi, dan saling menguatkan,” pesannya.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineBandar Poker.

By - Writter

Mengagetkan, Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021

Berita mengagetkan datang dari All England 2021. Seluruh Tim Indonesia dipaksa harus mundur dari turnamen bulutangkis tersebut dan tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Hal ini dikarenakan, saat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3) lalu, terdapat salah satu penumpang yang terkena Covid-19. Namun, tidak diberikan informasi mengenai siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif Covid-19 tersebut.

Sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat yang sama dengan orang yang positif Covid-19, maka diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari. Sehingga, tim Indonesia dipaksa mundur dari turnamen dan melakukan isolasi sampai tanggal 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre, tempat menginap, terhitung 10 hari sejak kedatangan tim ke Birmingham pada Sabtu (13/3) lalu.

“Yang pasti hari ini memang kabar yang sangat mengagetkan bagi kita semua. Panitia menyampaikan langsung kepada saya, bahwa tim Indonesia harus menarik diri. Ini dikarenakan masalah dari pemerintah sebetulnya. Ada satu email yang memang masuk kepada tim Indonesia,” tutur Ricky Soebagdja, Manajer Tim Indonesia di All England seperti dilansir dari Afabola.

Dari 24 orang jumlah tim Indonesia, sebanyak 20 orang mendapat email yang berisi bahwa telah terjadi kontak langsung antara penerima email dengan seseorang yang positif Covid-19.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

Akibatnya, usai pertandingan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, tim Indonesia diminta untuk kembali ke hotel. Sementara skuad Indonesia yang belum bertanding, yaitu Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Fajar Alfian/Muhammad Fajar Ardianto, dan Anthony Sinisuka Ginting tidak dapat mengikuti pertandingan babak pertama.

Tidak ada yang bisa dilakukan, baik dari BWF atau Panitia All England lepas tangan atas kasus ini. Pasalnya, hal ini sudah menjadi regulasi pemerintah Inggris.

“Sempat ditanyakan ke panitia, dan panitia BWF tidak bisa berbuat banyak, karena mereka menyampaikan aturan dari pemerintah Inggris. Ini yang juga membuat saya menyampaikan ke KBRI, karena ini berkaitan dengan government to government. Saya meminta kejelasan khususnya untuk aturan di saat pandemi Covid-19 ini,” kata Ricky.

Hal ini merupakan kejadian luar biasa menyakitkan dan mengecewakan bagi kami semua. Para pemain Indonesia semua terpukul dengan kondisi ini. Mereka tidak mau memberikan komentarnya karena merasa kecewa dan sedih.

“Kerugian ini sangat luar biasa dan tidak disangka-sangka bisa terjadi di All England ini. Betul-betul di luar dugaan kita semua. Memang sangat merugikan,” kata Ricky.

Meskipun kecewa, dapat dipastikan, keadaan seluruh tim Indonesia yang berada di Birmingham saat ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Tim Indonesia sendiri sebenarnya sudah mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan panitia kejuaraan. Salah satunya mengikuti swab test PCR saat tiba di Birmingham, Sabtu (13/3). Hasilnya pun semua dinyatakan negatif dari Covid-19.

Berita ini disponsori oleh iAsia88Slot Online.

By - Writter

Minions Sempat Kerepotan di Laga Pertama All England

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menandai comeback-nya dengan manis. Walau harus bermain rubber game, pasangan nomor satu dunia tersebut mampu meraih kemenangan atas Matthew Clare/Ethan Van Leeuwen dari Inggris dengan skor 21-12, 19-21, 21-9.

Berlaga di Utilita Arena Birmingham, Rabu (17/3), Marcus/Kevin yang sudah absen selama satu tahun, memulai laga dengan baik. Mereka terus mengungguli perolehan poin di gim pertama sebelum menutup dengan angka 21-12.

Namun situasi berubah kemudian. Di gim kedua, keadaan berbalik. Marcus/Kevin banyak kehilangan poin dari kesalahan-kesalahan sendiri. Sempat tertinggal 7-11 dan 11-17, lalu mulai mengejar 16-19 hingga 19-20. Tetapi akhirnya harus menyerah 19-21.

Kevin mengatakan lawan mampu memanfaatkan kesalahan mereka untuk bangkit. Keduanya berusaha mengejar namun situasi menjadi lebih sulit.

“Di gim kedua tadi kami banyak melakukan kesalahan sendiri, banyak mati sendiri. Dan lawan jadi semakin bangkit. Kami coba mengejar tapi memang sudah lebih susah,” ujar Kevin usai pertandingan seperti dilansir dari Bola168.

Marcus mengatakan lawan yang dihadapi bermain cukup bagus. Di game kedua mereka mampu merepotkan Minions. Keduanya mengakui pasangan Inggris itu susah dimatikan.

“Ya lawan bermain lumayan bagus, terutama di gim kedua. Mereka tidak mudah dimatikan,” sambung Marcus.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

Di gim ketiga, Marcus/Kevin tidak mau lagi kalah start. Mereka mengaku lebih fokus bermain. Kedunya langsung bermain cepat dan tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan.

“Gim ketiga kami jadinya harus lebih fokus. Langsung main cepat dan tidak memberikan kesempatan lawan untuk berkembang,” kata Marcus.

Usai menanti selama satu tahun lamanya, baik Marcus maupun Kevin bersyukur bisa kembali turun di sebuah turnamen. Keduanya berharap bisa semakin membaik di laga selanjutnya.

“Kami senang bisa kembali bertanding setelah lama absen. Semoga besok bisa lebih baik”, ungkap Kevin.

Marcus mengatakan saat ini mereka terus beradaptasi dengan segala hal yang ada di All England. Tidak hanya lapangan, tetapi juga atmosfer pertandingan. Termasuk juga feeling touch. Meski begitu mereka cukup senang bisa kembali tampil di ajang tertua di dunia itu.

“Kami masih beradaptasi dengan semuanya, lapangan dan lain lain karena ini pertama kali kami bermain lagi. Feel-nya belum terlalu dapat. Tapi kami cukup senang bisa kembali ke sini untuk bertanding,” sahut Marcus.

Di babak 16 besar, Kamis (18/3), juara All England dua edisi ini dijadwalkan bertemu wakil Perancis, Christo Popov/Toma Junior Popov yang sukses mengalahkan ganda Amerika Serikat, Phillip Chew/Ryan Chew dua gim langsung, 21-17, 21-14.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineIDNPoker.

By - Writter

Berstatus Juara Bertahan All England, Praveen/Melati Enggan Terbebani

Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti tidak sabar menatap laga perdana turnamen bulutangkis All England 2021 yang dihelat mulai hari ini (17/3/2021).

Berstatus sebagai juara bertahan, pasangan nomor empat dunia ini mengaku tidak mau terbebani. Mereka mencoba bermain serileks mungkin.

“Tidak ada tekanan sebagai juara bertahan, saya mencoba untuk tidak menjadikannya beban. Dibawa rileks saja seperti pertandingan-pertandingan lain, tapi tetap fokusnya dijaga dan targetnya juara,” kata Melati seperti dilansir dari Ligabola.

Lebih lanjut Melati mengatakan mereka sudah bersiap dengan baik. Persiapan selama satu bulan plus latihan adaptasi di Arena Birmingham diharapkan bisa membantu mereka bermain dengan baik.

“Persiapan juga sudah lumayan bagus, kurang lebih satu bulan memaksimalkan waktu yang ada. Di sini juga sudah mulai berlatih dan beradaptasi,” lanjutnya.

Di sisi lain, Praveen Jordan yang sempat mengalami cedera bahu, mengaku saat ini kondisinya sudah sembuh dan kembali normal.

register clubpokeronline

“Kondisi saya sudah normal, sudah fit. Persiapan juga sudah bagus. Sudah oke semua,” ujar Jordan.

Pemain yang karib disapa Ucok itu mengatakan saat ini fokusnya adalah mengembalikan kondisi fisik. Apalagi mereka akan bermain di tengah terpaan udara dingin.

“Kemarin dan hari ini juga sudah mencoba latihan di sini. Fokusnya mengembalikan kondisi fisik dulu dan mencari capeknya. Biar terbiasa main di udara dingin,” ungkapnya.

Terkait komunikasnya dengan Melati, Ucok mengatakan situasinya sudah kembali baik. Menurutnya yang terjadi sebelumnya tidak perlu dikhawatirkan.

“Untuk komunikasi saya dan Melati juga sudah kembali baik, sangat baik malah. Kemarin hanya miskomunikasi kecil saja, tidak perlu dikhawatirkan. Semua sudah selesai dan kami sudah siap tempur,” terang Jordan.

Disinggung tentang peluang mempertahankan gelar juara, Jordan/Melati kompak untuk fokus satu pertandingan ke satu pertandingan saja. Pasalnya, lawan yang mereka hadapi di level Super 1000 ini semua sepadan.

“Motivasi mempertahankan gelar juara pasti ada. Hanya saya mau lebih enjoy step by step. Tidak boleh terlalu ambisi, tetapi harus optimis,” ucap Jordan.

Di babak pertama, Jordan/Melati yang menempati unggulan pertama akan mencoba melewati hadangan Dhruv Kapila/Jakkampudi Meghana. Pasangan asal India tersebut, saat ini tercatat menempati peringkat 104 dunia.

Sementara itu, sang pelatih, Richard Mainaky yang tidak akan mendampingi anak asuhnya berlaga menitipkan pesan penuh makna.

“Kak Icad (panggilan akrab Richard Mainaky), sempat berpesan sebelum kami berangkat. Dia bilang kami harus mengingat masa-masa awal berpasangan hingga bisa ada di titik ini. Lalu pikirkan apa yang berubah. Itu yang harus diperbaiki. Intinya lebih ke introspeksi diri masing-masing,” ungkap Melati.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineSitus Poker Online.

Begini Cara Greysia Polii Manfaatkan Waktu Luang Jelang Tanding All England
By - Writter

Begini Cara Greysia Polii Manfaatkan Waktu Luang Jelang Tanding All England

Salah satu atlet ganda putri, Greysia Polii manfaatkan waktu luang untuk melakukan olahraga ringan di hari kedua setelah Skuad Indonesia tiba di Birmingham, Inggris, Minggu (14/3) sore. Olahraga ringan ini juga sekaligus persiapan untuk menghadapi turnamen bulutangkis Yonex All England 2021 pada 17-21 Maret mendatang.

Meski di tempat terbatas yang hanya dilakukan di lorong kamar Hotel Crowne Plaza Birmingham City Centre, hal itu tidak mengurungkan niat sang juara Yonex Thailand Terbuka bersama Apriyani Rahayu ini untuk tetap menjaga kebugaran tubuh selama 30 menit.

Olahraga ini dilakukan setelah hasil swab PCR pada Sabtu (13/4) lalu, Greysia dinyatakan negatif Covid-19.

“Tadi kan karena masih jetlag, jadi bangunnya pagi. Tidurnya masih belum benar. Tadi pagi belum ada hasil Swab PCR dan baru siang hari setelah ada hasil PCR dan negatif, kita boleh olahraga di sini saja nih. Di lorong hotel. Karena tidak ada kerjaan dan lagi diisolasi juga. Jadi olahraga saja,” tutur Greysia seperti dilansir dari IDNGoal.

Ia mengatakan olahraga yang dijalani itu mengambil inspirasi dari sosial media. Durasinya pun tidak lama. Tujuannya hanya untuk menjaga kebugaran.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Tadi olahraga lihat dari Youtube sih untuk menjaga badan saja. Sekitar 30-40 menit kurang lebih,” ujar Greysia.

Pada babak pertama di turnamen tertua itu, Greysia/Apriyani akan berhadapan dengan wakil Jerman, Kilasu Ostermeyer/Franziska Volkmann. Selain sebagai persiapan untuk menghadapi laga pertama tersebut pada Rabu (17/3), olahraga ringan ini juga dilakukannya untuk menghangatkan badan saat cuaca dingin.

“Ini tadi salah satu bagian dari persiapan, yaitu olahraga ringan. Besok juga baru ada latihan di main hall. Jadi lebih ke persiapan fisik dan mental sih yang lebih dipersiapkan untuk menghadapi All England nanti,” ucap Greysia.

Lebih lamkut ia mengatakan olahraga seperti itu juga sebagai bagian antisipasi cuaca dingin setempat. Penting baginya untuk menghilangkan rasa malas dengan berolahraga ringan seperti itu.

“Untuk antisipasi cuaca yang dingin, paling perbanyak olahraga seperti ini, supaya menghangatkan badan juga. Kalau dingin kan jadi lebih males ya, pengennya tidur terus. Supaya ada olahraga sedikit, badan jadi gerak dan bisa lebih luwes di lapangan nanti, tidak kaku-kaku amat, hehe,” tutup Greysia sambil tertawa.

Pada gelaran All England kali ini, Indonesia mengirim 12 atlet dari empat nomor, ditambah dengan pelatih dan ofisial. Mereka dipimpin oleh manajer tim Ricky Soebagdja, yang merupakan jawara All England dua kali bersama Rexy Mainaky di tahun 1995 dan 1996.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineTexas Poker.

Tiba di Birmingham, Ginting Ingin Fokus ke Pertandingan All England 2021
By - Writter

Tiba di Birmingham, Ginting Ingin Fokus ke Pertandingan All England 2021

Usai melakoni perjalanan kurang lebih 20 jam, tim bulutangkis Indonesia akhirnya mendarat di Birmingham, Inggris, Sabtu (13/3) siang. Tim ini dijadwalkan turun pada turnamen bergengsi All England 2021 pada 17-21 Maret.

Berkekuatan tujuh wakil minus Tommy Sugiarto yang mundur karena alasan pribadi, Skuad Garuda siap memberikan yang terbaik.

Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky menyatakan tim saat ini dalam kondisi sehat. Para pemain tetap optimistis untuk mengukir prestasi terbaik. Sesaimpainya di hotel mereka langsung melakukan swab tes PCR. Ia berharap semua mendapat hasil negatif.

“Puji Tuhan kami sudah tiba dengan selamat di Birmingham dan saat ini sudah berada di hotel. Sesampainya di hotel, kami langsung melakukan swab tes PCR. Mudah-mudahan hasilnya negatif semua,” ucap Rionny seperti dilansir dari SBOWIN.

Rionny juga menambahkan, setelah dilakukan PCR test, seluruh tim harus terus berada di dalam kamar hingga hasilnya keluar. Perkiraan akan memakan waktu selama 12 jam.

“Sekarang kami sedang menunggu hasilnya paling cepat 12 jam. Sampai hasil PCR keluar, kami tidak bisa keluar kamar. Jadi saat ini harus menunggu di kamar masing-masing. Untuk latihan, kami baru mendapat jadwal latihan hari Senin nanti,” tambahnya.

Sementara itu, wakil tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting mengaku ingin langsung menjaga fokus untuk pertandingan.

“Sejauh ini persiapannya sudah berjalan lancar. Kondisi saya juga sehat. Jadi sekarang tinggal jaga fokus, jaga semangat, dan daya juang di pertandingannya,” ujar Ginting.

Lebih lanjut Ginting mengatkaan bahwa banyak hal yang harus ditingkatkan karena situasi berbeda. ketidakhadiran suporter dan perubahan-perubahan teknis lainnya terkait protokol Covid-19 menuntutnya lebih bersiap.

“Di kondisi new normal seperti ini memang semua itu harus saya tingkatkan kerena banyak hal yang berubah. Seperti tidak ada suporter dan lain-lain. Itu cukup berpengaruh,” tambah atlet kelahiran Cimahi (Jawa Barat), 20 Oktober 1996.

Ginting yang saat ini berperingkat lima dunia mengatakan dirinya sempat dihinggapi kekhawatiran jelang berlaga di All England kali ini. Namun ia menegaskan akan menghadapi semuanya sebagai seorang pemain profesional. Ia bertekad menunjukkan yang terbaik di setiap pertandingan.

“Saya memang sempat khawatir dengan situasi dan kondisi saat ini. Tapi itu semua harus dilewati dan dilawan dari diri sendiri, karena sebagai atlet profesional tidak boleh ada alasan apapun. Jadi nanti saya mau coba menunjukkan yang terbaik dari satu pertandingan ke pertandingan lain,” tutur Ginting.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineAgen IDN Poker.

register clubpokeronline

By - Writter

Indonesia Turunkan Tim Terbaik di All England 2021

Bertempat di markas besar tim nasional bulutangkis Indonesia yaitu Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (12/3) sore, Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna melepas keberangkatan tim Garuda ke Birmingham untuk turun dalam ajang All England 2021 yang dihelat pada 17-21 Maret.

Agung mengatakan bahwa pelepasan tim bulutangkis ke All England ini adalah tradisi baru yang ia coba ciptakan untuk memberi suntikan semangat kepada atlet-atlet yang bertanding.

“Jadi hari ini kita membuka tradisi baru di PBSI yaitu melepas tim nasional bulutangkis Indonesia yang akan berlaga di All England 2021,” kata Agung seperti dilansir dari Bola88.

“Kita menganggap All England ini adalah ajang yang prestisius. Oleh karena itu kita menurunkan tim terbaik yang kita miliki. Sebanyak 12 atlet ditambah dengan pelatih dan ofisial yang dipimpin oleh manajer tim Ricky Soebagdja, dengan pertimbangan dia pernah menjuarai All England dua kali bersama Rexy Mainaky di tahun 1995 dan 1996,” tambahnya.

register clubpokeronline

Dalam kesempatan ini juga, Agung mengutarakan bahwa memang tidak mudah bertanding atau bahkan melakukan persiapan di masa pandemi Covid-19 ini. Tetapi hal itu bukan alasan untuk tidak menampilkan permainan yang terbaik.

“Kita memahami betul situasinya, bahwasanya ini adalah situasi yang sangat demanding karena turnamen dan persiapannya dalam kondisi pandemi Covid-19. Bahkan sekarang dalam serangan pandemi gelombang kedua yang lebih ganas sebenarnya,” tutur sang nakhoda organisasi tepok bulu nasional yang pada Selasa (9/3) menerima gelar kebangsawanan dari Keraton Surakarta.

Walau dunia sedang berperang dengan serangan gelombang kedua Covid-19, ia tetap meminta kepada para atlet untuk berjuang maksimal. Banyak yang mereka pertaruhkan, termasuk nama baik bangsa.

“Namun, tadi sudah ditekankan bahwa ini bukan alasan bagi teman-teman yang akan dikirim ke sana. Baik pelatih, ofisial dan khususnya para atletnya untuk tidak menunjukkan performa yang terbaik karena mereka tidak hanya sedang berlaga di level internasional, mengadu ketangguhan, kemampuan maupun profesionalismenya tapi di pundak mereka ada nama bangsa ini yang dibawa dan dipertaruhkan,” jelas Agung.

Oleh karena itu, Agung mendorong para atlet untuk menunjukkan yang terbaik dengan mengusung semangat “Bertanding Untuk Menang”.

Sementara itu, Manajer tim All England 2021, Ricky Soebagdja menyatakan bahwa tim yang berkekuatan 12 atlet dan 10 pelatih serta ofisial sudah siap tempur. Mereka juga sudah menjalankan vaksin kedua pada Jumat pagi, sehingga memberikan rasa lebih aman dan nyaman untuk terbang ke Inggris.

“Kami siap berangkat, bertanding dan meraih prestasi terbaik,” ucap Ricky.

Tim Indonesia berangkat hari Jumat ini (12/3) pukul 21.40 WIB dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK57.

By - Writter

Evaluasi Pelatih Ganda Putra Pasca Swiss Open 2021

Langkah skuad ganda putra Indonesia pada turnamen Yonex Swiss Open 2021 tidak sesuai harapan. Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin terhenti di babak perempatfinal.

Asisten pelatih ganda putra, Aryono Miranat menilai bahwa fokus dan ketenangan dalam bertanding Leo/Daniel perlu perbaiki. Selain itu, jam terbang juga perlu ditambah untuk menambah pengalaman bertanding.

“Leo/Daniel hasilnya cukup baik. Di babak kedua, mereka menang atas pasangan unggulan kedelapan asal Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, 21-19, 21-15. Sayang di perempatfinal kalah dari unggulan pertama, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 18-21, 21-9, 16-21,” ucap Aryono seperti dilansir dari Liga188.

Lebih lanjut Aryono mengatakan bahwa Leo dan Daniel mampu memberikan perlawanan di babak semi final. Hanya saja faktor ketenangan dan fokus menjadi kekurangan pasangan muda itu sehingga mereka gagal memetik kemenangan.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Secara permainan juga cukup ketat. Hanya saja dari segi ketenangan dan fokusnya harus diperbaiki. Perlu juga ditambah jam terbang lagi untuk menambah pengalaman mereka dalam bertanding,” kata Aryono.

Pasangan ganda putra Indonesia lainnya,  Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana di babak pertama kalah rubber game dari pasangan Denmark, Jeppe Bay/Lasse Mølhede, 10-21, 21-19, 21-13. Sedangkan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, di babak kedua dikalahkan unggulan kedua asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, 17-21, 22-20, 17-21.

“Bagas/Fikri kalah di babak pertama, memang tidak masuk target karena kalah dari pemain yang bukan unggulan. Permainannya sudah baik, hanya saja konsistensi permanan harus diperbaiki. Semangat tidak mau kalah dan faktor nonteknisnya harus ditingkatkan lagi,” jelas Aryono.

Sementara itu terkait Pramudya dan Yeremia, Aryono melihat hasilnya cukup baik. Walau kalah di babak kedua, pasangan ini sudah memberikan hasil terbaik.

“Kalau untuk Pramudya/Yeremia, secara hasil cukup baik, kalah di babak kedua dari pemain unggulan, babak pertama menang lawan pasangan kanada yang dulu di Finlandia Terbuka 2019 juga mengalahkan Pramudya/Yeremia. Secara permainan lawan India sudah cukup baik, bisa memberikan perlawanan yang ketat. Hanya saja harus lebih fokus saat lawan mengubah pola permainan, harus fokus saat poin ketat, harus lebih tenang,” kata Aryono.

Walau demikian secara keseluruhan ia kurang puas dengan hasil tersebut. Ia sebenarnya ingin melihat anak-anak binaannya bisa berbicara di turnamen level Super 300 itu.

“Kalau melihat hasil secara keseluruhan, ya kurang puas. Maunya kan lebih dari hasil sekarang. Memang perlu waktu buat tiga pasangan muda ini. Semakin banyak bertanding, jam terbang mereka akan semakin menambah pengalaman juga,” tutup Aryono.

tim bulutangkis indonesia
By - Writter

Indonesia Tak Ada Wakil di Semi Final Swiss Open

Dua wakil Indonesia yang tersisa akhirnya harus mengakhiri langkah di babak perempatfinal ajang bulutangkis Yonex Swiss Open 2021. Hasil ini didapat usai mereka tidak berhasil menaklukkan lawan-lawan dalam laga yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Jumat (5/3) waktu setempat.

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dihadang unggulan pertama, Aaron Chia/Soh Woi Yik dari Malaysia lewat pertarungan rubber game 18-21, 21-9, 16-21. Sementara Shesar Hiren Rhustavito menyerah dari wakil Denmark, Viktor Axelsen 17-21, 12-21.

Bagi Leo/Daniel ini merupakan kekalahan kedua dari pasangan Malaysia tersebut. Sebelumnya pada turnamen Toyota Thailand Terbuka, Januari lalu, juara Kejuaraan Dunia Junior 2019 ini juga menelan kekalahan rubber game dengan skor yang hampir serupa, 12-21, 21-6, 12-21.

register clubpokeronline

“Kami kecewa dengan hasil ini. Seharusnya kami tadi bisa menang karena kami merasa permainan kami tidak buruk,” kata Leo seperti dilansir dari DewaPoker.

Leo mengatakan keduanya tak mampu mengawali pertandingan dengan baik. Setelah kehilangan game pertama, mereka bangkit di set kedua. Sayangnya, di set penentuan mereka justru kembali mengulangi kesalahan di set pertama.

“Di gim pertama kami memang kalah start, kami tidak bisa konsisten dengan pola kami. Sering keduluan nyerangnya. Di gim kedua, kami mengambil inisiatif serangan dan berhasil. Gim ketiga kami malah masuk lagi ke pola permainan lawan. Kami terpancing permainan mereka,” jelasnya lagi.

Walau kecewa, Leo/Daniel tetap bersyukur bisa menembus babak perempatfinal turnamen level Super 300 ini. Mereka pun begitu berharap bisa terus berkembang menjadi lebih baik ke depan.

Di laga perempatfinal lainnya, wakil tunggal putra Merah-Putih, Shesar Hiren Rhustavito alias Vito, juga gagal membendung Viktor Axelsen walau telah memberikan perlawanan seimbang.

“Saya ada kesempatan untuk merebut gim pertama. Tapi memang di poin-poin akhir dia lebih inisiatif untuk menyerang dan saya malah tidak siap dengan itu,” kata Vito.

Pemain 26 tahun itu mengatakan di game kedua, unggulan pertama itu bermain lebih fokus dan mendapatkan banyak kesempatan untuk melancarkan serangan.

“Di gim kedua dia lebih tahan dan fokus di setiap reli-reli untuk bisa dapat serangan. Sementara saya malah masuk ke pola permainan dia dan mudah memberikan bola yang dia inginkan,” lanjutnya.

Walau tidak puas dengan hasil yang didapat, Vito mengaku mendapat banyak pelajaran dari pertandingan hari ini.

“Untuk hasil saya tidak puas tapi secara permainan saya cukup puas. Selain itu saya mendapat banyak pelajaran hari ini dan bisa mengerti apa yang harus ditambah dan diperbaiki,” tutup Vito.

Ganda Campuran Gagal Total di Swiss Open, Begini Respon Sang Pelatih
By - Writter

Ganda Campuran Gagal Total di Swiss Open, Begini Respon Sang Pelatih

Tiga wakil Indonesia di nomor ganda campuran yang tampil pada turnamen bulutangkis Yonex Swiss Terbuka 2021, tidak mampu unjuk gigi. Hasilnya pun tidak seperti yang diharapkan.

Asisten pelatih ganda campuran, Nova Widianto mengungkapkan hasil evaluasi terhadap penampilan anak didiknya setelah kekalahan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari pada babak kedua, Kamis (4/3).

Pada turnamen yang digelar di St. Jakobshalle, Basel, Rinov/Pitha kalah straight game, 18-21, 16-21 dari Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa. Pasangan India ini juga yang menghentikan langkah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja pada babak pertama, Selasa (2/3), dengan 21-18, 21-10.

Menurut Nova, sebenarnya, permainan Rinov/Pitha sudah sudah benar. Sayangnya, wakil Merah-Putih ini banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Rinov/Pitha secara main sudah benar, tapi saat posisi unggul atau imbang, mereka malah banyak membuang poin dari servis. Banyak juga bola-bola yang tidak seharusnya mati,” ungkap Nova seperti dilansir dari Nusabola.

Lebih lanjut mantan pemain nasional itu mengatakan para pemainnya kerap melakukan kesalahan sendiri.  Selain itu Rinov masih belum bisa menyeimbangkan antara ketengan dan kecepatan kaki.

“Dari situ, mereka langsung blank. Pola permainannya jadi berubah. Rinov sendiri belum bisa mengontrol antara ketenangan dan kecepatan kaki. Dia sendiri menyadari hal itu, tapi belum bisa mengatasinya,” sebut Nova.

Nova juga menuturkan faktor penyebab kekalahan Hafiz/Gloria dari pasangan India tersebut. Salah satunya adalah permainan Hafiz/Gloria yang mudah diantisipasi lawan. Kekalahan Hafiz/Gloria jelas diluar harapan. Sebagai unggulan dua, pasangan rangking delapan BWF ini diharapkan bisa berbicara banyak diturnamen level Super 300 itu.

“Untuk Hafiz/Gloria, hasilnya memang jauh dari yang kami harapkan. Tidak ada masalah apa-apa, murni karena performa mereka di lapangan yang tidak berani melakukan pola permainan seperti yang kami instruksikan,” ungkap Nova.

Sementara Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso pun harus mengakui keunggulan lawan, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing. Pada babak pertama, Adnan/Mychelle kalah straight game, 13-21, 12-21 dari unggulan kelima asal Malaysia tersebut.

Nova menilai Adnan/Mychelle sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengalahkan pemain unggulan. Hanya saja mereka kurang yakin akan hal itu.

“Kalau Adnan/Mychelle, saya mendapat evaluasi dari Aryono yang mendampingi di lapangan. Lawannya memang unggulan kelima, tapi mereka banyak mati sendiri saat bola mudah,” ucap Nova.

Nova menyayangkan pasangan muda ini yang sebenarnya memiliki potensi. Mereka sepertinya kurang terpacu untuk mengalahkan pemain unggulan.

“Pasangan ini seperti kurang yakin untuk mengalahkan pemain unggulan. Padahal sebenarnya, mereka punya kemampuan,” tutup Nova.