Informasi Dunia Olah Raga Indonesia & Mancanegara Aktual Terpercaya
  • Sports Award - 2019

    Number #1 Sports News
  • Global Certificate

    ISO 9001:2019
  • Award Winning

    Berita Olah Raga Terbaik 2019
tim bulutangkis indonesia
By - Writter

Indonesia Tak Ada Wakil di Semi Final Swiss Open

Dua wakil Indonesia yang tersisa akhirnya harus mengakhiri langkah di babak perempatfinal ajang bulutangkis Yonex Swiss Open 2021. Hasil ini didapat usai mereka tidak berhasil menaklukkan lawan-lawan dalam laga yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Jumat (5/3) waktu setempat.

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dihadang unggulan pertama, Aaron Chia/Soh Woi Yik dari Malaysia lewat pertarungan rubber game 18-21, 21-9, 16-21. Sementara Shesar Hiren Rhustavito menyerah dari wakil Denmark, Viktor Axelsen 17-21, 12-21.

Bagi Leo/Daniel ini merupakan kekalahan kedua dari pasangan Malaysia tersebut. Sebelumnya pada turnamen Toyota Thailand Terbuka, Januari lalu, juara Kejuaraan Dunia Junior 2019 ini juga menelan kekalahan rubber game dengan skor yang hampir serupa, 12-21, 21-6, 12-21.

register clubpokeronline

“Kami kecewa dengan hasil ini. Seharusnya kami tadi bisa menang karena kami merasa permainan kami tidak buruk,” kata Leo seperti dilansir dari DewaPoker.

Leo mengatakan keduanya tak mampu mengawali pertandingan dengan baik. Setelah kehilangan game pertama, mereka bangkit di set kedua. Sayangnya, di set penentuan mereka justru kembali mengulangi kesalahan di set pertama.

“Di gim pertama kami memang kalah start, kami tidak bisa konsisten dengan pola kami. Sering keduluan nyerangnya. Di gim kedua, kami mengambil inisiatif serangan dan berhasil. Gim ketiga kami malah masuk lagi ke pola permainan lawan. Kami terpancing permainan mereka,” jelasnya lagi.

Walau kecewa, Leo/Daniel tetap bersyukur bisa menembus babak perempatfinal turnamen level Super 300 ini. Mereka pun begitu berharap bisa terus berkembang menjadi lebih baik ke depan.

Di laga perempatfinal lainnya, wakil tunggal putra Merah-Putih, Shesar Hiren Rhustavito alias Vito, juga gagal membendung Viktor Axelsen walau telah memberikan perlawanan seimbang.

“Saya ada kesempatan untuk merebut gim pertama. Tapi memang di poin-poin akhir dia lebih inisiatif untuk menyerang dan saya malah tidak siap dengan itu,” kata Vito.

Pemain 26 tahun itu mengatakan di game kedua, unggulan pertama itu bermain lebih fokus dan mendapatkan banyak kesempatan untuk melancarkan serangan.

“Di gim kedua dia lebih tahan dan fokus di setiap reli-reli untuk bisa dapat serangan. Sementara saya malah masuk ke pola permainan dia dan mudah memberikan bola yang dia inginkan,” lanjutnya.

Walau tidak puas dengan hasil yang didapat, Vito mengaku mendapat banyak pelajaran dari pertandingan hari ini.

“Untuk hasil saya tidak puas tapi secara permainan saya cukup puas. Selain itu saya mendapat banyak pelajaran hari ini dan bisa mengerti apa yang harus ditambah dan diperbaiki,” tutup Vito.

Ganda Campuran Gagal Total di Swiss Open, Begini Respon Sang Pelatih
By - Writter

Ganda Campuran Gagal Total di Swiss Open, Begini Respon Sang Pelatih

Tiga wakil Indonesia di nomor ganda campuran yang tampil pada turnamen bulutangkis Yonex Swiss Terbuka 2021, tidak mampu unjuk gigi. Hasilnya pun tidak seperti yang diharapkan.

Asisten pelatih ganda campuran, Nova Widianto mengungkapkan hasil evaluasi terhadap penampilan anak didiknya setelah kekalahan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari pada babak kedua, Kamis (4/3).

Pada turnamen yang digelar di St. Jakobshalle, Basel, Rinov/Pitha kalah straight game, 18-21, 16-21 dari Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa. Pasangan India ini juga yang menghentikan langkah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja pada babak pertama, Selasa (2/3), dengan 21-18, 21-10.

Menurut Nova, sebenarnya, permainan Rinov/Pitha sudah sudah benar. Sayangnya, wakil Merah-Putih ini banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya idnpoker

“Rinov/Pitha secara main sudah benar, tapi saat posisi unggul atau imbang, mereka malah banyak membuang poin dari servis. Banyak juga bola-bola yang tidak seharusnya mati,” ungkap Nova seperti dilansir dari Nusabola.

Lebih lanjut mantan pemain nasional itu mengatakan para pemainnya kerap melakukan kesalahan sendiri.  Selain itu Rinov masih belum bisa menyeimbangkan antara ketengan dan kecepatan kaki.

“Dari situ, mereka langsung blank. Pola permainannya jadi berubah. Rinov sendiri belum bisa mengontrol antara ketenangan dan kecepatan kaki. Dia sendiri menyadari hal itu, tapi belum bisa mengatasinya,” sebut Nova.

Nova juga menuturkan faktor penyebab kekalahan Hafiz/Gloria dari pasangan India tersebut. Salah satunya adalah permainan Hafiz/Gloria yang mudah diantisipasi lawan. Kekalahan Hafiz/Gloria jelas diluar harapan. Sebagai unggulan dua, pasangan rangking delapan BWF ini diharapkan bisa berbicara banyak diturnamen level Super 300 itu.

“Untuk Hafiz/Gloria, hasilnya memang jauh dari yang kami harapkan. Tidak ada masalah apa-apa, murni karena performa mereka di lapangan yang tidak berani melakukan pola permainan seperti yang kami instruksikan,” ungkap Nova.

Sementara Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso pun harus mengakui keunggulan lawan, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing. Pada babak pertama, Adnan/Mychelle kalah straight game, 13-21, 12-21 dari unggulan kelima asal Malaysia tersebut.

Nova menilai Adnan/Mychelle sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengalahkan pemain unggulan. Hanya saja mereka kurang yakin akan hal itu.

“Kalau Adnan/Mychelle, saya mendapat evaluasi dari Aryono yang mendampingi di lapangan. Lawannya memang unggulan kelima, tapi mereka banyak mati sendiri saat bola mudah,” ucap Nova.

Nova menyayangkan pasangan muda ini yang sebenarnya memiliki potensi. Mereka sepertinya kurang terpacu untuk mengalahkan pemain unggulan.

“Pasangan ini seperti kurang yakin untuk mengalahkan pemain unggulan. Padahal sebenarnya, mereka punya kemampuan,” tutup Nova.

Franck Kessie
By - Writter

Franck Kessie Selamatkan Milan dari Kekalahan

AC Milan hampir menelan kekalahan dalam lanjutan pertandingan Serie A pada Kamis, 4 Maret 2021 dini hari WIB. Menghadapi Udinese di kandang sendiri di Stadion San Siro, Milan terselamatkan berkat gol di penghujung laga.

Udinese lebih dulu memimpin di menit ke-68. Berawal dari umpan Rodrigo De Paul, Rodrigo Becao sukses melanjutkannya dengan tandukan mematikan tanpa bisa digagalkan Gianluigi Donnarumma yang berada di bawah mistar gawang tuan rumah.

Perjuangan Milan baru berbuah hasil jelang bubaran. Dari beberapa upaya, momentum bagus bagi Milan untuk terhindar dari kekalahan datang di masa injury time. Berawal dari hand ball Jens Stryger di kotak terlarang, wasit kemudian menunjuk titik putih. Kessie yang menjadi eksekutor tak membuang kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Gol tersebut sekaligus membuat kedua tim harus berbagi angka.

Hasil ini membuat Milan gagal memangkas jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen. Milan kini mengemas total 53 poin dari 25 pertandingan dan tertinggal tiga angka di belakang Inter yang baru memainkan 24 pertandingan.

clubpokeronline indonesia - idnpoker

 

Sementara itu di posisi ketiga ada Juventus dengan tabungan total 49 poin dari 24 pertandingan. Bila Milan tidak segera bangkit maka posisi mereka kian terancam.

Kessie menjadi penyelamat Milan. Ini kesekian kalinya pemain tersebut berhasil menjalankan perannya sebagai algojo penalti. Kessie mengatakan tidak mudah mengambil peran tersebut. Tugasnya tidak ringan. Namun ia berusaha mengatasi ketakutan dan keraguan saat mengambil penalti.

“Penalti itu tidak gampang. Ketika Anda sampai di sana, Anda punya dua pilihan: Anda tidak boleh merasa takut atau tidak yakin, kalau tidak akan salah.”

Kessie menegaskan dirinya selalu yakin saat mengksekusi penalti. Tidak ada ketakutan dalam dirinya. “Saya tidak takut dan saya mencetak gol,” tandas pemain internaisonal Pantai Gading itu, seperti dilansir dari Bola888.

Sementara itu pelatih Milan, Stefano Pioli, sebelum pertandingan ini menegaskan mereka harus fokus untuk menghadapi setiap pertandingan alih-alih memikirkan soal Scudetto.

Susunan Pemain AC Milan versus Udinese:

AC Milan (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Pierre Kalulu (Davide Calbria 63′) Kyatengwa, Simon Kjaer, Alessio Romagnoli, Theo Hernandez; Sandro Tonali (Soualiho Meite 46′), Franck Kessie; Samu Castillejo (Alexis Saelemaekers 75′), Brahim Diaz (Jens Petter Hauge 63′), Ante Rebic; Rafael Leao.

Pelatih: Stefano Pioli

Udinese (3-4-1-1): Juan Musso; Rodrigo Becao, Kevin Bonifazi, Bram Nuytinck; Nahuel Molina, Rodrigo de Paul, Tolgay Arslan (Walace 71′), Jean-Victor Makengo (Fernando Llorente 56′), Marvin Zeegelaar (Jens Stryger Larsen 71′); Roberto Pereyra (Samir 82′); Ilija Nestorovski.

Pelatih: Luca Gotti

Rinov/Pitha Melenggang, Hafiz/Gloria Terhenti di 32 Besar Swiss Open
By - Writter

Rinov/Pitha Melenggang, Hafiz/Gloria Terhenti di 32 Besar Swiss Open

Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari berhasil melenggang ke babak 16 besar Yonex Swiss Terbuka 2021. Hal ini mereka pastikan usai meraih kemenangan atas wakil Belanda, Ties Van Der Lecq/Debora Jille dengan skor 21-13, 21-15.

Laga perdana yang digelar di St. Jakobshalle pada Selasa sore (2/3) waktu setempat ini menjadi laga yang tidak terlalu sulit bagi pasangan berperingkat 22 dunia itu. Hanya perlu waktu 27 menit bagi Rinov/Pitha untuk menuntaskan laga.

“Hari ini lawannya memang peringkatnya masih di bawah kami. Tadi sama Tari (Pitha) mencoba bermain di pola kami saja,” ungkap Rinov seperti dilansir dari A1SBOBET.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa mereka masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan. Masih ada pekerjaan rumah baginya untuk lebih cepat beradaptasi dengan lapangan.

“Kami masih penyesuaian lapangan dan mainnya belum terlalu enak juga. Terutama dari saya, feeling touch-nya belum terlalu in. Semoga lusa bisa lebih baik,” papar Rinov.

Sementara itu Pitha mengatatakan kemenangan ini tentu tidak lepas dari persiapan yang mereka lakukan. Namun lawan mereka tetap bisa memberikan perlawanan.

“Hari ini kami mungkin lebih siap saja dari mereka, dibilang mudah juga tidak,” sambung Pitha.

Di babak 16 besar, Rinov/Pitha sudah ditunggu Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa asal India.

“Yang pasti harus lebih siap dan harus berani dengan pola mainnya. Lawan mereka itu harus banyak menyerang. Semoga kami bisa membalas kekalahan senior kami,” tegas Rinov.

Pitha optimis mereka memiliki peluang menang. Saat ini mereka fokus memulihkan stamina dan menyiapkan strategi untuk pertandingan tersebut.

“Peluang menang selalu ada, bagaimana nanti permainan di lapangan. Sekarang kami mau fokus pemulihan lalu besok mematangkan strategi di latihan,” timpal Pitha.

Sayangnya, jejak Rinov/Pitha tidak berhasil diikuti oleh dua wakil ganda campuran lainnya. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Adnan/Mychelle dikalahkan unggulan kelima asal Negeri Jiran Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing 13-21 dan 12-21. Sementara Hafiz/Gloria dihadang pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa dengan skor 18-21, 10-21.

“Kami sudah berusaha tapi lawan memang bermain lebih bagus. Lebih siap. Pasti kecewa apalagi kami memang sedang mengejar poin ke Olimpiade tapi ya mau bagaimana lagi. Kami akan coba lagi di turnamen berikutnya,” tandas Hafiz.

Babak 32 besar Swiss Terbuka 2021 akan berlanjut hari ini, Rabu (3/3), mulai pukul 09.00 waktu setempat. Ada lima wakil Indonesia yang akan bertanding.

  1. Shesar Hiren Rhustavito (7) vs Soong Joo Ven (Malaysia)
  2. Ruselli Hartawan vs Iris Wang (Amerika Serikat)
  3. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Eloi Adam/Julien Maio (Prancis)
  4. Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri vs Jeppe Bay/Lasse Mølhede (Denmark)
  5. Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan vs Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada)
tim bulutangkis indonesia
By - Writter

Kesan Positif Tim Indonesia Usai Jalani Latihan Pertama di Swiss

Usai tiba di Basel kemarin sore (28/2), tim bulutangkis Indonesia hari Senin (1/3), langsung menggelar latihan perdana di St Jakobshalle, tempat bergulirnya Swiss Terbuka 2021. Turnamen bulutangkis level Super 300 ini digelar pada 2-7 Maret.

Pasangan ganda putra, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri memanfaatkan latihan perdana ini untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan dan cuaca. Menurut Fikri kondisi cuaca sangat berbeda dengan Jakarta. Suhu yang lebih dingin membuatnya harus beradaptasi.

“Di latihan perdana hari ini saya merasa kondisi cuacanya jauh berbeda dengan di Jakarta. Di sini lebih dingin jadi saya harus adaptasi lebih dulu. Tadi saat latihan tenggorokan agak sakit soalnya dingin,” sebut Fikri seperti dilansir dari 90Bola.

Lebih lanjut Bagas mengatakan dirinya merasa senang bisa menjalani latihan perdana di tempat tersebut. Ini menjadi awal yang bagus untuk kembali bertanding di Eropa setelah vakum sekian lama karena pandemi.

register clubpokeronline

“Alhamdulillah, saya merasa senang pada latihan perdana ini, apalagi sudah lama juga tidak pertandingan di Eropa. Jadi bawaannya happy. Dari segi lapangan juga enak, tidak ada angin. Jadi lebih cepat adaptasinya. Lampu juga tidak terlalu silau. Tapi di sini cuacanya dingin jadi harus pemanasan lebih lama,” sambung Bagas.

Sebelum bertolak pada Sabtu lalu, Bagas/Fikri sudah menjalani vaksinasi pertama Covid-19. Hal ini mereka akui membawa ketenangan dalam bertanding. Namun begitu mereka tetap patut waspada dan selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Vaksinasi kemarin membuat saya sedikit tenang tetapi tetap harus waspada. Soalnya di sini tidak begitu ketat protokol kesehatannya. Sangat berbeda banget dengan di Thailand lalu,” jelas Fikri.

Sebagai pasangan muda, Bagas/Fikri bertekad untuk tampil lebih baik dibandingkan saat seri Asia bulan Januari lalu. Tidak ada target khusus bagi pasangan ini. Bagas mengatakan bahwa mereka berusaha untuk tampil maksimal dan tidak ingin menyerah begitu saja.

“Target saya di Swiss, main maksimal. Jangan gampang menyerah di tengah lapangan,” kata Bagas.

Bagaimana persiapan mereka sebelum terbang ke Eropa? Fikri menatakan bahwa sekembali dari Thailand, mereka memiliki waktu latihan tiga minggu. Kesempatan itu dipakai untuk memperbaiki semua kekurangan. Ia berharap bisa meraih hasil yang baik.

“Kemarin selesai dari Thailand sempat latihan tiga minggu. Memperbaiki semua kekurangan. Di sini saya sama Bagas ingin menunjukkan yang terbaik yang kami punya. Semoga hasilnya bisa lebih bagus,” timpal Fikri.

Di babak pertama, Bagas/Fikri akan menghadapi Jeppe Bay/Lasse Mølhede asal Denmark.

Duel Chelsea Kontra Manchester United Berakhir Imbang
By - Writter

Duel Chelsea Kontra Manchester United Berakhir Imbang

Pertandingan “big match” Liga Primer Inggris antara Chelsea menghadapi Manchester United pada Minggu, 28 Februari 2021 malam WIB berakhir sama kuat. Kedua tim menyudahi pertandingan itu dengan skor kaca mata.

Sebagai tim tamu The Reds Devils tetap mampu memberikan tekanan kepada tuan rumah. Di menit ke-15, Marcus Rashford mendapatkan kesempatan emas untuk melepaskan tendangan bebas. Edouard Mendy yang berada di bawah mistar gawang masih bisa menghindarkan gawangnya dari kebobolan.

Sementara itu Chelsea mendapat kesempatan emas di awal babak kedua. Hakim Ziyech melepaskan tembakan “first-time”. David De Gea yang berada di bawah mistar gawang Setan Merah masih bisa membaca arah bola dan menghalaunya keluar.

register clubpokeronline

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan di pertandingan ini. Kualitas individu dan kecepatan para pemain United benar-benar merepotkan mereka.

“Kami tahu apa yang akan kami hadapi, yaitu tim yang bisa melukai Anda setiap saat dengan kualitas individu dan dengan kecepatan,” beber Tuchel.

“Mereka kuat saat melawan dan mereka bisa bertahan dengan sangat kompak. Mereka sangat, sangat baik dalam transisi,” sambung pelatih asal Jerman itu.

Terlepas dari hasil imbang ini, mantan pelatih Paris-Saint Germain (PSG) itu mengatakan bahwa hasil imbang ini sesungguhnya menunjukkan bahwa mereka masih bisa bersaing dengan tim-tim papan atas.

“Kami berharap bisa menang, tentu ini tantangan besar karena mereka punya rekor tandang yang sangat bagus. Jika kami mendapatkan kemenangan dari pertandingan ini, itu sangat besar nilainya bagi kami,” pungkasnya.

Sementara itu pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer menyesali satu momen emas yang diperoleh timnya. Pelatih asal Norwegia itu mengatakan timnya seharunys mendapat satu hadiah penalti di pertandingan itu.

“Itu jelas penalti. Saya agak khawatir kami tidak mendapat penalti tersebut setelah keributan yang dibuat mengenai kami yang mendapat banyak penalti,” beber Solskjaer, seperti dilansir dari Bola228.

“Ada satu titik ketika manajer-manajer mempengaruhi para wasit. Saya percaya wasit tidak terpengaruh dengan itu. Namun, saya sangat terkejut dengan keputusan tersebut,” tegasnya.

Susunan Pemain Chelsea versus Manchester United:

Chelsea (3-4-3): Edouard Mendy; Cesar Azpilicueta (c), Andreas Christensen, Antonio Rudiger; Callum Hudson-Odoi (Reece James 46′), N’Golo Kante, Mateo Kovacic, Ben Chilwell; Hakim Ziyech (Timo Werner 78′), Olivier Giroud (Christian Pulisic 65′), Mason Mount.

Pelatih: Thomas Tuchel

Manchester United (4-2-3-1): David de Gea; Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Harry Maguire (c), Luke Shaw; Scott McTominay, Fred; Mason Greenwood (Anthony Martial 79′), Bruno Fernandes, Daniel James; Marcus Rashford.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

sevilla vs barcelona
By - Writter

Tekuk Sevilla, Barcelona Salip Real Madrid

Barcelona mencatatkan kemenangan penting di pekan ke-25 La Liga Spanyol. Bertandang ke Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sabtu, 28 Februari 2021 malam WIB, Blaugrana berhasil membungkam tuan rumah Sevilla dua gol tanpa balas.

Lionel Messi dan Ousmane Dembele menjadi penyumbang gol bagi tim tamu, masing-masing di menit ke-29 dan 85.

Kemenangan ini membuat Barcelona berhak membawa pulang tiga poin. Tambahan tiga angka membuat Barcelona kini mengemas total 53 poin dari 25 pertandingan. Messi dan kawan-kawan pun menggusur Real Madrid dari posisi kedua dengan keunggulan satu angka.

Hanya saja posisi Barcelona jelas belum aman. Real Madrid akan kembali berada di posisi kedua bila mampu memenangi pertandingan ke-25 mereka. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Atletico Madrid dengan 55 poin dari 23 pertandingan.

Sementara itu bagi Sevilla kekalahan ini membuat posisi mereka melorot ke urutan keempat. Sevilla mengoleksi total 48 poin dari 24 pertandingan, tertinggal empat poin dari Real Madrid di posisi ketiga.

Kemenangan Barcelona ini tidak lepas dari strategi yang diterapkan sang pelatih. Ronald Koeman sengaja memainkan tiga bek dalam formasi 3-1-4-2.

register clubpokeronline

“Kami mengubah sistem permainan, paling utama adalah untuk mencoba menekan Sevilla dengan baik, sebagaimana yang kami lakukan sepanjang pertandingan. Kami tak membiarkan mereka beristirahat,” beber Koeman.

“Tim menunjukkan ambisi besar. Kami bagus dalam penguasaan bola, tapi mentalitas selama 95 menit adalah kunci untuk memenangi pertandingan hari ini,” sambungnya, seperti dilansir dari berita Merdeka99.

Selain itu, Koeman juga berani mencadangkan Antoine Griezmann dan memilih Ousmane Dembele sebagai pendamping Messi di lini depan. Koeman menegaskan pemilihan tersebut bukan menjadi bentuk hukuman bagi Griezmann tetapi semata-mata karena kebutuhan tim.

“Ini bukan pertanda tentang apapun. Kami memutuskan untuk mengubah sistem dan, untuk bisa tertinggal, kami menempatkan Dembele lebih di depan. Dengan gol pertama, kami mengatakan bahwa kami membutuhkan seseorang yang lebih cepat dari Griezmann di sisi Messi,” terang pelatih asal Belanda itu.

Susunan pemain Sevilla versus Barcelona:

Sevilla (4-3-3): Yassine Bounou (GK); Jesus Navas, Jules Kounde, Diego Carlos (Karim Rekik 46′), Sergio Escudero; Ivan Rakitic (Oscar Rodriguez 63′), Fernando, Joan Jordan; Alejandro Gomez (Suso 46′), Luuk de Jong (Oliver Torres 63′), Munir El Haddadi (Youssef En-Nesyri 46′).

Pelatih: Julen Lopetegui

Barcelona (3-5-2): Marc-Andre ter Stegen (GK); Oscar Mingueza, Gerard Pique (Ronald Araujo 67′ (Samuel Umtiti 82′)), Clement Lenglet; Sergino Dest, Frenkie de Jong, Sergio Busquets, Pedri (Ilaix Moriba 71′), Jordi Alba; Lionel Messi, Ousmane Dembele (Martin Braithwaite 82′).

Pelatih: Ronald Koeman

Guendogan Sebut Sosok Ini Pelatih Terbaik dalam Kariernya
By - Writter

Guendogan Sebut Sosok Ini Pelatih Terbaik dalam Kariernya

Siapa pelatih terbaik sepanjang karier Ilkay Guendogan? Pemain Manchester City itu menyebut pelatihnya saat ini, Pep Guardiola. Pemain asal Jerman itu menilai Guardiola adalah sosok terbaik yang pernah menanganinya.

Hanya saja Guendogan tidak menampik kontribusi Jurgen Klopp dalam kariernya. Menurutnya, dari sisi taktik, Guardiola adalah yang terbaik.

“Mungkin sedikit lebih mudah bagiku untuk menyebut perbedaan [di antara Guardiola dan Klopp] karena aku merasa bahwa secara taktik Pep, jujur saja, adalah yang terbaik yang pernah kusaksikan dan aku juga telah mendengar soal itu dari banyak pemain lain yang pernah dilatih dia.”

Selain itu Guendogan juga mengapresiasi bagaimana Guardiola melihat semua detail. Menurutnya, pelatih asal Spanyol itu begitu jeli memperhatikan semua detail permainan.

“Cara dia melihat pada seluruh detail permainan itu luar biasa dan dia mencoba menyalurkannya di atas lapangan,” sambungnya, seperti dilansir dalam berita PokerClub.

register clubpokeronline

Hanya saja, ia menyebut ada sejumlah kualitas yang dimiliki Klopp. Kemampuan berkomunikasi dan meyakinkan pemain adalah salah satunya.

“Tapi Klopp, Juergen sebagai karakter adalah seseorang yang ketika Anda bermain di lapangan Anda bisa mengorbankan segalanya untuk dia, memberikan seluruh kemampuan Anda. Dia memiliki kekuatan dengan bagaimana cara dia berbicara kepada Anda, memberikan Anda kata-kata yang tepat sebelum pertandingan.”

Sebagai pelatih yang selalu memberikan motivasi terbia, menurutnya Klopp mampu membuat para pemain rela berkorban demi meraih hasil terbaik. Untuk itu ia sulit memilih yang terbaik di antara Klopp dan Guardiola.

“Jadi Anda hanya masuk ke lapangan dan Anda akan mau mati demi dia. Sulit sih mengatakan siapa yang lebih baik, aku hanya merasa mendapatkan keistimewaan karena pernah bekerja dengan keduanya. Itulah yang kusyukuri,” tegasnya.

Sementara itu Guardiola, pada kesempatan berbeda, mengatakan bagaimana cara dia menyemangati para pemain. Ia mengakui kadang tak bisa menahan diri untuk tidak meneriaki para pemain dari pinggir lapangan.

“Kadang-kadang saya meneriaki para pemain saya, padahal seharusnya tidak, tetapi saya tidak bisa mengendalikannya,” beber Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu mengatakan para pemain sepertinya harus mendapat semangat seperti itu. Ia juga menampilkan karakter yang tak jauh berubah saat masih menjadi pemain.

“Ketika saya masih menjadi pemain, saya juga begitu, ya begitulah saya. Saya tidak ingin berpura-pura pada diri saya sendiri. Saya tidak ingin merasa lemah. Ini adalah tuntutan pada diri saya sendiri, dan saya juga menuntutnya dari para pemain saya. Mereka harus tahu bahwa saya tidak sedang beristirahat.”

By - Writter

Ruselli Hartawan Siap Tempur di Swiss Open

Tinggal dalam hitungan hari, tim bulutangkis Indonesia akan bertolak ke Basel untuk mengikuti ajang Yonex Swiss Terbuka 2021. Turnamen level 300 ini rencananya dihelat pada 2-7 Maret di St. Jakobshalle, Basel.

Satu-satunya wakil tunggal putri Merah-Putih, Ruselli Hartawan mengaku sudah siap untuk kembali berlaga. Mematangkan serangan dan juga bertahan menjadi persiapan akhir jelang keberangkatan pada Sabtu (27/2) nanti.

“Latihan kan tinggal tiga hari lagi, Rabu, Kamis, dan Jumat. Saya saat ini sedang mematangkan pukulan untuk menyerang. Juga membenahi dalam bertahan,” beber Ruselli seperti dilansir dari Jasabola.

Lebih lanjut Ruselli mengatakan dirinya juga menaruh perhatian pada fokus dan kesabaran. Berkaca dari penampilannya di Thailand di awal tahun ini, ia mengakui tampil kurang sabar.

“Selain itu saya juga fokus latihan kesabaran, karena evaluasi dari Thailand kemarin saya bermain kurang sabar. Kalau tidak bisa mematikan lawan, suka jadi buru-buru. Nah itu yang harus ditekankan di latihan,” tambahnya.

Sebagai satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putri, Ruselli mengatakan ia tidak mau terbebani dan tetap berusaha memberikan yang terbaik.

“Tekanan pasti ada, tapi saya tidak mau memikirkannya. Ya sudah main saja, mau membuktikan juga kalau sendiri pun saya bisa fight. Untuk peluang sendiri, saya rasa tetap ada. Babak pertama saya ketemu Iris Wang dari Amerika Serikat, saya mau fokus melewati itu saja dulu,” katanya.

Bertanding di masa pandemi seperti ini memang tidak mudah, begitu juga yang dirasakan Ruselli. Ia mengungkapkan hal tersulit saat harus mengikuti pertandingan saat ini.

“Yang paling sulit menjaga mood dan fokus. Misalnya persiapan di Jakarta sudah bagus sampai di sana tidak latihan dua atau tiga hari untuk isolasi. Itu berpengaruh banget. Kondisinya kadang turun lagi. Jadi sebisa mungkin harus menjaga biar tidak turun-turun banget lah,” ungkap Ruselli.

Kondisi pandemi Covid-19 membuat seluruh pemain yang tampil di Yonex Swiss Terbuka tidak bisa mengikuti turnamen All England pada 17-21 maret mendatang. Dikarenakan, sepulang dari Swiss, para atlet diharuskan mengikuti karantina di Jakarta selama sepekan, sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk mengejar keberangkatan ke Birmingham, Inggris.

Selain itu, selama menjalani karantina, para pemain juga tidak dapat berlatih. Padahal turnamen All England ini merupakan kejuaraan tertua di dunia sekaligus dengan tingkat persaingan yang lebih ketat. Ditegaskan oleh Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, dengan pertimbangan tersebut, untuk pemain yang dikirim ke Swiss, tidak dapat tampil di All England.

register clubpokeronline

Ferland Mendy
By - Writter

Ferland Mendy Jadi Pahlawan Kemenangan Madrid Atas Atalanta

Ferland Mendy menjadi pahlawan kemenangan Real Madrid atas Atalanta di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa. Bermain di Gewiss Stadium, Kamis, 25 Februari 2021 dini hari WIB, Madrid menang satu gol tanpa balas.

Gol tunggl tersebut datang di penghujung laga, tepatnya di menit ke-86. Mendy melepaskan tembakan jarak jauh terukur tanpa bisa digagalkan kiper Atalanta, Gollini.

Gol tunggal ini membuka peluang Madrid ke babak selanjutnya. Los Blancos hanya butuh hasil seri di leg kedua. Namun demikian Atalanta pun tidak ingin melepaskan peluang di depan mata.

Madrid seharusnya bisa memaksimalkan keunggulan jumlah pemain sejak menit ke-17. Remo Freuler diganjar kartu merah. Sayangnya situasi ini tidak mampu dimaksimalkan optimal oleh Real Madrid.

Zinedine Zidane, pelatih Madrid, mengakui bahwa lawan memiliki kekuata fisik yang baik. Selain itu klub Serie A itu mampu bertahan dengan baik.

“Mereka kuat secara fisik dan mereka bermain bertahan dengan sangat hebat. Ini hasil yang bagus untuk kami dan itu adalah yang terpenting,” beber Zidane, seperti dilansir dari Dewaslot99.

“Saya tidak berpikir kreativitas adalah masalah saat kami bisa mencetak gol dan tidak kebobolan. Banyak pemain kami yang absen, tapi kami tetap berada di jalur yang benar,” sambungnya.

Selain itu, faktor absennya sejumlah pemain utama turut mempengaruhi hasil tersebut. Ia menilai mereka beruntung bisa bertahan dengan baik meski memiliki peluang yang minim.

“Kami kuat dalam pertahanan, tidak melepaskan peluang apa pun dan kami mampu mendapatkan gol tandang,” tegasnya.

Sementara itu sebelum laga ini gelandang Real Madrid, Toni Kroos menegaskan bahwa kehilangan beberapa pemain utama membuat para pemain lain harus bekerja lebih keras. Pemain asal Jerman itu menilai dalam situasi seperti itu, pertandingan kontra Atlanta tak ubahnya laga final.

“Jika kami kehilangan banyak pemain maka itu berarti kami yang berada di sini harus berjuang lebih keras. Pertandingan ini layaknya final bagi kami karena Liga Champions telah dimulai lagi,” tandas Kroos.

Susunan Pemain Atalanta versus Real Madrid:

Atalanta: Pierluigi Gollini; Rafael Toloi (c), Cristian Romero, Berat Djimsiti; Joakim Maehle (Jose Luis Palomino 85′), Martin de Roon, Remo Freuler, Robin Gosens; Matteo Pessina; Duvan Zapata (Mario Pasalic 30′), Luis Muriel (Josip Ilicic 56′ (Ruslan Malinovsky 86′).

Pelatih: Gian Piero Gasperini

Real Madrid: Thibaut Courtois; Lucas Vazquez, Raphael Varane (c), Nacho, Ferland Mendy; Luka Modric, Casemiro, Toni Kroos; Isco (Hugo Duro 76′); Marco Asensio (Sergio Arribas 76′), Vinicius Junior (Mariano Diaz 57′).

Pelatih: Zinedine Zidane

Pemain Indonesia di Swiss Open Tak Akan Tampil di All England
By - Writter

Pemain Indonesia di Swiss Open Tak Akan Tampil di All England

Empat hari jelang keberangkatan menuju turnamen Yonex Swiss Open, skuad Indonesia terus mempersiapkan diri lebih intensif untuk mencapai hasil yang maksimal. Laga yang akan digelar di Basel ini berlangsung pada 2-7 Maret 2021.

Saat ini para pemain terus berlatih baik pagi dan sore, di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. Porsi latihan pun tidak hanya pada teknik bermain, tapi juga berlatih dari segi fisik.

Para pemain di sektor ganda campuran, Selasa (23/2) sore, menjalani latihan fisik. Gloria Emanuelle Widjaja bersama pemain lainnya dibawah bimbingan pelatih fisik, Felix Ary Bayu Marta, melakukan latihan kecepatan dan kelincahan. Dalam latihan ini, mereka harus bergerak cepat menuju sasaran untuk menyentuh dan mematikan lampu yang menyala secara otomatis.

“Iya, tadi latihan mengejar lampu, fungsinya untuk melatih kecepatan dan kelincahan. Juga koordinasi kaki, tangan dan mata. Harus cepet, karena ada waktu yang dikejar. Ya cukup asyik latihan begini,” ungkap Gloria seperti dilansir dari Slot39.

Gloria adalah salah satu wakil Indonesia yang akan tampil di turnamen level Super 300 ini. Bersama sang partner Hafiz Faizal, diharapkan bisa mengejar prestasi maksimal. Hal ini berkaitan dengan ranking Race to Olympic mereka yang berada pada posisi kritis, yaitu ranking 8. Perbedaan poin mereka hanya berbeda tipis dengan ranking di bawahnya.

Namun sayangnya, kondisi pandemi Covid-19 membuat seluruh pemain yang tampil di Yonex Swiss Terbuka tidak bisa mengikuti turnamen All England pada 17-21 maret mendatang. Dikarenakan, sepulang dari Swiss, para atlet diharuskan mengikuti karantina di Jakarta selama sepekan, sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk mengejar keberangkatan ke Birmingham, Inggris.

Selain itu, selama menjalani karantina, para pemain juga tidak dapat berlatih. Padahal turnamen All England ini merupakan kejuaraan tertua di dunia sekaligus dengan tingkat persaingan yang lebih ketat. Ditegaskan oleh Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, dengan pertimbangan tersebut, untuk pemain yang dikirim ke Swiss, tidak dapat tampil di All England.

“Iya jadi untuk pemain-pemain Swiss itu tidak mungkin untuk lanjut tampil di All England. Karena secara persiapan tidak memungkinkan mereka bisa bermain maksimal,” tutur Rionny.

Terkait nasib Gregoria Mariska Tunjung, menurut Rionny, anak didiknya ini tidak bisa tampil di Yonex Swiss Terbuka. Pasalnya, PBSI telah menarik keikutsertaannya dari turnamen ini karena sang Juara Dunia Junior 2017 ini lebih difokuskan untuk tampil di All England.

Ronaldo Gemilang, Juventus Sikat Crotone
By - Writter

Ronaldo Gemilang, Juventus Sikat Crotone

Cristiano Ronaldo tampil gemilang saat membantu Juventus menaklukkan Crotone dalam lanjutan pertandingan Serie A pada Selasa, 23 Februari 2021 dini hari WIB. Bermain di kandang sendiri di Stadion Allianz, Nyonya Tua menang tiga gol tanpa balas.

Dua dari tiga gol Juventus disumbangkan oleh Ronaldo. Gol pertama mantan pemain Real Madrid itu terjadi di menit ke-38 usai menuntaskan umpan silang Alex Sandro. Gol kedua terjadi di penghujung babak pertama. Ronaldo berhasil meneruskan umpan silang Aaron Ramsey dengan tandukan mematikan.

Sementara itu gol ketiga tuan rumah terjadi di babak kedua. Tepat di menit ke-60, Weston McKennie melepaskan tendangan terarah yang tak mampu digagalkan kiper tim tamu.

Hasil ini membuat Juventus berhak atas tiga angka. Tambahan tiga poin Juventus kini mengemas total 45 poin dari 22 pertandingan. Juventus naik ke posisi ketiga dengan berjarak empat poin dari AC Milan yang sudah melakoni 23 laga. Crotone masih bertahan di dasar klasemen dengan raihan total 12 poin dari 23 laga.

“Kami memulai dengan sedikit gugup, mungkin kekalahan-kekalahan terakhir memengaruhi kami. Lalu gol-gol membantu kami dan memberikan ketenangan,” beber Andrea Pirlo, seperti dilansir dari berita Bola88.

Lebih lanjut pelatih Juventus itu mengatakan timnya mampu mengatasi situasi di awal pertandingan dengan baik.

“Sisanya kami kerjakan dengan baik. Startnya memang bukan yang terbaik, tapi hal terpentingnya adalah membawa pulang tiga poin.

Mantan pemain Juventus dan timnas Italia itu mengatakan bahwa timnya tetpa memiliki harapan untuk mengejar dua tim di depannya, terutama Inter Milan yang kini berada di puncak klasemen. Inter berada di urutan teratas dengan tabungan total 53 poin dari 23 pertandingan yang telah dijalani. Ia menegaskan mereka akan berjuang maksimal sampai akhir untuk merebut puncak klasemen.

“Semua yang ada di belakang Inter adalah antagonis, termasuk kami dan kami akan berjuang sampai akhir,” tandasnya.

Susunan Pemain Juventus versus Crotone:

Juventus (4-4-2): Gianluigi Buffon (c); Danilo, Merih Demiral, Matthijs de Ligt, Alex Sandro (Gianluca Frabotta 86′); Federico Chiesa (Alessandro Di Pardo 86′), Rodrigo Bentancur (Nicolo Fagioli 70′), Aaron Ramsey (Federico Bernardeschi 76′), Weston McKennie; Dejan Kulusevski (Alvaro Morata 76′), Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Antonio Conte

Crotone (3-5-2): Alex Cordaz (c); Lisandro Magallan, Vladimir Golemic, Sebastiano Luperto (Luca Marrone 46′); Pedro Pereira, Salvatore Molina (Nicolo Zanellato 71′), Junior Messias, Milos Vulic, Arkadiusz Reca (Andrea Rispoli 67′); Samuel Di Carmine (Emmanuele Riviere 77′), Adam Ounas (Simy Nwankwo 72′).

Pelatih: Giovanni Stroppa

Tekuk Newcastle, Man United ke Peringkat Dua
By - Writter

Tekuk Newcastle, Man United ke Peringkat Dua

Manchester United berhasil memetik kemenangan di pekan ke-25 Liga Primer Inggris. Bermin di kandang sendiri, The Red Devils sukses membungkam Newcastle United. Pertandingan yang digelar di Old Trafford pada Senin, 22 Februari 2021 dini hari WIB berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Tiga gol Setan Merah dicetak oleh Marcus Rashford, Daniel James, dan Bruno Fernandes. Sementara itu gol semata wayang tim tamu dicetak oleh Allan Saint-Macimin.

Kemenangan ini membuat United berhak atas tiga angka. Tambahan tiga angka membuat United berhasil naik ke peringkat kedua dengan raihan total 49 poin. United unggul selisih gol dari Leicester City di posisi ketiga. Sementara itu Newcastle United tertahan di papan bawah, tepatnya di posisi ke-17 dengan tabungan total 25 poin.

“Teruslah melaju. Anda harus tanpa henti. Musim ini aneh, tetapi Anda harus membangun kepercayaan diri. Kami harus pulih dengan baik dan saya yakin mereka akan melakukannya karena ketika Anda memenangkan pertandingan, Anda mendapatkan energi,” beber Ole Gunnar Solskjaer usai laga.

Lebih lanjut pelatih Setan Merah itu berkata, “Babak pertama, meskipun kami memiliki sebagian besar penguasaan bola, kami tidak cukup membahayakan. Kami meningkatkannya dan kami melakukannya di babak kedua.”

Pelatih asal Norwegia itu menurunkan Daniel James sejak menit pertama. James mengatakan bahwa dirinya tak peduli dengan berbagai komentar. Yang dilakukannya hanyalah bekerja keras.

“Orang-orang mengatakan saya jarang bermain akhir-akhir ini, tetapi saya hanya bekerja sekeras yang saya bisa ketika saya bermain,” beber James, seperti dilansir dari SBOBET88.

“Ini adalah perubahan (bagi saya). Ada momen musim lalu ketika saya mungkin tidak tampil sebaik yang saya inginkan. Saya bekerja di tempat latihan sekeras yang saya bisa.”

Lebih lanjut ia mengakui sempat mengalami masa-masa sulit. Namun berkat kerja keras bersama tim pelatih, ia bisa melewati saat-saat sulit itu.

“Saya sedikit kehilangan kemampuan saya. Saya telah bekerja dengan para pelatih untuk membuat saya kembali ke diri saya sendiri dan saya ingin berpikir bahwa saya sudah oke.”

Susunan Pemain Manchester United versus Newcastle United:

Manchester United: David de Gea; Luke Shaw, Harry Maguire, Victor Lindelof, Aaron Wan-Bissaka; Nemanja Matic, Fred; Marcus Rashford (Shola Shoretire 89′), Bruno Fernandes, Daniel James (Juan Mata 88′); Anthony Martial (Mason Greenwood 70′).

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Newcastle United: Karl Darlow; Emil Krafth, Jamaal Lascelles, Ciaran Clark, Jamal Lewis; Joe Willock, Isaac Hayden, Jonjo Shelvey; Miguel Almiron (Dwight Gayle 79′); Joelinton (Ryan Fraser 55′), Allan Saint-Maximin (Jacob Murphy 77′).

Pelatih: Steve Bruce

By - Writter

Atletico Tersungkur di Kandang, Madrid Kian Mendekat

Atletico Madrid harus menelan pil pahit dalam lanjutan pertandingan pekan ke-24 La Liga Spanyol. Bermain di kandang sendiri di Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu, 20 Februari 2021 waktu setempat, Los Colchoneros tersungkur di hadapan tamunya, Levante.

Tim tamu berhasil memetik kemenangan dua gol tanpa balas. Sepasang gol Levante dicetak oleh sepakan Jose Luis Morales dari dalam kotak penalti. Jelang bubaran Jan Oblak kembali memungut bola dari dalam gawangnya. Kali ini sepakan Jorge de Frutos dengan mudah menggetarkan gawang tuan rumah.

Kekalahan ini tentu mengecewakan. Pasalnya Atletico ingin terus mengamankan posisi puncak La Liga dengan jarak poin yang cukup dengan Real Madrid dan Barcelona di urutan kedua dan ketiga. Kekalahan ini membuat Atletico kini hanya berjarak tiga angka dari Real Madrid di urutan kedua.

Beberapa jam setelah pertandingan Atletico, Madrid berhasil memetik kemenangan satu gol tanpa balas atas Real Valladolid yang membuat jarak di antara kedua tim asal kota Madrid itu semakin tipis.

Atletico kini mengemas total 55 poin. Hanya saja Atletico masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Sementara itu Madrid dengan tiga poin di belakang rival sekota itu sudah memainkan 24 pertandingan.

Atletico Madrid tigak bisa tidak harus bangkit di pertandingan berikutnya bila ingin menjaga posisi mereka aman di urutan teratas. Bila tidak maka Madrid dan Barcelona akan terus mendekat.

Atletico sebenarnya bermain baik di pertandingan ini. Dengan kekuatan terbaik mereka mampu menguasai jalannya pertandingan. Beberapa peluang pun mereka miliki. Hanya saja dewi fortuna sepertinya belum berpihak pada mereka.

“Aku masih merasa aku masih menikmati momen yang sedang kujalani sekarang, di sepakbola elite. Beberapa orang tidak percaya bahwa aku masih bisa berada di level ini. Aku masih memiliki antusiasme yang sama,” Luis Suarez berbicara terkait situasinya di Atletico.

“Kuharap tahun ini, tahun depan, dan berapapun lamanya, aku terus bersaing dan memberikan yang terbaik, sampai Anda sadar bahwa Anda sudah melangkah sejauh mungkin. Tapi tidak ada yang bisa menyingkirkan aku. Aku akan memutuskan kapan aku pergi,” tegas mantan pemain Barcelona itu, demikian seperti dilansir dari berita Asiabet188.

Susunan pemain Atletico Madrid versus Levante:

Atletico Madrid (3-4-2-1): Jan Oblak; Jose Gimenez, Felipe, Mario Hermoso; Marcos Llorente, Koke, Geoffrey Kondogbia, Renan Lodi; Angel Correa, Joao Felix; Luis Suarez

Pelatih: Diego Simeone

Levante (3-4-2-1): Daniel Cardenas; Ruben Vezo, Oscar Duarte, Rober; Coke, Mickael Malsa, Enis Bardhi, Tono; Ruben Rochina, Jose Luis Morales; Sergio Leon

Pelatih: Paco Lopez

Arsenal, Juara Bertahan Piala FA Tersisih karena Gol Bunuh Diri
By - Writter

Arsenal Diimbangi Benfica di Liga Europa

Arsenal gagal memetik poin sempurna di leg pertama babak 32 besar Liga Europa. Menghadapi Benfica di Stadion Olimpico, Roma pada Jumat, 19 Februari 2021 dini hari WIB, The Gunners diimbangi tim Portugal itu. Kedua tim menyudahi pertandingan dengan skor 1-1.

Satu-satunya gol Arsenal dicetak oleh Bukaya Saka. Sementara Benfica lebih dulu unggul di awal babak kedua melalui sepakan penalti Pizzi.

Hasil ini membuat pertandingan leg kedua di kandang Arsenal akan menarik. Kedua tim masih berpeluang ke babak 16 besar. Namun demikian Arsenal memiliki modal satu gol tandang. Bila mampu bermain imbang tanpa gol di leg kedua maka Meriam London berhak ke babak selanjutnya.

Sementara itu manajer Arsenal, Mikel Arteta menegaskan timnya seharusnya memenangi pertandingan ini. Ia melihat timnya tmapil lebih dominan dengan sejumlah peluang.

“Kami sangat dominan dan menciptakan beberapa peluang emas. Kami harus lebih kejam. Cara kami kebobolan itu mengecewakan. Kami memberi mereka bola,” beber Arteta, demikian dilansir dari berita Autowin88.

“Kami tidak beraksi cukup cepat dengan sepak pojok kemudian kami kebobolan penalti. Melihat itu sulit untuk menilai. Kami akhirnya memiliki reaksi yang hebat dan mencetak gol yang hebat,” sambungnya.

Hasil imbang ini memberi skuad Gudang Peluru banyak pelajaran. “Kami berusaha mempertahankan level. Kedua tim menurun dalam 20 menit terakhir. Tapi secara keseluruhan kami harus meninggalkan pertandingan dengan lebih baik,” tegas pelatih asal Spanyol itu.

Sementara itu pemain Arsenal, Bukayo Saka tetap melihat positif hasil leg pertama ini. Meski gagal memanfaatkan banyak peluang untuk memenangi pertandingan, mereka harus siap untuk menghadapi pertandingan penentuan pekan depan.

“Kami memiliki banyak peluang. Kami mendominasi seluruh pertandingan. Mereka mendapat penalti keberuntungan, yang menurut saya tidak tepat. Kami harus bereaksi dengan baik.”

“Kami mendapat gol balasan dan bisa melanjutkan untuk memenangkannya. Ini bukan hasil terburuk, kami mendapat gol tandang.”

Saka mengaku senang bisa mencetak gol di pertandingan tersebut. Ia menilai gol tersebut lahir dari kerja sama yang bagus.

“Kombinasi yang bagus (untuk gol). Kami berhasil mengalihkan bola dan itu adalah penyelesaian yang bagus oleh saya sendiri jadi saya senang dengan gol tersebut,” tegas Saka.

Susunan Pemain Benfica versus Arsenal:

Benfica: Helton Leite; Lucas Verissimo (Chiquinho 85′), Nicolas Otamendi, Jan Vertonghen; Diogo Goncalves, Adel Taarabt (Gabriel 77′), Julian Weigl, Pizzi (Haris Seferovic 64′), Alejandro Grimaldo; Gian-Luca Waldschmidt (Rafa Silva 46′); Darwin Nunez (Everton 64′).

Pelatih: Jorge Jesus

Arsenal: Bernd Leno; Hector Bellerin, David Luiz, Gabriel Magalhaes, Cedric Soares (Kieran Tierney 64′); Dani Ceballos (Mohamed Elneny 90′), Granit Xhaka; Bukayo Saka, Martin Odegaard (Willian 90′), Emile Smith Rowe (Gabriel Martinelli 77′); Pierre-Emerick Aubameyang (Nicolas Pepe 77′).

Pelatih: Mikel Arteta

Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie
By - Writter

Target Semi Final Swiss Open untuk Shesar Hiren Rhustavito

Skuad Indonesia akan kembali mengikuti turnamen bulutangkis pada awal Maret mendatang, yaitu Swiss open pada 2-7 Maret di Basel. Kemudian dilanjut dengan kejuaraan bulutangkis tertua di dunia, All England pada 17-21 Maret di Birmingham.

Pada sektor tunggal putra, Shesar Hiren Rhustavito menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang akan tampil pada Swiss Terbuka. Sang pelatih, Hendry Saputra, membeberkan persiapan apa saja yang dilakukan anak didiknya, terutama dari sisi teknik.

“Persiapan setelah pulang dari Thailand, kalau melihat hasil main Vito, dari teknik pukulan atau stroke-nya harus lebih mantap lagi. Jadi lebih fokus untuk penerapan cara bermain dan stroke-nya yang tepat,” ungkap Hendry seperti dilansir dari Dewaslot99.

Lebih lanjut Hendry mengatakan pemain tersebut sudah mempersiapkan fisik dan mental untuk memikul tanggung jawab tersebut.

“Kalau untuk fisik atau mentalnya, setelah konsultasi dan komunikasi dengan Vito, dia sudah oke. Jadi dari teknik dan fokus cara penggunaan tekniknya ini yang kami terapkan selama kurang lebih 2-3 minggu sebelum berangkat ke Swiss,” jelas Hendry.

Target yang dibebankan kepada pemain 25 tahun itu adalah semi final. “Kami harapkan semaksimal mungkin. Target Vito bisa masuk di semifinal,” tegasnya.

Sementara pada kejuaraan All England, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie menjadi wakil Indonesia di sektor tunggal putra. Menurut Hendry, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan dari keduanya, terutama pada daya tahan mereka.

“Kalau untuk All England, dari satu bulan sebelum berangkat ini kita akan tingkatkan daya tahan lagi, fisik, stamina, dan tenaga. Memang hal lain yang paling penting itu fokus pikiran,” tutur Hendry.

Hendry juga menilai, para pemain lawan khususnya saat Leg Asia di Thailand, Bangkok, Januari lalu memiliki persiapan yang lebih baik. Selain itu, menurut Hendry setiap atlet juga ada masanya mengalami penurunan performa.

“Kalau saya lihat para pemain lawan saat pertandingan di Thailand, sebenarnya dari tingkat kemajuan lawan, dalam hal teknik sih saya rasa biasa saja. Tapi mungkin lawan itu siap untuk juaranya lebih ada. Mereka lebih siap, baik dari sisi mental, pikiran, dan daya juang. Bukan berarti pemain kita tidak siap atau tidak ada, tapi lawan lebih siap,” ungkap Hendry.

Lebih lanjut Hendry berharap pengalaman di Thailand Open di awal tahun ini memberikan pengaruh positif bagi mereka saat menjalani pertandingan di Eropa.

“Mudah-mudahan dengan pengalaman di Thailand kemarin, pada kejuaraan berikutnya atlet-atlet kita bisa kembali performanya. Memang ada masanya pemain mengalami hal ini, tidak bisa menjadi alasan, tapi kita harus terus berlatih dan lebih siap lagi,” pungkasnya.

Anthony Davis
By - Writter

Tanpa Anthony Davis, LA Lakers Masih Bisa Atasi Timberwolves

Tanpa kehadiran Anthony Davis tak menjadi halangan bagi LA Lakers untuk memetik kemenangan dalam lanjutan pertandingan NBA pada Selasa, 17 Februari 2021 malam waktu setempat. Menghadapi Minessota Timberwolves, Lakers mampu memetik kemenangan 112-104.

Penyumbang poin terbanyak bagi Lakers adalah LeBron James. Pemain senior itu mencetak 30 poin, 13 rebound, dan tujuh assist. Disusul Dennis Schroder dengan 24 poin. Kemenangan ini tentu menjadi kabar gembira bagi para penggemarnya yang mengharapkan timnya bisa mempertahankan gelar di tengah situasi pelik tersebab pandemi Covid-19.

Usai pertandingan James mengatakan bahwa tanpda Davis timnya tentu mengalami kehilangan. Tidak ada pemain yang bisa menggantikannya. Hanya saja James mengatakan bahwa para pemain lain tetap bisa berkontribusi.

“Kami tidak mengharapkan satu orang untuk mencoba meningkatkan produktivitas A.D. Tidak ada yang bisa melakukan itu. . Tapi kami semua bisa berbuat lebih banyak,” beber James seperti dilansir dari MPO500.

Selain James dan Schroder, pemain lain yang tampil baik adalah Montrezl Harrell yang menyumbang 17 poin. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri catatan tujuh kekalahan beruntun di Minnesota sejak terakhir kali meraih kemenangan pada 25 Maret 2015 silam.

“Kami akan menyerang rangkaian permainan ini dan percaya diri dengan apa yang kami miliki di daftar ini, menerima tantangan bermain tanpa A.D. Setiap orang harus melangkah,” kata pelatih Frank Vogel.

Vovel memberi kepercayaan kepada sejumlah pemain baru. Mereka adalah Schroder dan Marc Gasol yang turun sebagai starter serta Harrell dan West Matthews dari bangku cadangan.

Sementara itu dari kubu Minnesota, pemain baru Anthony Edwards tampil ciamik. Pendatang baru ini mampu mencetak 28 poin, sekaligus menjadi yang tertinggi sepanjang kariernya di NBA.

Pelatih Timberwolves, Ryan Saunders mengatakan untuk bisa mengalahkan Lakers mereka disyaratkan bekerja keras. Bila tidak maka tak akan meraih kemenangan.

“Anda harus melakukan hampir segalanya dengan benar untuk meraih kemenangan melawan mereka,” tegas Ryan Saunders.

Selain Anthony Edwards, Ricky Rubio dan Jordan McLaughlin juga bermain baik. Keduanya masing-masing mencetak 13 poin. Sementara itu Karl-Anthony Towns mencetak 15 poin untuk Timberwolves.

“Saya tahu Ant berhasil, tapi saya adalah point guard di luar sana dan saya harus tahu kepada siapa harus mendapatkan bola,” kata Rubio usai laga.

Sementara itu Harrell mengatakan, “Saya tidak terlalu percaya pada hal-hal yang lebih kecil itu, karena pada akhirnya jika Anda percaya pada hal itu, manusia, maka gajah akan menjadi raja hutan.”

Di pertandingan selanjutnya Lakers akan kembali bermain di kandang. Mereka akan menghadapi Brooklyn. Sementara itu Timberwolves akan memghadapi tuan rumah Indiana Pacers.

Mbappe Hattrick
By - Writter

Mbappe Hattrick, PSG Bungkam Tuan Rumah Barcelona

Paris Saint-Germain (PSG) mencatatkan hasil impresif di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa. Laga ini digelar di kandang Barcelona di Stadion Camp Nou pada Rabu, 17 Februari 2021 dini hari WIB. Di laga itu PSG menang telak 4-1.

Tiga dari empat gol tim tamu dicetak oleh Kylian Mbappe, masing-masing di menit ke-32, 65, dan 85. Sementara itu satu gol lainnya disumbangkan oleh Moise Kean di menit ke-70. Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Barcelona dari eksekusi penalti Lionel Messi di menit ke-26.

Gol penalti tuan rumah berawal dari pelanggaran Layvin Kurzawa terhadap Frenkie De Jong di kotak penalti. Sebagai eksekutor Messi berhasil menggetarkan gawang tim tamu yang dijaga Keylor Navas. Namun gol tersebut langsung mendapat reaksi sempurna dari tim tamu.

Kekalahan ini membuat PSG berpeluang besar melangkah ke babak perempat final. PSG akan bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua. Les Parisien hanya perlu hasil imbang atau kekalahan dengan selisih tidak lebih dari tiga gol untuk melenggang ke delapan besar.

Sementara itu Barcelona harus bekerja ekstra keras. Selain bertindak sebagai tim tamu, mereka harus mengejar defisit tiga gol. Untuk ke delapan besar, Messi dan kawan-kawan harus menang dengan selisih lebih dari tiga gol.

Sebelum pertandingan ini, pelatih Barcelona, Ronald Koeman cukup yakin dengan kemampuan timnya. Ia menyebut Barcelona sebagai salah satu tim terbaik saat ini.

“Saya tidak melihat ada tim-tim lain yang lebih baik daripada Barcelona saat ini. Tapi saya rasa bukan hal bagus kalau Anda melakukan banyak perubahan di tim dan bermain dengan para pemain muda untuk mengharapkan memenangi Liga Champions. Itu tidak bagus.”

“Kami punya sebuah tim yang bagus. Tim ini tampil lebih baik dan bermain di level tinggi. Mereka juga dalam level fisik yang tinggi juga. Dan kami memiliki para pemain yang fantastis, yang artinya kami bisa mengalahkan siapapun dan itulah yang ingin kami tunjukkan dengan bersaing dengan tim-tim terbaik di Eropa,” sambungnya.

Namun demikian PSG ternyata mampu memberika pukulan telak kepada Blaugrana. Ia mengakui bahwa PSG lebih superior.

“Jelas hasilnya menggambarkan betapa superior mereka. Pertahanan kami bermasalah pada babak kedua. Mereka membuktikan bahwa fisik mereka lebih unggul dari kami,” beber Koeman, seperti dilansir berita Jasahoki88.

Susunan Pemain Barcelona versus PSG:

Barcelona (4-3-3): Marc-Andre ter Stegen; Sergino Dest (Oscar Mingueza 71′), Gerard Pique (Riqui Puig 78′), Clement Lenglet, Jordi Alba; Frenkie de Jong, Sergio Busquets, Pedri (Francisco Trincao 78′); Ousmane Dembele, Lionel Messi (c), Antoine Griezmann (Martin Braithwaite 85′).

Pelatih: Ronald Koeman

PSG (4-2-3-1): Keylor Navas; Alessandro Florenzi (Thilo Kehrer 89′), Marquinhos (c), Presnel Kimpembe, Layvin Kurzawa; Leandro Paredes, Idrissa Gueye (Ander Herrera 46′); Moise Kean (Danilo Pereira 85′), Marco Verratti (Julien Draxler 73′), Kylian Mbappe; Mauro Icardi.

Pelatih: Mauricio Pochettino

PBSI Sayangkan Pembatalan Jerman Open
By - Writter

PBSI Sayangkan Pembatalan Jerman Open

Federasi Badminton Dunia (BWF) resmi membatalkan turnamen bertajuk Yonex Jerman Terbuka pada rilis BWF yang diumumkan Kamis (11/2) lalu. Laga yang seharusnya digelar di Mülheim an der Ruhr pada 9-14 Maret ini batal karena situasi pembatasan kegiatan akibat Covid-19 di Jerman yang belum mereda.

Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky menyayangkan pembatalan tersebut. Pasalnya, turnamen level Super 300 ini merupakan kualifikasi untuk menambah poin pada Olimpiade Tokyo, yang rencananya digelar Juli mendatang.

“Ya sangat disayangkan Jerman Terbuka batal, karena turnamen ini seharusnya bisa untuk menambah poin untuk Olimpiade. Terutama untuk Hafiz/Gloria,” ungkap Rionny seperti dilansir dari Asiabet188.

“Selain itu, Jerman Terbuka ini seharusnya juga jadi ajang untuk pemanasan bagi para pemain yang akan tampil di All England. Seperti Jonatan, Ginting, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, Greysia/Apriyani, dan Praveen/Melati,” tambahnya.

Sementara untuk strategi pengiriman pemain yang dipersiapkan untuk Olimpiade, Rionny menjelaskan hal itu berdasarkan ranking Race to Olympic.

“Tunggal putra itu posisi Ginting di ranking 4 dan Jojo di ranking 7, dengan nomor kualifikasi yang sama. Tunggal putri ada Gregoria, dia ranking 20, tapi Gregori ini masuk ke kualifikasi nomor 15,” jelas Rionny.

“Kalau untuk ganda putra, yang sudah masuk untuk kualifikasi Olimpiade adalah Marcus/Kevin ranking 1, Ahsan/Hendra ranking 2, sama Fajar/Rian ranking 6. Meskipun kita punya 3 wakil di 8 besar dunia, tapi kalau sesuai regulasi, kita hanya bisa mengirimkan 2 wakil ganda putra di Olimpiade nanti.”

Sementara itu di sektor ganda putri hanya Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berada di rangking delapan dan masuk kualifikasi di urutan ketujuh. Sementara itu sektor ganda campuran menempatkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di urutan keempat. Sementara itu Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjadja berada di posisi kedelapan.

Melihat ranking Race to Olympic Tokyo tersebut, Hafiz/Gloria memang belum berada pada posisi aman untuk lolos kualifikasi ke Olimpiade. Hal itu dikarenakan, perbedaan poin wakil Indonesia ini hanya berbeda tipis dengan ranking di bawahnya.

“Posisi Hafiz/Gloria ini yang berbahaya, karena poin ranking mereka itu 60.851, beda tipis dengan pasangan Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Rank 9/Hong Kong) dengan poin 60.566, Marcus Ellis/Lauren Smith (Rank 10/Inggris) dengan poin 58.818, dan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Rank 11/Malaysia) dengan poin 56.792,” ungkap Rionny.

Untuk itu PBSI sengaja mengirim Hafiz/Gloria ke Swiss Open untuk mencari tambahan poin. Harapannya agar keduanya bisa mendapatkan poin maksimal sehingga bisa lolos ke Olimpiade.

manchester united vs west ham
By - Writter

Man United Imbang di Kandang Tim Degradasi

Manchester United gagal memetik kemenangan di pekan ke-24 Liga Primer Inggris. Bermain di The Hawthors pada Minggu, 14 Februari 2021, The Red Devils diimbangi tuan rumah West Ham United dengan skor 1-1.

Gol tunggal Setan Merah dicetak oleh Bruno Fernandes. Sementara itu tuan rumah lebih dulu memimpin setelah Mbaye Diagne mencetak gol cepat di awal pertandingan.

Hasil seri ini membuat United hanya bisa membawa pulang satu poin. Tambahan satu angka membuat koleksi poin Setan Merah menjadi 46 poin dari 24 laga. United kembali menempati posisi kedua dengan keunggulan selisih gol dari Leicester City. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Manchester City dengan raihan total 53 poin dari 23 pertandingan.

Sementara itu West Ham masih terpaku di zona degradasi. Tim besutan David Moyes baru mendulang 13 poin dan berada di urutan ke-13.

United memang belum menelan kekalahan di laga kandang. Namun bagi pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer, catatan tersebut tidak berarti apa-apa. Yang mereka butuhkan adalah poin penuh.

“Saat ini, rekor itu tidak berarti apa-apa. Kami sangat butuh tiga poin karena kami ingin mendaki klasemen dan Anda tidak melakukan itu dengan cuma dapat satu poin dari laga tandang. Hasil yang mengecewakan hari ini.”

“Beberapa serangan sangat bagus, beberapa penampilan juga bagus, jadi ada positifnya. Tapi secara keseluruhan, kami kecewa cuma dapat satu poin.”

Terkait pertandingan ini, pelatih asal Norwegia itu mengakui mereka mampu menguasai jalannya pertandingan. Selain itu mereka memberikan banyak tekanan. Hanya saja tidak banyak kesempatan emas yang bisa mereka ciptakan.

“Kami membangun tekanan, menciptakan tekanan, menekan mereka, tapi saya tidak merasa kami menciptakan momen-momen besar yang cukup untuk mencetak gol. Kami tidak punya aura itu,” kata Solskjaer menambahkan.

Apakah dengan ini membuat United menyerah memburu gelar Liga Primer Inggris? Solskjaer menegaskan bahwa masih terlalu dini untuk angkat tangan.

“Tidak ada yang akan menyerah seawal ini. Musim ini tidak bisa diprediksi, hidup tidak bisa diprediksi, segalanya bisa terjadi dan tentu kami tidak akan puas dengan posisi kedua,” tegasnya, seperti dilansir dari Merdeka99.

Susunan Pemain West Ham versus Manchester United:

West Brom: Sam Johnstone; Lee Peltier (Darnell Furlong 46′), Semi Ajayi, Kyle Bartley, Conor Townsend; Okay Yokuslu (Jake Livermore 67′); Robert Snodgrass (Matthew Phillips 87′), Ainsley Maitland-Niles, Conor Gallagher, Matheus Pereira; Mbaye Diagne.

Pelatih: David Moyes

Manchester United: David de Gea; Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Harry Maguire, Luke Shaw; Scott McTominay, Fred (Donny van de Beek 80′); Marcus Rashford, Bruno Fernandes, Anthony Marital (Mason Greenwood 66′); Edinson Cavani.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer