Informasi Dunia Olah Raga Indonesia & Mancanegara Aktual Terpercaya
  • Sports Award - 2019

    Number #1 Sports News
  • Global Certificate

    ISO 9001:2019
  • Award Winning

    Berita Olah Raga Terbaik 2019
Kurang Beruntungnya AS Roma Paska Dipermalukan Lazio
By - Writter

AS Roma Terjungkal di Kandang Venezia

AS Roma kembali memetik hasil negatif. Kali ini Il Lupi terjungkal di kandang Venezia di pekan ke-12 Serie A Italia. Serigala Roma takluk dengan skor 2-3.

AS Roma Terjungkal di Kandang Venezia

Sepasang gol Roma dicetak oleh Eldor Shomurodov dan Tammy Abraham. Sementara itu tiga gol tuan rumah dicetak oleh Mattia Caldara di babak pertama dan Mattia Aramu dan David Okereke di paruh kedua.

SITUS AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA IDNSLOT - CLUBPOKERONLINE

Venezia yang mendapat sokongan dari penggemarnya bermain penuh percaya diri sejak menit awal. Buktinya, mereka mampu menggetarkan gawang tim tamu saat laga baru berjalan tiga menit. Tembakan Mattia Caldara dari jarak dekat berhasil menggetarkan gawang Roma.

Roma kemudian mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul. Namun, tuan rumah berhasil mencetak sepasang gol di babak kedua untuk mengunci kemenangan.

Tambahan tiga poin ini membuat Venezia kini mengumpulkan total 12 poin dari 12 laga dan merangkak naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara Serie A. Sementara itu, AS Roma turun ke posisi keenam dengan raihan total 19 poin dari 12 laga.

Pelatih AS Roma cukup berang ketika ditanya terkait peluang timnya finis di zona Liga Champions.

“Kamu punya pendapatmu, Saya punya pendapat sendiri. Sebagai pelatih, saya harus memberikan motivasi dan ambisi kepada para pemain dan diri saya sendiri. Ada yang mengatakan bahwa kami layak untuk tempat keempat, yang lain untuk mengatakan kami harus berjuang untuk tempat keempat.”

“Sampai menjadi mustahil secara matematis, saya ingin terus mengatakan tempat keempat adalah targetnya.”

Lebih lanjut pelatih asal Portugal itu menegaskan dirinya tidak terpancing dengan berbagai rumor yang tengah beredar. Ia memilih fokus pada kontraknya.

“Sebagai pelatih dengan kontrak tiga tahun, musim ini bisa menjadi musim yang menyakitkan bagi tubuh dan jiwa, tetapi tetap sangat, sangat penting bagi saya untuk memahami sesuatu yang tidak dapat saya pahami sebelum saya tiba.”

situs judi online terpercaya

Susunan pemain Venezia versus AS Roma:

Venezia (4-3-2-1): Romero; Haps, Ceccaroni, Caldara, Mazzocchi (Ebuehi 77′); Busio, Ampadu, Crnigoj (Sigurdsson 56′); Kiyine (Modolo 70′), Aramu (tessmann 77′); Okereke (Henry 89′)

AS Roma (3-4-1-2): Patricio; Ibanez, Kumbulla (Perez 66′), Mancini; El Shaarawy (Zaniolo 77′), Veretout, Cristante, Karsdorp (Zalewski 83′); Pellegrini; Abraham, Shomurodov (Mayoral 83′)

as roma
By - Writter

AS Roma Menang Telak di Fase Grup UEFA Conference League

AS Roma terus mendulang hasil positif di penyisihan grup UEFA Conference League. Menghadapi Zorya pada Jumat, 1 Oktober 2021 dini hari WIB, Serigala Roma menang tiga gol tanpa balas.

as roma

Tiga gol Il Lupi disumbangkan oleh Stephan El Shaarawy di menit ketujuh. Gol ini berawal dari umpan Ebrima Darboe.

situs judi online terpercaya

Gol kedua tercipta di menit ke-66. Sundulan Bryan Cristante menyambut sepak pojok berhasil dikonversi menjadi gol oleh Chriss Smalling melalui sundulan.

Dua menit berselang giliran Tammy Abraham yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini tidak lepas dari asis Nicolo Zaniolo. Gol itu sekaligus memastikan Roma mendulang poin sempurna.

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho senang dengan hasil tersebut. Menurut pria asal Portugal, hasil seperti itulah yang ia harapkan.

“Saya menyukai hasilnya, itulah yang penting pada akhirnya,” beber pelatih berjuluk The Special One.

Lebih lanjut, mantan juru taktik Manchester United dan Chelsea itu mengatakan kemenangan ini sekaligus menebus kegagalan mereka memetik kemenangan kontra Lazio di pentas Serie A.

“Beberapa hari yang lalu kami mendominasi saat melawan Lazio, namun kami kalah. Lalu, malam ini kami berhasil menang dan itu yang terpenting,” lanjutnya.

Kemenangan ini bukanlah akhir. Ia mengatakan mereka masih membutuhkan lima atau enem poin untuk mengamankan babak kualifikasi.

“Kami membutuhkan lima atau enam poin lagi untuk mengamankan kualifikasi. Banyak pemain harus istirahat, namun kami tidak memiliki pemain yang cedera, jadi itu semua positif,” pungkasnya.

Bagi Roma kemenangan ini menjadi modal penting untuk menghadapi agenda pertandingan selanjutnya. Giallorossi akan menghadapi Empoli di pekan ketujuh Serie A pada akhir pekan ini. Duel itu akan digelar di kandang sendiri di Stadion Olimpico pada Minggu, 3 Oktober 2021 malam WIB.

Saat ini Roma masih berada di papan atas klasemen sementara. Kemenangan di laga ini jelas menjadi target mereka untuk menjaga persaingan di papan atas.

situs agen judi bandar taruhan togel slot poker domino qq casino online terpercaya

Susunan Pemain Zorya versus AS Roma:

Zorya (4-3-3): Dmytro Matsapura; Denis Favorov (Igor Snurnitsyn 90′), Maksim Imerekov, Lovro Cvek, Dmytro Khomchenovskiy; Serhiy Buletsa (Shahab Zahedi 69′), Egor Nazarina, Vladyslav Kochergin; Vladyslav Kabayev (Maxim Lunev 83′), Artem Gromov (Raymond Owusu 90′), Allahyar Sayyadmanesh (Cristian 69′)

AS Roma (4-2-3-1): Rui Patricio; Roger Ibanez, Marash Kumbulla, Chris Smalling, Riccardo Calafiori; Ebrima Darboe (Amadou Diawara 70′), Bryan Cristante; Carles Perez (Nicolò Zaniolo 62′), Lorenzo Pellegrini (Gonzalo Villar 77′), Stephan El Shaarawy (Borja Mayoral 78′); Eldor Shomurodov (Tammy Abraham 62′).

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineAgen Slot Online.

By - Writter

AS Roma Takluk Oleh Moenchengladbach – Matchday 4 Liga Europa

Moenchengladbach berhasil membuat AS Roma takluk di Matchday 4

AS Roma takluk dan harus pasrah karena gagal memetik poin sempurna di pekan keempat Liga Europa. Menghadapi tuan rumah Borussia Moenchengladbach di Borussia Park pada Kamis, 6 November 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB, Serigala Roma takluk dengan skor 1-2.

Satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Federico Fazio di menit ke-64. Sementara itu sepasang gol tuan rumah lahir dari gol bunuh diri Federico Fazio di menit ke-35 dan lesatan Marcus Thuram di ujung laga, tepatnya di menit ke-90+5.

Roma turun ke urutan tiga klasemen Liga Europa

Kekalahan ini membuat Roma turun peringkat ke urutan ketiga dengan lima poin dari empat pertandingan. Sementara itu kemenangan ini membuat Borussia Moenchengladbach berhak menempati urutan kedua, unggul head to head dari Roma. Posisi teratas ditempati Istanbul Basaksehir yang sudah mengemas tujuh poin.

Kedua tim menampilkan permainan atraktif. Sejak menit pertama keduanya berusaha menguasai pertandingan. Beberapa peluang silih berganti tercipta. Secara umum, penguasaan bola relatif seimbang di antara kedua tim. Tuan rumah sedikit unggul dalam ball possession dengn presentase 52 persen berbanding 48 persen.

Gagal eksekusi peluang jadi penyebab kekalahan Roma

Namun demikian Serigala Roma memiliki peluang lebih banyak dengan 10 kesempatan tendangan dengan empat di antaranya mengenai sasaran. Sementara tuan rumah memiliki tiga “shot on target” dari total delapan percobaan.

Kedua tim sama-sama berpeluang lolos ke babak selanjutna. Hanya saja di laga selanjutnya Roma akan menghadapi pemuncak klasemen. Mereka wajib menang bila ingin lolos ke babak selanjutnya.

Pastore: “Ini sangat mengecewakan…”

Kekalahan di markas Moenchengladbach jelas mengecewakan kubu Serigala Roma. Sebagaimana dikatakan salah satu pemainnya, Javier Pastore. Menurut pemain asal Argentina itu timnya seharusnya mampu memenangi pertandingan dan tampil baik di laga itu.

Javier Pastore - IDNSPORTSLIGA.COM“Ini sangat mengecewakan, karena kami bermain sangat bagus di babak kedua, menciptakan begitu banyak peluang dan akan baik-baik saja andai dapat satu poin mengingat posisi di klasemen,” beber Pastore.

Lebih lanjut Pastore mengatakan kekalahan ini tidak lepas dari sejumlah kesalahan yang dilakukan. Hal ini berimbas pada gol yang mampu diciptakan tuan rumah, salah satunya adalah gol bunuh diri yang dilakukan rekan senegara Pastore.

“Kami membuat beberapa kesalahan ketika dapat ruang terbuka saat menyerang balik, mungkin ada rasa lelah karena kami memainkan banyak pertandingan beruntun, tapi tidak boleh ada alasan,” sambungnya.

Selanjutnya untuk menghadapi laga selanjutnya, Pastore menegaskan mereka wajib menang. Pertandingan tersebut akan digelar di kandang lawan pada 28 November mendatang. Kemenangan adalah harga mati bagi Roma.

“Kami tahu kami perlu tampil luar biasa di Istanbul, dengan determinasi dan rasa lapar. Kami melakukannya malam ini, cuma sayang sekali kami kebobolan di menit terakhir,” ungkap Pastore.

Susunan Pemain Borussia Monchengladbach versus AS Roma

Borussia Monchengladbach: Yan Sommer; Oscar Wendt (Ramy Bensebaini 85′), Tony Jantschke (Jonas Hofmann 29′), Nico Elvedi; Stefan Lainer,Mathhias Ginter, Denis Zakaria Zakaria; Florian Neuhaus (Alassane Plea 74′), Laszlo Benes, Marcus Thuram, Lars Stindl

Pelatih: Marco Rose

AS Roma: Pau Lopez; Davide Santon, Chris Smalling, Federico Fazio, Aleksandar Kolarov; Jordan Veretout, Gianluca Mancini (Amadou Diawara 59′); Nicolo Zaniolo (Cengiz Under 77′), Javier Pastore (Diego Perotti 80′), Justin Kluivert; Edin Dzeko

Pelatih: Paulo Fonseca

By - IDNSPORTSLIGA

Kurang Beruntungnya AS Roma Paska Dipermalukan Lazio

IDNSPORTSLIGA – Baru baru ini hasil yang kurang mengecewakan datang dari AS Roma yang baru saja menjalani pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di pekan yang ke 26. Bermain di kandang sendiri saat melawan Lazio, mereka harus dipermalukan dengan skor akhir 3-0. Tentu saja hasil tersebut menjadi hasil yang sangat memalukan bagi mereka saat tampil di depan pendukungnya sendiri. Pertandingan yang disebut dengan Derby Olimpico ini telah dikuasai oleh Si Elang Ibukota dengan hasil yang cukup mengejutkan. Kekalahan yang diderita oleh AS Roma ini hanya masalah faktor keberuntungan saja.

Kurang Beruntungnya AS Roma Paska Dipermalukan Lazio

AS Roma Lebih Diunggulkan

Seperti yang telah kita ketahui secara bersama sama bahwa sebelum pertandingan ini, AS Roma lebih diunggulkan untuk bisa mendapatkan kemenangan atas Lazio. Hal ini dapat dilihat dari catatan pertemuan dari kedua tim yang dimana dari tiga pertemuan yang terakhir AS Roma sukses mendapatkan kemenangan sebanyak dua kali penampilan. Dan satu pertandingan hanya berakhir dengan hasil imbang tanpa adanya sebuah gol. Bukan hanya itu saja, AS Roma memiliki performa tim yang lebih baik jika dibandingkan dengan Lazio dalam pertandingan ini. sebelum bentrok melawan Lazio, Serigala Ibukota berhasil mengemas empat kemenangaan secara beruntun.

Hasil tersebut tentunya membuat mereka sangat percaya diri untuk menatap pertandingan melawan Lazio. Sedangkan disisi yang lain Elang Ibukota hanya mendapatkan tiga kali kekalahan secara beruntun. Dan satu hasil imbang sebelum mereka bermain melawan AS Roma. Jelas saja dengan hasil yang mereka dapatkan tersebut tentunya tak akan mudah untuk bisa mengalahkan AS Roma di Derby Olimpico. Namun didalam dunia sepak bola, semua hal yang mustahil untuk terjadi bisa saja terwujud. Dan hasilnya pada pertandingan tersebut Lazio sukses mengalahkan AS Roma dengan skor mencolok 3-0. AS Roma seakan tak berdaya dan telah dibius dengan skema permainan impresif yang ditunjukkan oleh Lazio.

Penetrasi Yang Mandul Dari AS Roma

Jika dilihat lebih mendalam lagi, AS Roma mempunyai tujuh tembakan penjuru dan lebih dari lima tembakan yang mereka lesatkan ke gawang Lazio. Namun tak ada satupun gol yang mampu mereka dapatkan dari beberapa hasil percobaan ini. AS Roma sendiri juga menguasai jalannya pertandingan dengan baik setelah memiliki penguasaan bola yang mencapai 56% berbanding 44% dengan Lazio.

Penampilan yang ciamik dari penjaga gawang Lazio yakni Thomas Strakosha membuat beberapa peluang yang didapatkan oleh Edin Dzeko dan kawan kawan gagal menembus gawangnya. Sejak gol Caciedo di babak yang pertama telah membuat AS Roma sedikit tertekan. Di tambah lagi Immobile yang menggandakan lewat penalti membuat AS Roma semakin sulit mengejar. Skema permainan yang kacau dari AS Roma. Mampu dimanfaatkan oleh Cataldi untuk menutup pertandingan yang berjalan dengan hujan kartu kuning ini.