Informasi Dunia Olah Raga Indonesia & Mancanegara Aktual Terpercaya
  • Sports Award - 2019

    Number #1 Sports News
  • Global Certificate

    ISO 9001:2019
  • Award Winning

    Berita Olah Raga Terbaik 2019
By - Writter

Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Gagal ke Final Indonesia Masters 2022

Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal melangkah ke partai final Indonesia Masters 2022. Unggulan pertama yang dijuluki The Minoins itu harus mengakui keunggulan pasangan non-unggulan dari China, Liang Wei Keng/Wang Chang.

Tampil di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/6/2022) malam, The Minions di luar dugaan takluk dua gim langsung, 17-21, 10-21.

Marcus mengatakan seusai pertandingan, keduanya sudah mengerahkan segenap kemampuan. Pasangan yang berperingkat 424 dunia itu berhasil memberikan perlawanan berarti. Marcus sendiri mengakui dirinya masih dalam proses pemulihan usai operasi mata kaki di Portugal beberapa waktu lalu.

Pada laga ini, pasangan peringkat satu dunia itu mengaku sudah mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik saat melawan ganda putra Negeri Tirai Bambu itu.

“Hari ini berjalan dengan sangat baik, saya juga masih masa recovery. Latihan juga belum maksimal, di samping lawan bermain sangat baik dengan tampil menekan,” beber Marcus melansir siaran pers Humas PP PBSI.

Marcus yang biasa disapa Sinyo itu menyebut dirinya sudah tampil maksimal walau hanya memiliki waktu latihan dua minggu.

“Saya pribadi sudah mencoba maksimal di laga ini. Meski baru berlatih satu dua minggu saya terus mencoba,” tambahnya.

Kevin tetap melihat positif hasil tersebut. Ia menilai kondisi keduanya masih di jalur positif.

“Bersyukur bisa melewati pertandingan ini dengan baik. Sejauh ini kondisi masih terjaga,” beber Kevin.

The Minions bersama Anthony Sinisuka Ginting gagal mengatasi lawan-lawannya di babak semifinal turnamen level Super 500 ini.

Ginting gagal melewati hadangan unggulan pertama dari Denmark, Viktor Axelsen. Performa Ginting antiklimaks dan menyerah straight set, 15-21, 15-21.

Sementara itu dua wakil lainnya berhasil melangkah ke babak final. Salah satunya adalah ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Ganda putri peraih medali emas SEA Games 2021 itu menang straight set atas wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dengan skor 21-23, 21-14, 21-14.

Hasil positif juga diraih Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Keduanya berhasil membungkam wakil China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong, 21-17, 21-17, skaligus menggagalkan terjadinya final sesama pemain Negeri Tirai Bambu.

Hasil semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2022:

1) Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) vs Seo Seung Jae/Chae Yu Jung (Korea Selatan) 19-21, 21-14, 21-12

2) Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) vs Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong (Korea Selatan) 21-12, 21-13

3) Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis) vs Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran (Thailand) 22-20, 21-12

4) Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia) 21-23, 21-14, 21-14

5) Chou Tien Chen (Taiwan) vs Loh Kean Yew (Singapura) 21-16, 8-21, 21-19

6) Viktor Axelsen (Denmark) vs Anthony Sinisuka Ginting 21-15, 21-15

7) Ratchanok Intanon (Thailand) vs Han Yue (China) 13-21, 21-14, 21-18

8) Liang Wei Keng/Wang Chang (China) vs Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo 21-17, 21-10

9) Chen Yu Fei (China) vs He Bing Jiao (China) 21-17, 21-14

10) Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs He Ji Ting/Zhou Hao Dong (China) 21-17, 21-17

The Minions Jadi Wakil Semata Wayang Indonesia di Final BWF World Tour Finals 2021
By - Writter

The Minions Jadi Wakil Semata Wayang Indonesia di Final BWF World Tour Finals 2021

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon aka The Minions menjadi wakil semata wayang Indonesia di final BWF World Tour Finals 2021.

The Minions Jadi Wakil Semata Wayang Indonesia di Final BWF World Tour Finals 2021

Pasangan ganda putra berjuluk The Minions itu melangkah ke final usai mengalahkan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 asal Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lin.

SITUS AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA IDNSLOT - CLUBPOKERONLINE

The Minions menang usai bertarung tiga gim 18-21, 23-21, 21-17 pada Sabtu, 4 Desember 2021 di Nusa Dua, Bali.

“Mereka bermain dengan tenaga yang cukup banyak, saat bermain terlihat tenaganya kencang banget,” beber Marcus usai pertandingan seperti siaran pers PBSI.

Lebih lanjut Marcus mengatakan ia dan Kevin sudah menampilkan yang terbaik untuk membendung pasangan asal Taiwan itu.

“Kami sudah mencoba melakukan yang terbaik pada laga ini,” sambungnya.

Hal senada dikatakan Kevin. Menurutnya, Lee/Wang tampil lebih baik ketimbang saat penyisihan grup. Saat itu, The Minions menang straight set 23-21 dan 21-19 dalam waktu 22 menit.

“Saya juga merasa bahwa mereka lebih baik dari pertemuan sebelumnya. Kami hanya ingin bermain mengeluarkan permainan yang terbaik pada setiap pertandingannya,” aku Kevin.

Pertandingan ini sempat diwarnai protes Lee/Wang di gim ketiga dalam kedudukan 15-13. Pukulan lawan sempat mengenai Marcus sebelum keluar dari bidang permainan.

Namun, protes tersebut tak diindahkan sang pengadil pertandingan. Wasit tetap memberi poin kepada The Minions.

“Sebenarnya mengenai saya, saya sudah bilang kepada wasit kalau kok terkena saya. Tetapi, wasit tetap pada keputusannya. Masa’ poin dibatalkan,” ungkap Marcus.

Selanjutnya The Minions akan menghadapi pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di partai puncak pada Minggu (5/12). Hoki/Kobayashi ke partai final usai mengalahkan pasangan Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dengan skor 21-18, 21-15.

Nasib berbeda dialami pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Pasangan juara Olimpiade Tokyo 2021 itu terhenti di babak semifinal usai menyerah dari pasangan Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida.

Bertarung di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 4 Desember 2021 pagi WIB, Greys/Apri takluk usai bertarung rubber game 21-14, 13-21, dan 23-21 dalam waktu lebih dari satu jam.

“Kami masih tidak menyangka saja bisa kalah. Karena kami sudah tampil semaksimal yang kami bisa,” ungkap Greysia usai laga.

Namun demikian, pemain senior itu tak menampik bahwa hasil pertandingan berbeda dari yang diyakini itu. Yang bisa dilakukan saat ini adalah mengevaluasi permainan untuk pertandingan selanjutnya.

“Tetapi inilah kenyataannya. Kami harus menerima dan menjadi evaluasi bersama pelatih untuk ke depannya,” sambungnya.

situs judi online terpercaya

Greys tak menampik ada aspek-aspek tertentu dari keduanya yang harus menjadi bahan evaluasi. Konsistensi dan mental harus terus dibenah.

“Konsistensi kami yang kurang. Untuk itu, kami segera lakukan perbaikan fisik dan mental serta konsistensi dalam menterang perlu diperbaiki,” ungkap Greys.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineAgen Poker Online Indonesia.

Kevin Sanjaya/Marcus Gideon Juara, Praveen/Melati Runner-up Hylo Open 2021
By - Writter

Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Sukses Balas Dendam Atas Lee Yang/Wang Chi-Lin

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon memetik kemenangan di laga pertama fase Grup A BWF World Tour Finals 2021. Juara Indonesia Open 2021 itu berhasil membalas kekalahan atas wakil Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lin dalam dua gim 23-21, 21-19.

Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Sukses Balas Dendam Atas Lee Yang/Wang Chi-Lin

Pertandingan yang digelar di Nusa Dua, Bali, Rabu (1/12/2021) berlangsung tak sampai satu jam. Ganda putra nomor satu dunia bermain apik sejak awal. Keduanya bisa meredam lawannya yang berstatus peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

SITUS AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA IDNSLOT - CLUBPOKERONLINE

Usai pertandingan, Marcus Gideon mengatakan kemenangan tersebut patut disyukuri. Keduanya mengakui tidak mudah menghadapi pasangan Taiwan itu.

“Hari ini kami bersyukur bisa memenangkan pertandingan. Kami tahu lawan juga bagus, tetapi kami bermain lebih tenang dan mengatur strategi. Kami di laga ini bersusah payah memenangkan pertandingan,” beber Marcus melansir siaran pers Humas PP PBSI.

Kemenangan ini selain menjadi awal yang baik bagi The Minions, sekaligus menjadi pembalasan atas kekalahan yang diderita di panggung Olimpiade Tokyo. Saat tiu The Minions kalah rubber game 18-21, 21-15, dan 21-15.

“Kami tidak memikirkan rekor sebelumnya, kami hanya mau fokus di turnamen kali ini dan memberikan yang terbaik,” tandas Kevin.

Kemenangan ini tentu menjadi modal penting bagi The Minions untuk menghadapi laga selanjutnya. Keduanya akan menghadapi pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, Kamis (2/12).

The Minions tetap menargetkan kemenangan. Untuk itu, Kevin mengatakan mereka akan menjaga fokus dan konsentrasi.

“Kami mau tetap fokus karena di grup ini persaingannya sangat sulit dan mau setiap laganya,” ungkap Kevin.

Berbeda dengan The Minions, ganda putra pelapis Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan belum mampu mengukir kemenangan.

Pasangan debutan di panggung elite ini kembali takluk di laga kedua penyisihan grup. Kali ini keduanya takluk dari wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan skor 21-12, 11-21, 18-21 dari Ong/Teo dalam tempo 56 menit.

“Pertandingan hari ini sangat melelahkan, kami mengeluarkan banyak stamina di gim pertama,” ungkap Yere usai pertanidngan.

Yere mengatakan keduanya berpeluang memetik kemenangan pertama. Sayangnya, mereka gagal memanfaatkan peluang di gim kedua.

“Sayang, di gim kedua kami kurang fokus, fisik kami sudah mulai terkuras. Akibatnya kami kalah lagi di pertandingan kali ini,” sambungnya.

Selain aspek fisik, Pram mengakui mental keduanya belum teruji untuk menghadapi kompetisi sebesar ini.

“Kami sejatinya memiliki rasa percaya diri bisa menang. Stamina kami kalau dilihat sama-sama capai dengan mereka. Tinggal siapa yang kuat di lapangan yang bisa memenangkan pertandingan,” kata Pram.

Walau belum meraih kemenangan di penyisihan Grup B, Pram mengakui keduanya mendapatkan banyak pelajaran dari dua laga yang sudah dijalani.

situs judi online terpercaya

Pram/Yere masih memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan. Kesempatan itu terjadi saat melakoni laga pamungkas grup menghadapi wakil Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov pada Jum`at (3/12/2021).

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineAgen Poker Online Terpercaya.

Hadapi Pasangan Inggris, Minions Menang Mudah di Laga Perdana Olimpiade Tokyo
By - Writter

Tekuk Wakil Malaysia, The Minions ke Semifinal Indonesia Open 2021

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melangkah ke babak semifinal Indonesia Open 2021. Pasangan berjuluk The Minions itu berhasil membungkam wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dalam pertarungan tiga gim dengan skor 14-21, 21-14, 21-16 dalam waktu 52 menit, di Nusa Dua, Bali, pada Jumat, 26 November 2021.

Tekuk Wakil Malaysia, The Minions ke Semifinal Indonesia Open 2021

Kevin mengakui tidak mudah bagi mereka menyingkirkan pasangan Malaysia itu. Unggulan pertama ini memuji wakil Negeri Jiran itu sudah memberikan perlawanan berarti.

SITUS AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA IDNSLOT - CLUBPOKERONLINE

“Pastinya hari ini lagi-lagi pertandingan yang tidak gampang. Lawan bermain sangat baik dan kita kehilangan gim pertama,” beber Kevin.

Marcus mengakui pula keduanya cukup kewalahan dengan permainan cepat lawannya. Walau kondisi fisik mereka belum pulih sepenuhnya keduanya tidak menjadikan hal itu sebagai alasan.

“Memang, lawan pada awal-awal bermain cepat sekali, kita juga secara tenaga belum bisa 100 persen. Tapi, itu bukan alasan juga sih,” beber Marcus.

Untuk meladeni lawannya yang bermain cepat sejak awal, The Minions berusaha tampil tenang dan tidak terpancing untuk bermain terburu-buru.

“Lawan memang menekan dari awal. Kita juga memang tidak buru-buru sekali, tidak mau cepat-cepat, karena tenaganya juga belum maksimal,” beber Marcus.

Selanjutnya pasangan nomor satu dunia ini akan menghadapi Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty untuk memperebutkan satu tiket final. Wakil India itu ke semifinal usai menekuk pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dari Malaysia dua gim langsung 21-19, 21-19.

Pertandingan semifinal akan digelar di tempat yang sama pada Sabtu, 27 November 2021. Kevin mengatakan keduanya akan berusaha tampil maksimal agar bisa melangkah ke partai pamungkas.

“Kita berusaha semaksimal dulu saja sih. Apa pun hasilnya kita syukuri. Siapa pun lawannya harus kita hadapi. Siapa pun itu, kita harus siap untuk melakukan yang terbaik,” tegas Kevin.

Sementara itu, satu-satunya harapan Indonesia di sektor ganda campuran harus terhenti di babak delapan besar.

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja menyerah dari pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Bøje dalam duel bertempo 60 menit dengan skor akhir 21-14, 11-21, 18-21.

“Sebenarnya, kami sudah menemukan pola permainannya, tetapi kembali lagi kesabaran dan kurang kontrol. Konsisistensi kami belum solid,” beber Gloria.

Sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi diakui pula oleh Hafiz. Selain soal mental dan fisik, keduanya harus bisa mengatasi berbagai tantangan.

“Memang hari ini harus lebih kuat dari biasanya, karena kalau bermain dengan performa biasa saja, tidak bakal bertahan,” ujar Hafiz.

Walau gagal ke semifinal, Gloria bersyukur keduanya bisa tembus ke babak perempatfinal turnamen level Super 1000 itu.

situs judi online terpercaya

Sebelumnya, Christiansen/Bøje sepanjang berhasil membungkam sejumlah wakil tuan rumah. Pada babak pertama, keduanya mengalahkan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari 21-14 13-21 21-16. Christiansen/Bøje kemudian menyingkirkan unggulan kedua Praveen Jordan Melati Daeva Oktavianti 23-21 21-14.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlinePoker Online.

By - Writter

Kevin Sanjaya/Marcus Gideon Juara, Praveen/Melati Runner-up Hylo Open 2021

Indonesia meraih satu gelar dari Hylo Open 2021. Ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon memenangi “perang saudara” menghadapi junior mereka Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, pada babak final di Saarbrucken, Jerman, Minggu (7/11/2021) malam WIB.

Kevin Sanjaya/Marcus Gideon Juara, Praveen/Melati Runner-up Hylo Open 2021

“The Minions” meraih gelar turnamen BWF Super 500 ini usai membukukkan kemenangan straight set 21-14, 21-19 dalam tempo 34 menit.

SITUS AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA IDNSLOT - CLUBPOKERONLINE

Bagi unggulan pertama itu, gelar ini merupakan gelar pertama mereka sepanjang tahun ini. Tak heran usai pertandingan Kevin mengaku bersyukur bisa “pecah telur” gelar di tahun ini.

“Puji Tuhan bersyukur, senang bisa juara lagi. Di sini kami coba manfaatkan situasi karena pemain top yang hadir tidak banyak, lalu main enjoy saja dan nothing to lose karena memang sudah pasti lelah,” beber Kevin seperti dilansir dari Badminton Indonesia.

Sementara itu, pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal mencapai klimaks. Sebagai unggulan dua, Praveen/Melati tak bisa mengalahkan unggulan pertama dari Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerartanachai.

Praveen/Melatih menyerah dua gim langsung 20-22, 14-21 dalam pertandingan berdurasi 42 menit.

Selain gagal menambah koleksi gelar Indonesia, bagi Praveen/Melati ini merupakan kekalahan keempat secara beruntun dari total enam kekalahan dalam 10 pertemuan di antara mereka.

Sebelumnya, ganda campuran yang pernah meraih gelar All England itu takluk dari lawannya asal Thailand yang karib disapa Bass/Popor itu di semifinal Denmark Open 2021 pada Oktober lalu.

Secara keseluruhan, Thailand sukses keluar sebagai juara umum dengan meraih dua gelar. Selain dari ganda campuran, Thailand juga berjaya di nomor tunggal putri.

Sementara itu dua gelar lainnya diraih Singapura (tunggal putra) dan Jepang (ganda putri).

situs judi online terpercaya

Berikut hasil lengkap final Hylo Open 2021:

WD – Chisato Hoshi/Aoi Matsuda (JPN) vs Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (JPN) 22-20, 21-18

MD – Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1/INA) vs Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (INA) 21-14, 21-19

WS – Busanan Ongbamrungphan (5/THA) vs Yeo Jia Min (SIN) 21-10, 21-14

XD – Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (1/THA) vs Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (2/INA) 22-20, 21-14

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineIDN Poker Online.