Informasi Dunia Olah Raga Indonesia & Mancanegara Aktual Terpercaya
  • Sports Award - 2019

    Number #1 Sports News
  • Global Certificate

    ISO 9001:2019
  • Award Winning

    Berita Olah Raga Terbaik 2019
Kegagalan demi Kegagalan di Partai Final Buat Liverpool Kian Lapar Gelar
By - Writter

Kegagalan demi Kegagalan di Partai Final Buat Liverpool Kian Lapar Gelar

Liverpool adalah salah satu klub yang tengah menjadi sorotan para penggemar sepak bola dunia. Selain keluar sebagai juara Liga Champions Eropa musim lalu, klub berjuluk The Reds itu pun akan mengakhiri puasa gelar Liga Primer Inggris selama 30 tahun.

Sejak terakhir kali menjadi juara liga pada tahun 1990, Si Merah akan kembali menjadi yang terbaik di kompetisi tersebut pada musim ini. Saat ini Liverpool begitu kokoh di puncak klasemen dengan raihan total 82 poin dari 29 pertandingan. Liverpool unggul 25 poin dari Manchester City di urutan kedua.

Menurut kapten Liverpool, Jordan Henderson, pengalaman masa lalu ternyata sangat membentuk mental Liverpool saat ini. Klub tersebut tercatat pernah beberapa kali gagal di partai final sejumlah turnamen, mulai dari final Liga Champions hingga Liga Europa dan Piala Liga Inggris.

Liverpool nyaris menjadi juara Liga Champions Eropa pada musim 2017/2018. Sayangnya di partai final The Reds takluk dari Real Madrid. Selain itu Liverpool pun pernah kalah dari Sevilla di final Liga Europa dan takluk dari Manchester City di partai pamungkas Piala Liga Inggris.

“Itu adalah faktor besar. Bukan cuma final 2018, tapi final-final sebelumnya yang kami mainkan, juga final Liga Europa melawan Sevilla, Piala Liga Inggris di mana kami kalah dari Manchester City,” beber Henderson.

Lebih lanjut pemain internasional Inggris itu mengatakan kekalahan demi kekalahan yang dialami itu memjadi pelajaran penting bagi mereka. Momen-momen menyakitkan itu disadari amat berperan bagi klub untuk menumbuhkan rasa lapar untuk memperbaiki.

“Anda belajar dari semua itu dan memberi Anda rasa lapar yang lebih besar untuk memperbaikinya,” sambungnya.

Ia menegaskan timnya tidak pernah larut dalam kegagalan. Ia mengakui timnya puny acara untuk cepat bangkit dari keterpurukan.

“Setiap kali kami menghadapi kesulitan, kami bangkit dalam cara yang sangat bagus,” pungkasnya.

The Reds hanya butuh dua kemenangan lagi atau enam poin untuk mengunci gelar juara yang telah dinanti selama 30 tahun.

Meski begitu tim tersebut masih berpeluang untuk memecahkan rekor Manchester City sebagai tim dengan raihan poin terbanyak dalam satu kalender kompetisi Liga Inggris. Tim tersebut pernah meraih total 100 poin di musim kompetisi 2017/2018.

Saat ini Liverpool masih memiliki sembilan pertandingan sisa. Dengan demikian masih ada potensi untuk meraih maksimal 27 poin. Bila mampu menyapu bersih sembilan pertandingan maka poin Liverpool di akhir musim akan menjadi 109 poin.

Aston Villa versus Liverpool - carabao cup - www.idnsportsliga.com
By - Writter

Turunkan Tim Muda, Liverpool Keok di Perempat Final Carabao Cup 2019

Kiprah Liverpool di pentas Carabao Cup atau Piala Liga Inggris 2019 harus berakhir. The Reds gugur di babak perempat final setelah dikalahkan Aston Villa. Bermain di Villa Park pada Rabu, 18 Desember 2019 dini hari WIB, Liverpool keok dari tuan rumah dengan skor telak, 0-5.

Kekalahan ini tidak lepas dari formasi yang diturunkan Liverpool. Selain tanpa kehadiran pelatih utama, Jurgen Klopp, Liverpool diwakili oleh tim muda, U-23 yang diarsiteki Neil Critchley.

Penyebab Liverpool kandas di perempat final Carabao Cup 2019

Sementara itu Aston Villa tampil dengan kekuatan penuh. Sejak menit pertama, Liverpool sudah mendapat tekanan dari tuan rumah. Empat gol pun tercipta di paruh pertama masing-masing oleh Conor Hourihane, gol bunuh diri Morgan Boyes, serta dua gol Jonathan Kodjia. Sementara itu satu gol lainnya tercipta di akhir babak kedua oleh Wesley.

Aston Villa pun menjadi tim pertama yang lolos ke babak semi final, menanti calon lawan yang akan bertanding dini hari nanti.

Meski kalah telak, pelatih Liverpool U-23, Critchley tetap puas dengan performa anak asuhny. Menurutnya, timnya sudah tampil maksimal sejak menit pertama.

“Saya pikir kami luar biasa sejak peluit dibunyikan. Awal permainan fantastis, kami punya beberapa peluang, kami siap sejak momen pertama dan kami benar-benar tidak beruntung kebobolan dari tendangan bebas dan bola pantul yang kejam,” beber Critchley.

Lebih lanjut sang pelatih mengatakan timnya tampil baik. Namun demikian ia tak menampik kualitas antara kedua tim berbeda.

“Anda kemudian mendapati diri tertinggal 0-2, berpikir kami sebenarnya main bagus. Untuk waktu yang lama, saya kira kami main bagus, tapi Anda menerima kenyataan pahit soal kualitas yang Anda hadapi,” sambungnya.

Critchley: “Kami sulit bangkit…”

Ia mengatakan para pemain muda Liverpool kesulitan untuk bangkit di babak kedua. Ditambah lagi energi para pemain sudah terkuras di babak pertama.

“Kami sedikit kehabisan energi di babak kedua, yang bisa dimengerti, tapi itu adalah malam yang luar biasa dan saya kira tidak ada dari kami yang ingin itu berakhir,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui tim utama Liverpool sedang berada di Qatar untuk menjalani pertandingan Piala Dunia Antarklub. Tak heran pihak klub pun memutuskan untuk menurunkan tim muda di Piala Liga Inggris.

Susunan Pemain Aston Villa versus Liverpool

Aston Villa: Orjan Nyland; Ahmed El Mohamady, Ezri Konsa Ngoyo, James Chester (77′ Kortney Hause), Neil Taylor; Henri Lansbury, Douglas Luiz, Conor Hourihane; Jota, Trezeguet, Jonathan Kodjia (73′ Wesley).

Pelatih: Dean Smith

Liverpool: Caoimhin Kelleher; Ki-Jana Hoever (James Norris 82′), Sepp van den Berg, Morgan Boyes, Tony Gallacher; Pedro Chirivella, Herbie Kane, Isaac Christie-Davies (77′ Leighton Clarkson); Harvey Elliott, Tom Hill, Luis Longstaff (65′ Jack Bearne).

Pelatih: Neil Critchley

Liverpool vs Napoli 1-1 - www.idnsportsliga.com
By - Writter

Liverpool dan Napoli Berbagi Angka di Matchday 5 Liga Champions

Drama berbagi poin Matchday 5 Liga Champions

Liverpool dan Napoli harus berbagi angka di Matchday 5 Liga Champions Eropa. Pada pertandingan yang digelar di markas Liverpool di Stadion Anfield pada Rabu, 27 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, kedua tim bermain imbang 1-1.

Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Dejan Lovren di menit ke-65. Sementara itu gol tunggal tim tamu dilesatkan oleh Dries Mertens di menit ke-21.

Tambahan satu poin membuat Liverpool kini mengemas total 10 poin dari berada di puncak Grup E. Liverpool unggul satu poin dari Napoli di urutan kedua.

Usaha penetrasi sejak awal babak

Liverpool dan Napoli menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal kedua tim berusaha mencari peluang mencetak gol. Tim tamu akhirnya mampu membungkam pendukung tuan rumah setelah Lovren sukses memperdaya Alisson Becker di bawah mistar gawang Liverpool.

Gol ini berawal dari umpan terobosan Giovanni Di Lorenzo yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Mertens setelah lolos dari jebakan offside.

Lewat gol ini, sangat memacu semangat para pemain Liverpool untuk meningatkan intensitas serangan. Namun upaya tuan rumah baru berbuah manis di pertengahan babak kedua. Tepatnya di menit ke-65, seisi stadion Anfield bergemuruh setelah bola sepak pojok yang dikirim James Milner berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Lovren.

Gol ini membuat intensitas pertandingan semakin meningkat. Namun hingga laga usai skor tak juga berubah.

Klopp: “Kami sulit mengembangkan pola permainan…”

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan mereka cukup kesulitan untuk mengembangkan permainan terutama setelah tertinggal lebih dulu. Ia menilai Partenopei bermain tertutup sejak menit pertama.

“Dengan bagaimana Napoli menyusun pola, tidak membantu ketika mereka mencetak gol, mereka bisa mengikuti rencana permainan mereka sampai akhir. Kami memang tak tampil brilian, tapi kami menempatkan mereka dalam tekanan,” beber Klopp.

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan ia kurang puas dengan performa timnya terutama menjelang akhir babak pertama.

“Saya tak senang dengan 15 menit terakhir babak pertama. Babak kedua berjalan intens dan tentu saja tidak mudah, mereka sungguh mempertahankan gol yang mereka punya. Kami tidak mendapatkan peluang-peluang terbesar, mungkin cuma satu atau dua,” sambungnya.

Susunan pemain Liverpool versus Napoli

Liverpool: 1-Alisson Becker; 12-Joe Gomez, 6-Dejan Lovren, 4-Virgil van Dijk, 26-Andy Robertson; 3-Fabinho, 7-James Milne; 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino, 11-Mohamed Salah

Pelatih: Juergen Klopp

Napoli: 1-Alex Meret; 6-Mario Rui, 26-Kalidou Koulibaly, 44-Kostas Manolas, 19-Nikola Maksimovic; 8-Fabian, 20-Piotr Zielinski, 5-Allan, 22-Giovanni Di Lorenzo; 11-Hirving Lozano, 14-Dries Mertens

Pelatih: Carlo Ancelotti

Mane dan Firmino Tentukan Kemenangan Liverpool Atas Crystal Palace - www.idnsportsliga.com
By - Writter

Mane dan Firmino Tentukan Kemenangan Liverpool Atas Crystal Palace

Kandaskan Crystal Palace di kandang sendiri, Mane dan Firmino penentu kemenangan Liverpool

Sadio Mane dan Roberto Firmino menjadi penentu kemenangan Liverpool di pekan ke-13 Liga Primer Inggris saat menghadapi tuan rumah Crystal Palace di Stadion Selhurst Park. Laga yang digelar pada Sabtu, 23 November 2019 itu berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan tim tamu.

Sadio Mane mencetak gol di menit ke-49 sebelum digandakan oleh Roberto Firmino di menit ke-85. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dicetak oleh Wilfried Zaha di menit ke-82.

Tambahan tiga poin membuat Liverpool tak tergoyahkan di puncak klasemen sementara. Klub berjuluk The Reds itu mengemas total 37 poin dari 13 pertandingan, unggul delapan poin dari Leicester City di urutan kedua. Sementara itu kekalahan ini membuat Palace tertahan di papan bawah, tepatnya di posisi ke-13 dengan tabungan total 15 poin dari 13 pertandingan.

Kemenangan Liverpool tidak mudah

Liverpool memang menguasai jalannya pertandingan. Namun tidak mudah bagi Si Merah untuk mencetak gol. Buktinya sepanjang babak pertama, tuan rumah mampu menjaga gawangnya dari kebobolan. Skor kaca mata mengiringi kedua tim ke ruang ganti.

Liverpool baru bisa mencetak gol di awal babak kedua. Berawal dari umpan Andrew Robertson, Sadio Mane melanjutkan dengan sepakan yang berhasil menggetarkan gawang tuan rumah. Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan di menit ke-82. Umpan Andros Townsend berhasil diselesaikan dengan baik oleh Zaha.

Firmino berhasil eksekusi bola

Liverpool akhirnya mampu mencetak gol tambahan di menit ke-85. Gol ini berawal dari kemelut yang terjadi di mulut gawang tuan rumah. Firmino berhasil memanfaatkan bola liar untuk menggetarkan gawang tuan rumah. Ternyata gol ini sekaligus menjadi yang terakhir di laga ini.

Liverpool memang menguasai jalannya pertandingan. Namun tim tamu tak menampilkan permainan terbaik. Jordan Henderson dan kawan-kawan bahkan nyaris gagal mendulang poin di laga ini. Hal ini diakui oleh sang pelatih, Jurgen Klopp.

Menurut Klopp, timnya memang tampil kurang baik. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi kebugaran para pemain yang baru saja kembali dari laga internasional.

“Tantangannya ya itu, banyak pemain yang baru kembali dari laga internasional bersama negaranya masing-masing,” beber Klopp.

Klopp: “Saya maklumi…”

Lebih lanjut pelatih asal Jerman itu memaklumi situasi tersebut. Ia pun tak mau menyalahkan para pemainnya.

“Saya tidak masalah dengan permainan buruk anak-anak karena pada pertandingan seperti ini Anda hanya bisa memastikan para pemain berjuang demi hasil. Apakah seharusnya Liverpool bermain lebih baik? Tentu, tapi saat latihan kemarin masih ada saja sejumlah pemain yang mengeluh letih, cedera, itu bukan sesuatu yang bagus,” lanjutnya.

Susunan Pemain Crystal Palace versus Liverpool

Crystal Palace (4-5-1): Vicente Guaita; Joel Ward (Martin Kelly 70′), James Tomkins, Gary Cahill, Patrick Van Aanholt; Andros Townsend, Luka Milivojevic, James McArthur, Cheikhou Kouyate (Jeffrey Schlupp 72′), Wilfried Zaha; Jordan Ayew (Christian Benteke 76′).

Pelatih: Roy Hodgson

Liverpool (4-3-3): Alisson; Trent Alexander-Arnold, Dejan Lovren, Virgil Van Dijk, Andrew Robertson; Georginio Wijnaldum, Jordan Henderson (James Milner 79′), Fabinho; Alex Oxlade-Chamberlain (Divock Origi 64′), Roberto Firmino (Joe Gomez 89′), Sadio Mane.

Pelatih: Jurgen Klopp

IDNSPORTSLIGA.COM - MANCHESTER UNITED IMBANGI LIVERPOOL
By - Writter

Liverpool Diimbangi Manchester United, Klopp Komentari VAR

Hasil imbang menjadi akhir dari pertarungan Manchester United kontra The Reds

Liverpool harus puas diimbangi Manchester United di pekan kesembilan Liga Primer Inggris pada Minggu, 20 Oktober 2019 malam WIB. Kedua tim mengakhiri pertandingan di Stadion Old Trafford itu dengan skor imbang 1-1.

Di balik hasil imbang ini tersembur komentar terkait sepak terjang Martin Atkinson dan VAR. salah satunya datang dari pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Pelatih asal Jerman itu menyayangkan penggunaan VAR di laga tersebut.

Klopp: “Sistem VAR juga bisa salah”

Ia menyoroti dua keputusan penting sang pengadil pertandingan di laga itu. Pertama, saat mensahkan gol Marcus Rashford dan kedua tatkala menganulir gol Sadio Mane. Menurut Klopp, wasit seharusnya mengambil keputusan berbeda andai tidak berpatok pada VAR.

Jurgen Klopp - IDNSPORTSLIGA.COM

“Saya pikir banyak orang akan berpikir pada proses gol itu terjadi pelanggaran terlebih dahulu. Saya pun demikian,” beber Klopp mengomentari proses terjadinya gol tuan rumah.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu menilai jika tidak ada alat bantu tersebut, Atkinson akan menilai terjadi pelanggaran sebelum Rashford mencetak gol.

“Dengan adanya VAR, wasit belum tentu yakin 100 persen ketika terjadi pelanggaran. Andai tidak ada VAR, saya yakin Atkinson akan melihat hal itu sebagai pelanggaran,” sambungnya.

Solskjaer: “Faktor keberuntungan saja”

Klopp coba membandingkan keputusan wasit dan penggunaan VAR pada pertandingan Manchester City kontra Crystal Palace. Saat itu Kevin De Bruyne dilanggar di kotak terlarang, namun wasit tak menunjuk titik putih.

ole gunnar solskjaer - manchester united - IDNSPORTSLIGA.COM

“Dalam proses gol (Rashford), saya yakin putusan wasit akan berubah, tetapi ternyata tidak. Lihat Man City kemarin. De Bruyne jelas dilanggar dan seharusnya Man City dapat penalti,” sambungnya.

Sementara itu pelatih Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer mengakui hasil tersebut tidak lepas dari keberuntungan. Ia menyebut timya diuntungkan dengan penggunaan VAR sehingga terhindar dari kekalahan.

“Hari ini, kami berada pada pihak yang diuntungkan lantaran putusan VAR. Soal pelanggaran (Lindelof), mungkin hanya terjadi sentuhan ringan. Namun, ketika gol Sadio Mane tidak disahkan, itu jelas handsball,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan hasil tersebut memberi dampak berarti bagi timnya. Ini menjadi titik balik timnya ke jalur positif.

“Kemenangan mungkin lebih baik. Namun, hasil imbang ini sudah cukup mengembalikan kami ke trek yang benar. Meski hasil ini tidak cukup (memuaskan), tetapi sudah bisa untuk mengembalikan kepercayaan diri,” tegas mantan pemain Manchester United dan timnas Norwegia itu.

Satu-satunya gol United di laga itu dicetak oleh Marcus Rashford di menit ke-36. Sementara gol tunggal tim tamu dicetak oleh Adam Lallana di menit ke-85.

Pasrahkan hasil imbang

Hasil imbang ini mengakhiri catatan kemenangan beruntun Liverpool sejak awal musim. Di sisi lain menjaga keangkeran Old Trafford di mata Liverpool. Sebagaimana diketahui, Liverpool tak pernah menang saat bermain di kota Manchester.

Meski hanya mendapat satu poin, Liverpool tetap menguasai posisi puncak. Tim besutan Jurgen Klopp itu mengemas total 25 poin dari sembilan pertandingan. Liverpool unggul enam poin dari Manchester City di urutan kedua.

30 Nomine Ballon d'Or 2019 - IDNSPORTSLIGA.COM
By - Writter

Pengumuman 30 Nama Nominasi Ballon d’Or 2019

Siapa sajakah yang masuk dalam nominasi Ballon d’Or 2019?

Nominasi Ballon d’Or 2019 sudah diumumkan oleh penyelenggara acara penghargaan prestisius tersebut. Sebanyak 30 nama sudah dirilis ke publik. Tidak banyak kejutan yang ada. Nama-nama langganan seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo masih ada dalam daftar. Menariknya, kedua pemain langganan peraih penghargaan tersebut mendapat saingan dari para pemain Liverpool.

Tercatat tujuh pemain Liverpool menghuni daftar tersebut. Ketujuh pemain itu berasal dari sejumlah posisi mulai dari penjaga gawang hingga ujung tombak. Tujuh pemain tersebut adalah Alisson Becker (kiper), Virgil van Dijk,Trent Alexander-Arnold (bek), Georginio Wijnaldum (gelandang), hingga trisula lini depan yakni Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino.

The Reds mendominasi daftar nama nominasi Ballon d’Or 2019

Dari daftar yang dikeluarkan France Football dan L’Equipe ini, Liverpool menjadi satu-satunya klub dengan wakil terbanyak. Hal ini tidak lepas dari penampilan impresif klub tersebut musim lalu yang berpuncak dengan gelar juara Liga Champions Eropa.

Meski begitu Messi masih digadang-gadang bakal menjadi calon kuat penerima penghargaan tersebut. Ditambah lagi pemain asal Argentina itu berstatus pemain terbaik dunia versi Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA.

Polemik penghargaan bagi Messi

Meski demikian penghargaan yang diterima bintang Barcelona itu sempat menjadi polemik karena diduga terjadi sejumlah kecurangan. FIFA pun sudah memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.

“Kami telah mengecek dokumen voting yang telah dikirimkan oleh FA Nikaragua dan semua dokumen telah ditandatangani dan dikonfirmasi resmi,” beber pihak FIFA.

Lebih lanjut sang juru bicara FIFA menyebut tidak terjadi kecurangan dengan suara dari timnas Mesir.

“Suara pemain dan pelatih timnas Mesir untuk Mohamed Salah tidak sah karena tandatangan mereka dengan huruf kapital dan surat suara tidak ditandatangani oleh Sekjen federasi sepak bola Mesir,” sambung sumber yang sama.

30 Nomine Ballon d’Or 2019

Pengumuman 30 Nama Nominasi Ballon d'Or 2019 - IDNSPORTSLIGA.COM

  1. Virgil van Dijk ( Liverpool)
  2. Bernardo Silva (Manchester City)
  3. Son Heung-min (Tottenham)
  4. Robert Lewandowski (Bayern Munich)
  5. Roberto Firmino (Liverpool)
  6. Alisson Becker (Liverpool)
  7. Matthijs de Ligt (Juventus)
  8. Karim Benzema (Real Madrid)
  9. Georginio Wijnaldum (Liverpool)
  10. Sergio Aguero (Manchester City)
  11. Frenkie de Jong (Barcelona)
  12. Hugo Lloris (Tottenham)
  13. Dusan Tadic (Ajax)
  14. Cristiano Ronaldo (Juventus)
  15. Kylian Mbappe (Paris St-Germain)
  16. Trent Alexander-Arnold (Liverpool)
  17. Donny van de Beek (Ajax)
  18. Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal)
  19. Marc-Andre ter Stegen (Barcelona)
  20. Sadio Mane (Liverpool)
  21. Lionel Messi (Barcelona)
  22. Riyad Mahrez (Manchester City)
  23. Kevin de Bruyne (Manchester City)
  24. Kalidou Koulibaly (Napoli)
  25. Antoine Griezmann (Barcelona)
  26. Mohammed Salah (Liverpool)
  27. Eden Hazard (Real Madrid)
  28. Marquinhos (Paris St-Germain)
  29. Raheem Sterling (Manchester City)
  30. Joao Felix (Atletico Madrid)

Liga Champions Eropa - IDNSPORTSLIGA.COM
By - Writter

Liverpool Menang Telak Atas Genk di Matchday 3 Liga Champions

The Reds bantai Genk dengan hasil telak di Liga Champions Eropa

Liverpool tanpa kesulitan memetik kemenangan di matchday ketiga Liga Champions Eropa. Menghadapi KRC Genk di Luminus Arena pada Rabu, 23 Oktober 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, The Reds menang dengan skor telak 4-1.

Empat gol Si Merah disumbangkan oleh Alex-Oxlade Chamberlain di menit kedua dan 57, Sadio Mane di menit ke-77, dan Mohamed Salah di menit ke-87. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dilesatkan oleh Stephen Odey di menit ke-88.

pertarungan genk vs liverpool berakhir dengan skor telak - IDNSPORTSLIGA.COM

Liverpool masih di posisi kedua

Kemenangan ini membuat koleksi poin Liverpool menjadi enam dari tiga laga yang telah dijalani. Hanya saja klub besutan pelatih Jurgen Klopp itu masih berada di urutan kedua, tertinggal satu poin dari Napoli di posisi teratas. Sementara itu Genk masih mendekam di dasar klasemen dengan tabungan total satu poin dari tiga laga.

Liverpool sangat menguasai jalannya laga ini. Meski tampil di kandang lawan, Mohamed Salah dan kawan-kawan mampu memberikan ancaman serius sejak menit awal. Bukti ketajaman lini depan Liverpool sudah terlihat di awal pertandingan. Laga baru berjalan dua menit gawang tuan rumah sudah kebobolan.

Klopp: “Nikmati hasilnya”

Genk baru bisa mencetak gol hiburan jelang bubaran melalui pemain pengganti, Stephen Odey. Gol ini tercipta akibat gagalnya lini belakang Si Merah mengantisipasi pergerakan pemain lawan.

Meski menang telak, Klopp tak terlalu puas dengan pertandingan tersebut. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu menegaskan dirinya sama sekali tak menikmati pertandingan tersebut.

“Saya tidak terlalu menikmati permainan tetapi saya sangat menikmati hasilnya. Kami memiliki dua pertandingan tandang yang keduanya sulit karena alasan yang berbeda. Saya bahkan melihat kami tidak memainkan permainan kami,” beber Klopp.

Lebih lanjut pelatih asal Jerman itu mengatakan kini timnya akan mengalihkan perhatian pada pertandingan penting di pentas Liga Primer Inggris. Mereka akan menghadapi tim kuat Tottenham Hotspur.

“Dan sekarang kami harus kembali fokus untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Tottenham (di ajang Liga Inggris),” sambungnya.

Terlepas dari itu, Klopp memuji anak asuhnya terutama para pencetak gol di laga ini. Nama yang kerap disebut adalah Alex Oxlade-Chamberlain yang tampil gemilang dengan memborong dua gol.

“Gol pertama sangat brilian dan gol kedua bahkan lebih bagus (dua-duanya dicetak Oxlade-Chamberlain), dan semua gol kami luar biasa indah. Itu benar-benar momen yang hebat baginya (Oxlade-Chamberlain), tetapi saya akan mengatakan kepada Ox, kinerjanya sama persis dengan kinerja tim. Golnya sangat bagus tetapi sisanya lebih baik,” tegas Klopp.

Susunan Pemain Genk versus Liverpool

Genk: Gaetan Coucke; Joakim Maehle, Carlos Cuesta, Jhon Lucumi, Jere Uronen; Theo Bongonda (Dieumerci Ndongala 66′), Sander Berge, Bryan Heynen, Junya Ito (Ianis Hagi 87′); Mbwana Samatta; Paul Onuachu (Stephen Odey 81′).

Pelatih: Felice Mazzù

Liverpool: Alisson; James Milner, Dejan Lovren, Virgil van Dijk, Andrew Robertson (Joe Gomez 63′); Fabinho, Alex Oxlade-Chamberlain (Georginio Wijnaldum 73′), Naby Keita; Mohamed Salah, Sadio Mane, Roberto Firmino (Divock Origi 80′).

Pelatih: Jurgen Klopp

liverpool vs tottenham hotspur - IDNSPORTSLIGA.COM
By - Writter

Penalti Mohamad Salah Tentukan Kemenangan Liverpool Atas Spurs

Menjadi “Man of the Match”, Mohamad Salah kandaskan Spurs di Anfield

Tottenham Hotspur sukses memetik kemenangan di pekan ke10 Liga Primer Inggris. Menjalani laga berat kontra Tottenham Hotspur, The Reds menang dengan skor 2-1, berkat Mohamad Salah. Laga tersebut berlangsung di Stadion Anfield pada Minggu, 27 Oktober 2019.

Mohamad Salah menjadi penentu kemenangan tuan rumah Liverpool. Pemain internasional Mesir itu sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-75 sekaligus memastikan kemenangan Liverpool. Sementara itu satu gol Liverpool dicetak oleh Jordan Henderson di menit ke-52.

mohamad salah liverpool - IDNSPORTSLIGA.COM

The Reds dibobol sebelum menit pertama

Spurs yang bertindak sebagai tim tamu berhasil membungkam para pendukung tuan rumah saat pertandingan belum genap satu menit. Harry Kane sukses menggetarkan gawang Liverpool yang dijaga Alisson Becker sekaligus membuat Spurs unggul satu gol hingga babak pertama berakhir.

Tambahan tiga poin di laga ini membuat Liverpool memperlebar jarak dengan Manchester City yang beberapa jam sebelumnya sukses memetik kemenangan. Liverpool kini mengemas total 28 poin, unggul delapan angka atas Manchester Biru.

Sementara itu Spurs makin terpuruk di papan bawah. Tim besutan pelatih Mauricio Pochettino itu baru mengemas 12 poin dari 10 pertandingan dan harus puas berada di posisi ke-11. Bila tidak memperbaiki diri maka harapan The Lilywhites untuk mengakhiri kompetisi seperti musim sebelumnya akan bertepuk sebelah tangan.

Tampil mendominasi

Liverpool yang tampil di hadapan pendukung sendiri begitu mendominasi pertandingan. Namun gol cepat di awal pertandingan sempat mengejutkan tuan rumah. Berawal dari sepakan keras Son Heung-min yang membentur mistar gawang, dengan kecerdikannya Kane sukses melanjutkan bola dengan tandukan tanpa bisa digagalkan Alisson Becker.

“Kami memulai dengan baik, tetapi cara kami kebobolan sedikit kurang beruntung. Tottenham kemudian bertahan dengan baik, serangan balik mereka luar biasa. Tetapi hal terbaiknya adalah Anda tidak bisa melihat pengaruh dari gol mereka. Kami tidak gugup, kami tetap mengikuti rencana, melakukan segalanya dengan cara yang benar,” ungkap pelatih Liverpool, Jurgen Klopp usai laga.

Klopp: “Kiper Spurs hebat”

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan tim tamu tampil baik, terutama sang penjaga gawang yang mampu melakukan sejumlah penyelamatan gemilang.

”Kiper mereka melakukan penyelamatan luar biasa, tapi kami tetap tenang. Di babak pertama kami mengatakan permainan ini hanya memiliki satu masalah, skor. Ada satu atau dua hal yang bisa kami lakukan lebih baik dan beradaptasi sedikit,” lanjutnya.

Susunan pemain Liverpool versus Tottenham Hotspur

Liverpool: 1-Alisson Becker, 66-Trent Alexander-Arnold, 6-Dejan Lovren, 4-Virgil van Dijk, 26-Andrew Robertson, 3-Fabinho, 14-Jordan Henderson, 5-Georginio Wijnaldum, 10-Sadio Mane, 11-Mohamed Salah, 9-Roberto Firmino

Pelatih: Juergen Klopp

Tottenham Hotspur: 22-Paulo Gazzaniga, 3-Danny Rose, 4-Tobby Alderweireld, 24-Serge Aurier, 6-Davinson Sanchez, 17-Moussa Sissoko, 23-Christian Eriksen, 20-Dele Alli, 8-Harry Winks, 7-Son Heung-min, 10-Harry Kane

Pelatih: Mauricio Pochettino