Informasi Dunia Olah Raga Indonesia & Mancanegara Aktual Terpercaya
  • Sports Award - 2019

    Number #1 Sports News
  • Global Certificate

    ISO 9001:2019
  • Award Winning

    Berita Olah Raga Terbaik 2019
By - Writter

Komentar Mourinho Jelang Final UEFA Conference League, Roma vs Feyenoord

AS Roma akan menghadapi Feyenoord di final UEFA Conference League 2021/2022 pada Kamis, 26 Mei 2022 dini hari WIB. Pertandingan itu akan digelar di Arena Kombetare, Tirana, Albania.

mourinho

Kedua tim akan berjuang merengkuh trofi di edisi pertama kompetisi kasta ketiga antarklub di Eropa ini. Roma ingin mendapatkan trofi pertama mereka di pentas Eropa setelah puasa gelar dalam beberapa tahun terakhir.

 

Sebagaimana ditegaskan pelatih Serigala Roma, Jose Mourinho, pertandingan ini tidak akan ditentukan oleh kharisma seorang pelatih.

“Saya tidak yakin kharisma saya akan membuat perbedaan. Final biasanya adalah laga terakhir di setiap musim. Semua laga final kompetisi Eropa adalah pertandingan terakhir,” beber Mourinho.

situs agen judi slot online terpercaya - rtp live slot gacor - 1bandar

Pelatih asal Portugal itu mengatakan pertandingan final ini bukan sesuatu untuk membuat sejarah. Namun, penting bagi mereka untuk menutup musim ini dengan gelar juara.

“Buat saya, final ini bukan sesuatu untuk membuat sejarah. Namun, kami bisa mengakhiri kerja keras sepanjang musim dan mencapai target.”

Sementara itu, pelatih Feyenoord, Arne Slot tetap mewaspadai strategi yang akan diterapkan Roma. Ia sungguh paham dengan kemampuan Mourinho dalam mengubah rencana pertandingan.

“Kami tahu apa yang akan terjadi dengan AS Roma. Namun, Anda tidak pernah tahu, terkadang pelatih mereka sedikit mengubah game plan,” beber Slot.

Pelatih asal Belanda itu tidak akan gentar menghadapi Roma. Pihaknya sudah mempersiapkan diri dengan baik.

“Akan tetapi, kami juga sudah banyak melihat (permainan Roma). Jadi, kami berharap telah mempersiapkan laga ini dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.

2 Pertemuan Sebelumnya:

26-02-2015 Feyenoord 1-2 Roma (UEL)
19-02-2015 Roma 1-1 Feyenoord (UEL)

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

02-05-22 Roma 0-0 Bologna (Serie A)
06-05-22 Roma 1-0 Leicester (CL)
10-05-22 Fiorentina 2-0 Roma (Serie A)
15-05-22 Roma 1-1 Venezia (Serie A)
21-05-22 Torino 0-3 Roma (Serie A)

5 Pertandingan Terakhir Feyenoord:

01-05-22 Fortuna Sittard 1-3 Feyenoord (Eredivisie)
06-05-22 Marseille 0-0 Feyenoord (CL)
08-05-22 Feyenoord 2-2 PSV (Eredivisie)
12-05-22 Go Ahead Eagles 0-1 Feyenoord (Eredivisie)
15-05-22 Feyenoord 1-2 Twente (Eredivisie)

Perkiraan susunan pemain AS Roma versus Feyenoord:

AS Roma (3-5-2) Rui Patricio; Gianluca Mancini, Chris Smalling, Roger Ibanez; Rick Karsdorp, Bryan Cristante, Sergio Oliveira, Luca Pellegrini, Nicola Zalewski; Nicolo Zaniolo, Tammy Abraham

Pelatih: Jose Mourinho

Feyenoord (4-4-2) Justin Bijlow; Lutsharel Geertruida, Gernot Trauner, Marcos Senesi, Tyrell Malacia; Fredrik Aursnes, Guus Til, Reiss Nelson, Orkun Kokcu; Luis Sinisterra, Cyriel Dessers

Pelatih: Arne Slot

Berita ini disponsori oleh 1BandarBandar Gacor.

By - Writter

Bidik Juara Eropa, Mourinho Ingin Akhiri Paceklik Gelar AS Roma

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho memiliki target tersendiri musim ini. Ia ingin mengakhiri paceklik gelar Serigala Roma.

Kesempatan emas itu terjadi di pentas UEFA Conference League. I Giallorossi akan menjamu Leicester City di leg kedua babak semifinal di Stadio Olimpico pada Jumat, 6 Mei 2022 dini hari WIB.

Roma harus menang bila ingin lolos ke final. Di leg pertama di kandang Leicester kedua tim bermain imbang, 1-1.

“Saya sangat menikmatinya. Saya senang setiap hari saya datang ke tempat latihan. Apakah saya ingin lebih? Ya saya ingin lebih. Apakah saya ingin musim depan bisa berpikir lebih besar? Ya,” beber Mourinho.

situs agen judi slot online terpercaya - rtp live slot gacor - 1bandar

“Saya tahu proyeknya, sifatnya dan saya senang berbagi setiap hari dengan para pemain,” sambungnya.

Pelatih asal Portugal itu mengatakan para pemain Roma juga bertekad untuk meraih gelar. Walau tidak mudah, ia menilai mereka layak untuk berpesta dengan satu gelar.

“Mereka ingin tumbuh, saya bersama mereka, saya mencoba memberikan semua yang saya miliki. Pekerjaan ini sangat berat bagi kami semua, saya pikir kami pantas untuk mengakhiri musim dengan sesuatu untuk dirayakan.”

Sebagaimana diketahui Roma terakhir kali meraih trofi Eropa adalah saat menjuarai Piala Anglo-Italia pada 1972 silam.

“Itu sama di setiap pertandingan, saya selalu mengatakan hanya ada satu pertandingan yang tidak saya menangkan, itulah pertandingan berikutnya.”

Menghadapi wakil Liga Primer Inggris itu, eks juru taktik Manchester United dan Chelsea itu mengakui laga tidak akan mudah.

“Ini perjalanan yang panjang bagi kami, perjalanan yang berbeda dari Leicester. Perjalanan kami adalah Liga Konferensi Eropa sejak hari pertama dan hari pertama sangat, sangat sulit,” pungkasnya.

Apakah Mourinho sanggup membawa Roma lebih dekat mengakhiri puasa gelar Eropa dalam 50 tahun terakhir?

Head to Head Leicester City vs AS Roma:

29/04/22 Leicester City 1 – 1 Roma

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

15/04/22 Roma 4 – 0 Bodo / Glimt
19/04/22 Napoli 1 – 1 Roma
23/04/22 Inter Milan 3 – 1 Roma
29/04/22 Leicester City 1 – 1 Roma
02/05/22 Roma 0 – 0 Bologna

5 Pertandingan Terakhir Leicester City:

17/04/22 Newcastle 2 – 1 Leicester City
21/04/22 Everton 1 – 1 Leicester City
23/04/22 Leicester City 0 – 0 Aston Villa
29/04/22 Leicester City 1 – 1 Roma
01/05/22 Tottenham 3 – 1 Leicester City

situs agen judi slot gacor terpercaya - 1bandar

Perkiraan Susunan Pemain AS Roma versus Leicester City:

AS Roma (3-4-3): Rui Patricio; Ibanez, Chris Smalling, Gianluca Mancini; Nicola Zalewski, Sergio Oliveira, Bryan Cristante, Rick Karsdorp; Lorenzo Pellegrini, Nicolo Zaniolo, Tammy Abraham.

Pelatih: Jose Mourinho

Leicester City (4-2-3-1): Kasper Schmeichel; James Justin, Jonny Evans, Wesley Fofana, Ricardo Pereira; Kiernan Dewsbury-Hall, Youri Tielemans; Marc Albrighton, Ademola Lookman, James Maddison; Jamie Vardy.

Pelatih: Brendan Rodgers

Berita ini disponsori oleh 1BandarAgen Slot Online.

By - Writter

Keuntungan Leicester City Saat Jamu AS Roma di Semifinal UEFA Conference League

Leicester City akan menjamu AS Roma di leg pertama semifinal UEFA Conference League pada Jumat, 29 April 2022 dini hari WIB di King Power Stadium.

Leicester yang dijuluki The Foxes memiliki keuntungan karena bermain di kandang sendiri.

Selain itu, tim besutan Brendan Rodgers itu mendapat tambahan keuntungan karena tidak memikirkan kondisi mereka di tabel klasemen Liga Primer Inggris. Hal tersebut dikemukakan pelatih AS Roma, Jose Mourinho.

“Leicester turun ke turnamen ini dari Liga Europa, sementara ini adalah pertandingan ke-13 kami di Conferecen League.”

bandar judi slot gacor online terpercaya dan agen bola online 1bandar

“Kami harus membayarnya di Serie A dengan kehilangan poin, setelah main di hari Kamis lalu Minggu. Tim dengan 30 pemain dengan level yang sama bisa merotasi dan tidak membayar dengan poin, tapi kami tidak punya itu.”

Sementara itu, Serigala Roma harus memikirkan nasib mereka di akhir musim. Bila masih ingin tampil di Liga Europa maka mereka harus finis di posisi lima besar.

“Keuntungan yang dimiliki Leicester adalah mereka tidak perlu khawatir soal posisi di Premier League, sementara kami masih jika ingin lolos ke Liga Europa, karena kami masih bisa finis di posisi mana pun antara posisi lima dan delapan di Serie A. Ini momen berat, tapi juga banyak motivasi.”

Terkait pertandingan ini, Mourinho yakin dengan pengalamannya bersama klub-klub top. Ia mengaku sudah sering merasakan atmosfer pertandingan semifinal di kompetisi Eropa.

“Saya sudah mencapai banyak semifinal kompetisi Eropa dan saya bilang tak peduli apa nama kompetisi dan potensinya, selalu 50-50,” pungkasnya.

5 Pertandingan Terakhir Leicester City:

10-04-22 Leicester 2-1 Palace (EPL)
14-04-22 PSV 1-2 Leicester (CL)
17-04-22 Newcastle 2-1 Leicester (EPL)
21-04-22 Everton 1-1 Leicester (EPL)
23-04-22 Leicester 0-0 Aston Villa (EPL)

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

08-04-22 Bodo/Glimt 2-1 Roma (CL)
10-04-22 Roma 2-1 Salernitana (Serie A)
15-04-22 Roma 4-0 Bodo/Glimt (CL)
19-04-22 Napoli 1-1 Roma (Serie A)
23-04-22 Inter 3-1 Roma (Serie A).

Perkiraan susunan pemain Leicester City vs AS Roma:

Leicester City (4-3-3): Schmeichel; Ricardo Pereira, Fofana, Jonny Evans, Castagne; Maddison, Tielemans, Dewsbury-Hall; Barnes, Vardy, Albrighton.

Pelatih: Brendan Rodgers.

AS Roma (3-4-2-1): Rui Patrício; Mancini, Smalling, Ibanez; Karsdorp, Cristante, Mkhitaryan, Zalewski; Pellegrini, Zaniolo; Abraham.

Pelatih: Jose Mourinho.

Berita ini disponsori oleh 1Bandar – Agen Slot Terpercaya.

By - Writter

Bekuk AS Roma, Inter Milan ke Semifinal Coppa Italia

Inter Milan terus melaju di Coppa Italia musim ini. Menghadapi AS Roma di babak perempat final yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza pada Rabu, 9 Februari 2022 dini hari WIB, Internazionale Milan menang dua gol tanpa balas.

Sepasang gol Inter dicetak oleh Edin Dzeko di babak pertama memanfaatkan asis Ivan Perisic dan Alexis Sanchez di menit ke-68 berkat umpan Matteo Darmian.

Kemenangan ini mengantar Inter Milan ke babak semifinal. Sementara itu, AS Roma harus terhenti.

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho mengatakan timnya sudah berusaha tampil bagus terutama di awal babak pertama.

“Kami tidak menang, tapi kalau saya bisa memblok lima menit pertama, saya melihat Roma yang main sangat bagus melawan Inter yang kuat,” beber Mourinho.

Lebih lanjut pelatih asal Portugal itu menilai timnya memiliki dua kesempatan emas di babak pertama. Mereka pun mampu mengendalikan laga setelah jeda.

“Kami punya dua peluang besar di babak pertama, lalu setelah jeda kami memegang kendali. Kami mengontrol, menekan dengan baik, merebut bola lagi di lapangan tengah, punya kualitas di sepertiga akhir.”

Mantan pelatih Manchester United, Real Madrid, dan Chelsea itu mengakui solidnya lini pertahanan lawan.

“Kami tidak menciptakan banyak peluang, karena tentu Inter punya pertahanan yang sangat bagus, tapi kami main bagus.”

“Gol kedua jelas mengubah pertandingan dan juga mengubah wasit. Saya kira secara taktik dia luar biasa sampai gol kedua, lalu dia berbeda setelah gol itu.”

Sementara itu pelatih Inter, Simone Inzaghi menilai timnya sudah tampil sangat bagus. Tidak mudah bagi mereka untuk menjinakkan Serigala Roma.

“Para pemain tampil sangat bagus, karena ini bukan laga yang mudah. Roma adalah tim berkualitas dengan skuat luar biasa, kami menguasai laga dengan baik, dan pantas lolos ke semifinal, setelah kekecewaan di akhir pekan kemarin.”

“Kami coba mengontrol pertandingan, tapi Anda pasti paham bakal ada saatnya berada dalam tekanan ketika menghadapi tim seperti Roma, Milan, Napoli, dan Liverpooo. Memang saya melihat ada beberapa peluang berbahaya, namun kami bisa bertahan dalam situasi itu malam ini.”

Susunan Pemain Inter Milan versus AS Roma:

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Alessandro Bastoni (Stefan de Vrij 45′), Milan Skriniar, Danilo D’Ambrosio; Matteo Darmian, Marcelo Brozovic, Arturo Vidal (Matias Vecino 85′), Nicolo Barella (Hakan Calhanoglu 85′), Ivan Perisic (Denzel Dumfries 85′); Edin Dzeko (Lautaro Martinez 76′), Alexis Sanchez.

AS Roma (3-4-1-2): Rui Patricio; Roger Ibanez (Marash Kumbulla 46′), Gianluca Mancini, Chris Smalling; Rick Karsdorp, Jordan Veretout (Bryan Cristante 70′), Sergio Oliveira (Lorenzo Pellegrini 70′), Matias Vina (Stephan El Shaarawy 76′); Henrikh Mkhitaryan; Nicolo Zaniolo, Tammy Abraham (Felix Afena-Gyan 89′).

By - Writter

Sisihkan Tim Serie B, AS Roma ke Delapan Besar Coppa Italia

AS Roma meraih hasil positif di babak 16 besar Coppa Italia 2021/2022. Menghadapi Lecce di Stadio Olimpico pada Jumat, 21 Januari 2022 dini hari WIB, Serigala Roma menang dengan skor 3-1.

Sisihkan Tim Serie B, AS Roma ke Delapan Besar Coppa Italia

Kemenangan atas tim Serie B itu mengantar Roma ke babak delapan besar. Roma sebenarnya lebih dahulu tertinggal saat Arturo Calabresi menggetarkan gawang Serigala Roma di menit ke-15.

situs judi online terpercaya - clubpokeronline idn slot

Namun, tuan rumah berhasil bangkit dengan mencetak tiga gol. Mula-mula oleh Marash Kumbulla di menit ke-40, Tammy Abraham di menit ke-54, dan Eldor Shomurodov di menit ke-81.

Kemenangan ini menjadi kado manis bagi sang pelatih Jose Mourinho yang mengungkapkan tekadnya untuk tetap bertahan. Mourinho menjadi salah satu nama yang ramai dikaitkan dengan Everton.

Terkait rumor tersebut, pelatih asal Portugal itu menegaskan dirinya masih bahagia bersama Roma.

“Soal emosi, gairah, empati, bahagia bekerja dengan Roma, saya bisa bilang nilainya 11 dari 10. Saya sungguh, sangat, sangat senang ada di klub di mana saya merasa orang-orang percaya kepada saya. Saya sangat senang,” beber Mourinho.

Lebih lanjut Mourinho berkata, “Dalam hal sepakbola, bermain untuk finis di antara posisi keempat dan kedelapan jelas bukan hal yang saya inginkan, tapi ini adalah proyek yang berbeda buat saya dan kami akan lebih baik musim depan.”

Terkait pertandingan kontra Lecce, Mourinho mengatakan dirinya sempat merasa frustras di babak pertama. Ia menilai penampilan timnya jauh dari harapan.

“Saya tidak membantah kalau saya sangat frustrasi di babak pertama, karena performa kami jelek. Meski demikian, sekarang saya gembira dan tidak akan menukar proyek Roma ini dengan yang lain.”

Mou menegaskan komitmennya untuk tetap bersama Roma setidaknya sesuai kontrak yang berdurasi tiga tahun.

“Saya sudah janji selama tiga tahun dan saya tidak akan pergi sebelum tiga tahun selesai. Ini juga proyek saya,” pungkasnya.

situs agen judi poker online terpercaya idnpoker

Susunan pemain AS Roma versus Lecce:

AS Roma (4-2-3-1): Patricio; Maitland-Niles (46′ Matias Vina), Ribanez, Karsdorp, Kumbulla; Veretout (46′ Zaniolo), Cristante; Afena-Gyan (64′ Shomurodov), Perez (46′ Mkhitaryan), Oliveira; T. Abraham

Lecce (4-1-4-1): Bleve (21′ Gabriel); Barreca, Dermaku (46′ Coda), Calabresi, Gendrey; Blin; Mariano (46′ Lucioni), Litskowski (65′ Farago), Gargiulo, Helgason (68′ Bjoerkengren); Olivieri

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlinePoker IDN.

By - Writter

Comeback Apik Juventus di Markas AS Roma

Juventus mencatatkan kemenangan di pekan ke-21 Serie A Italia. Bermain di Stadio Olimpico pada Senin, 10 Januari 2022 dini hari WIB, Nyonya Tua sukses memetik kemenangan dengan skor 4-3.

Comeback Apik Juventus di Markas AS Roma

Juventus sejatinya sempat tertinggal 1-3 sebelum mencetak tiga gol beruntun untuk mengunci poin sempurna.

situs judi online terpercaya - clubpokeronline idn slotEmpat gol tim tamu dicetak oleh Paulo Dybala, Manuel Locatelli, Dejan Kulusevski, dan Mattia De Sciglio. Sementara itu tiga gol tuan rumah disumbangkan oleh Tammy Abraham, Henrikh Mkhitaryan, dan Lorenzo Pellegrini.

Berkat kemenangan ini Juventus berhak atas tiga poin. Juventus kini mengemas total 38 poin dan berada di posisi kelima. Sedangkan Serigala Roma dengan 32 poin berada di posisi kedelapan.

Pelatih Roma, Jose Mourinho begitu kecewa dengan hasil tersebut. Selain mampu menguasai pertandingan, pihaknya juga sempat memimpin. Sayangnya, mereka harus merelakan poin sempurna kepada Juventus.

“Kami memegang kendali total selama 70 menit. Tim bermain dengan apik dan bermental memegang kendali, kami memulai dengan perkasa. Kami ingin melakukan pressing tinggi, mengontrol tempo, dan berinisiatif.”

“Semuanya berjalan lancar selama 70 menit, lalu tiba-tiba terjadilah kehancuran psikologis. Skor 3-2 membunuh kami, karena Felix [Afena-Gyan] bermain hebat… Saya menariknya keluar dan penggantinya [Eldor Shomurodov] benar-benar berantakan.”

Pelatih asal Portugal itu menilai timnya mengalami kendala dalam hal mentalitas. Juventus sukses menunjukkan mental baja.

“Saat kami membiarkan mereka membuat skor menjadi 3-2, tim dengan mentalitas baja seperti Juventus, dengan karakter yang kuat, rasa takut itu menyeruak. Kompleks psikologis. Skor 3-2 tak masalah buat saya, tetapi masalah buat mereka. Buat tim saya.”

“Pada akhirnya, ketika Anda terpuruk, Anda bangkit dan karakter Anda diuji. Tetapi ada orang-orang di ruang ganti yang agak terlalu baik hati, agak terlalu lemah.”

Sosok yang pernah menangani Real Madrid,  Porto, Chelsea, dan Manchester United sebenarnya berharap timnya bisa tampil konsisten hingga laga usai.

“Saya sudah bilang ke pemain, jika laga berakhir di menit ke-70, laga ini akan menjadi penampilan yang luar biasa. Sayangnya saat itu belum berakhir.”

situs agen judi poker online terpercaya idnpoker

Susunan Pemain AS Roma versus Juventus:

AS Roma: Rui Patricio; Ibanez, Bryan Cristante, Chris Smalling; Ainsley Maitland-Niles, Lorenzo Pellegrini (Borja Mayoral 87′), Jordan Veretout (Carles Perez 78′), Henrikh Mkhitaryan, Matias Vina; Tammy Abraham, Felix Afena-Gyan (Eldor Shomurodov 71′).

Juventus: Wojciech Szczesny; Juan Cuadrado, Matthijs de Ligt, Daniele Rugani, Mattia De Sciglio; Weston McKennie, Manuel Locatelli, Rodrigo Bentancur (Arthur 63′); Paulo Dybala (Giorgio Chiellini 82′), Moise Kean (Alvaro Morata 63′), Federico Chiesa (Dejan Kulusevski 32′).

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineGame Poker Online.

By - Writter

AS Roma Pesta Empat Gol ke Gawang Atalanta

AS Roma mencatatkan hasil meyakinkan di pekan ke-18 Serie A Italia. menghadapi Atalanta pada Sabtu, 18 Desember 2021, Serigala Roma menang dengan skor telak, 4-1.

AS Roma Pesta Empat Gol ke Gawang Atalanta

Empat gol Giallorossi dicetak oleh Tammy Abraham di menit pertama dan 82, Nicolo Zaniolo di menit ke-27, dan Chris Smalling di menit ke-72.

situs agen judi poker online terpercaya idnpoker

Satu-satunya gol Atalanta lahir dari gol bunuh diri Bryan Cristante di akhir babak pertama.

Kemenangan ini tentu memberi Roma tiga angka. Roma kini mengemas total 31 poin dari 18 laga dan berada di posisi kelima. Roma berjarak lima angka dari Napoli di posisi keempat. Sementara itu, Atalanta gagal mengkudeta AC Milan di posisi kedua.

Atalanta tertahan di posisi ketiga dengan raihan total 37 poin dari 18 pertandingan. Atalanta tetap berjarak dua angka dari Milan di posisi kedua.

“Ada perbedaan mendasar antara saya dan Gasperini. Dia sudah bekerja di Atalanta selama enam tahun, sementara saya di Roma baru enam bulan,” ungkap Jose Mourinho.

“Itu bukan cuma berarti banyak sesi latihan, tapi juga 12 bursa transfer berbanding satu. Atalanta adalah klub luar biasa, sangat stabil, saya dulu tahunya mereka tim papan tengah, tapi sekarang mereka langganan Liga Champions dan menjadi penantang scudetto.”

Pelatih AS Roma itu mengatakan di antara dua klub terdapat perbedaan signifikan.

“Ada perbedaan signifikan antara dua klub, tapi juga ada satu hal yang tidak saya ragukan: kami bisa menang. Sepakbola adalah sepakbola dan kami punya pemain berbakat, semangat tim yang luar biasa, dan kami ke sana untuk menang.”

“Kalau Anda meminta saya tetap di rumah jika saya dijamin dapat satu poin di Bergamo, saya tidak akan menerimanya. Saya ingin menguji diri saya melawan Atalanta, dengan respek dan kekaguman atas kerja mereka,” pungkas pelatih asal Portugal itu.

situs judi online terpercaya

Susunan pemain Atalanta versus AS Roma:

Atalanta (3-4-3): Musso; Djimsiti (Muriel 34), Palomino, Toloi; Pezzella (Maehle 78), Freuler, De Roon (kuning 7), Hateboer (Zappacosta 79); Pasalic (Miranchuk 64), Zapata, Ilicic (Malinovskyi 46).

Pelatih: Gian Piero Gasperini.

AS Roma (3-4-1-2): Patricio; Ibanez (kuning 49), Smalling, Mancini (kuning 74); Vina, Cristante, Veretout (Kumbulla 90+1), Karsdorp; Mkhitaryan (Calafiori 89); Abraham (Bove 90+1), Zaniolo (kuning 9) (Shomurodov 69).

Pelatih: Jose Mourinho.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineIDNPOKER.

Kurang Beruntungnya AS Roma Paska Dipermalukan Lazio
By - Writter

AS Roma Terjungkal di Kandang Venezia

AS Roma kembali memetik hasil negatif. Kali ini Il Lupi terjungkal di kandang Venezia di pekan ke-12 Serie A Italia. Serigala Roma takluk dengan skor 2-3.

AS Roma Terjungkal di Kandang Venezia

Sepasang gol Roma dicetak oleh Eldor Shomurodov dan Tammy Abraham. Sementara itu tiga gol tuan rumah dicetak oleh Mattia Caldara di babak pertama dan Mattia Aramu dan David Okereke di paruh kedua.

SITUS AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA IDNSLOT - CLUBPOKERONLINE

Venezia yang mendapat sokongan dari penggemarnya bermain penuh percaya diri sejak menit awal. Buktinya, mereka mampu menggetarkan gawang tim tamu saat laga baru berjalan tiga menit. Tembakan Mattia Caldara dari jarak dekat berhasil menggetarkan gawang Roma.

Roma kemudian mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul. Namun, tuan rumah berhasil mencetak sepasang gol di babak kedua untuk mengunci kemenangan.

Tambahan tiga poin ini membuat Venezia kini mengumpulkan total 12 poin dari 12 laga dan merangkak naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara Serie A. Sementara itu, AS Roma turun ke posisi keenam dengan raihan total 19 poin dari 12 laga.

Pelatih AS Roma cukup berang ketika ditanya terkait peluang timnya finis di zona Liga Champions.

“Kamu punya pendapatmu, Saya punya pendapat sendiri. Sebagai pelatih, saya harus memberikan motivasi dan ambisi kepada para pemain dan diri saya sendiri. Ada yang mengatakan bahwa kami layak untuk tempat keempat, yang lain untuk mengatakan kami harus berjuang untuk tempat keempat.”

“Sampai menjadi mustahil secara matematis, saya ingin terus mengatakan tempat keempat adalah targetnya.”

Lebih lanjut pelatih asal Portugal itu menegaskan dirinya tidak terpancing dengan berbagai rumor yang tengah beredar. Ia memilih fokus pada kontraknya.

“Sebagai pelatih dengan kontrak tiga tahun, musim ini bisa menjadi musim yang menyakitkan bagi tubuh dan jiwa, tetapi tetap sangat, sangat penting bagi saya untuk memahami sesuatu yang tidak dapat saya pahami sebelum saya tiba.”

situs judi online terpercaya

Susunan pemain Venezia versus AS Roma:

Venezia (4-3-2-1): Romero; Haps, Ceccaroni, Caldara, Mazzocchi (Ebuehi 77′); Busio, Ampadu, Crnigoj (Sigurdsson 56′); Kiyine (Modolo 70′), Aramu (tessmann 77′); Okereke (Henry 89′)

AS Roma (3-4-1-2): Patricio; Ibanez, Kumbulla (Perez 66′), Mancini; El Shaarawy (Zaniolo 77′), Veretout, Cristante, Karsdorp (Zalewski 83′); Pellegrini; Abraham, Shomurodov (Mayoral 83′)

as roma
By - Writter

AS Roma Menang Telak di Fase Grup UEFA Conference League

AS Roma terus mendulang hasil positif di penyisihan grup UEFA Conference League. Menghadapi Zorya pada Jumat, 1 Oktober 2021 dini hari WIB, Serigala Roma menang tiga gol tanpa balas.

as roma

Tiga gol Il Lupi disumbangkan oleh Stephan El Shaarawy di menit ketujuh. Gol ini berawal dari umpan Ebrima Darboe.

situs judi online terpercaya

Gol kedua tercipta di menit ke-66. Sundulan Bryan Cristante menyambut sepak pojok berhasil dikonversi menjadi gol oleh Chriss Smalling melalui sundulan.

Dua menit berselang giliran Tammy Abraham yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini tidak lepas dari asis Nicolo Zaniolo. Gol itu sekaligus memastikan Roma mendulang poin sempurna.

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho senang dengan hasil tersebut. Menurut pria asal Portugal, hasil seperti itulah yang ia harapkan.

“Saya menyukai hasilnya, itulah yang penting pada akhirnya,” beber pelatih berjuluk The Special One.

Lebih lanjut, mantan juru taktik Manchester United dan Chelsea itu mengatakan kemenangan ini sekaligus menebus kegagalan mereka memetik kemenangan kontra Lazio di pentas Serie A.

“Beberapa hari yang lalu kami mendominasi saat melawan Lazio, namun kami kalah. Lalu, malam ini kami berhasil menang dan itu yang terpenting,” lanjutnya.

Kemenangan ini bukanlah akhir. Ia mengatakan mereka masih membutuhkan lima atau enem poin untuk mengamankan babak kualifikasi.

“Kami membutuhkan lima atau enam poin lagi untuk mengamankan kualifikasi. Banyak pemain harus istirahat, namun kami tidak memiliki pemain yang cedera, jadi itu semua positif,” pungkasnya.

Bagi Roma kemenangan ini menjadi modal penting untuk menghadapi agenda pertandingan selanjutnya. Giallorossi akan menghadapi Empoli di pekan ketujuh Serie A pada akhir pekan ini. Duel itu akan digelar di kandang sendiri di Stadion Olimpico pada Minggu, 3 Oktober 2021 malam WIB.

Saat ini Roma masih berada di papan atas klasemen sementara. Kemenangan di laga ini jelas menjadi target mereka untuk menjaga persaingan di papan atas.

situs agen judi bandar taruhan togel slot poker domino qq casino online terpercaya

Susunan Pemain Zorya versus AS Roma:

Zorya (4-3-3): Dmytro Matsapura; Denis Favorov (Igor Snurnitsyn 90′), Maksim Imerekov, Lovro Cvek, Dmytro Khomchenovskiy; Serhiy Buletsa (Shahab Zahedi 69′), Egor Nazarina, Vladyslav Kochergin; Vladyslav Kabayev (Maxim Lunev 83′), Artem Gromov (Raymond Owusu 90′), Allahyar Sayyadmanesh (Cristian 69′)

AS Roma (4-2-3-1): Rui Patricio; Roger Ibanez, Marash Kumbulla, Chris Smalling, Riccardo Calafiori; Ebrima Darboe (Amadou Diawara 70′), Bryan Cristante; Carles Perez (Nicolò Zaniolo 62′), Lorenzo Pellegrini (Gonzalo Villar 77′), Stephan El Shaarawy (Borja Mayoral 78′); Eldor Shomurodov (Tammy Abraham 62′).

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineAgen Slot Online.

By - Writter

AS Roma Takluk Oleh Moenchengladbach – Matchday 4 Liga Europa

Moenchengladbach berhasil membuat AS Roma takluk di Matchday 4

AS Roma takluk dan harus pasrah karena gagal memetik poin sempurna di pekan keempat Liga Europa. Menghadapi tuan rumah Borussia Moenchengladbach di Borussia Park pada Kamis, 6 November 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB, Serigala Roma takluk dengan skor 1-2.

Satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Federico Fazio di menit ke-64. Sementara itu sepasang gol tuan rumah lahir dari gol bunuh diri Federico Fazio di menit ke-35 dan lesatan Marcus Thuram di ujung laga, tepatnya di menit ke-90+5.

Roma turun ke urutan tiga klasemen Liga Europa

Kekalahan ini membuat Roma turun peringkat ke urutan ketiga dengan lima poin dari empat pertandingan. Sementara itu kemenangan ini membuat Borussia Moenchengladbach berhak menempati urutan kedua, unggul head to head dari Roma. Posisi teratas ditempati Istanbul Basaksehir yang sudah mengemas tujuh poin.

Kedua tim menampilkan permainan atraktif. Sejak menit pertama keduanya berusaha menguasai pertandingan. Beberapa peluang silih berganti tercipta. Secara umum, penguasaan bola relatif seimbang di antara kedua tim. Tuan rumah sedikit unggul dalam ball possession dengn presentase 52 persen berbanding 48 persen.

Gagal eksekusi peluang jadi penyebab kekalahan Roma

Namun demikian Serigala Roma memiliki peluang lebih banyak dengan 10 kesempatan tendangan dengan empat di antaranya mengenai sasaran. Sementara tuan rumah memiliki tiga “shot on target” dari total delapan percobaan.

Kedua tim sama-sama berpeluang lolos ke babak selanjutna. Hanya saja di laga selanjutnya Roma akan menghadapi pemuncak klasemen. Mereka wajib menang bila ingin lolos ke babak selanjutnya.

Pastore: “Ini sangat mengecewakan…”

Kekalahan di markas Moenchengladbach jelas mengecewakan kubu Serigala Roma. Sebagaimana dikatakan salah satu pemainnya, Javier Pastore. Menurut pemain asal Argentina itu timnya seharusnya mampu memenangi pertandingan dan tampil baik di laga itu.

Javier Pastore - IDNSPORTSLIGA.COM“Ini sangat mengecewakan, karena kami bermain sangat bagus di babak kedua, menciptakan begitu banyak peluang dan akan baik-baik saja andai dapat satu poin mengingat posisi di klasemen,” beber Pastore.

Lebih lanjut Pastore mengatakan kekalahan ini tidak lepas dari sejumlah kesalahan yang dilakukan. Hal ini berimbas pada gol yang mampu diciptakan tuan rumah, salah satunya adalah gol bunuh diri yang dilakukan rekan senegara Pastore.

“Kami membuat beberapa kesalahan ketika dapat ruang terbuka saat menyerang balik, mungkin ada rasa lelah karena kami memainkan banyak pertandingan beruntun, tapi tidak boleh ada alasan,” sambungnya.

Selanjutnya untuk menghadapi laga selanjutnya, Pastore menegaskan mereka wajib menang. Pertandingan tersebut akan digelar di kandang lawan pada 28 November mendatang. Kemenangan adalah harga mati bagi Roma.

“Kami tahu kami perlu tampil luar biasa di Istanbul, dengan determinasi dan rasa lapar. Kami melakukannya malam ini, cuma sayang sekali kami kebobolan di menit terakhir,” ungkap Pastore.

Susunan Pemain Borussia Monchengladbach versus AS Roma

Borussia Monchengladbach: Yan Sommer; Oscar Wendt (Ramy Bensebaini 85′), Tony Jantschke (Jonas Hofmann 29′), Nico Elvedi; Stefan Lainer,Mathhias Ginter, Denis Zakaria Zakaria; Florian Neuhaus (Alassane Plea 74′), Laszlo Benes, Marcus Thuram, Lars Stindl

Pelatih: Marco Rose

AS Roma: Pau Lopez; Davide Santon, Chris Smalling, Federico Fazio, Aleksandar Kolarov; Jordan Veretout, Gianluca Mancini (Amadou Diawara 59′); Nicolo Zaniolo (Cengiz Under 77′), Javier Pastore (Diego Perotti 80′), Justin Kluivert; Edin Dzeko

Pelatih: Paulo Fonseca

By - IDNSPORTSLIGA

Kurang Beruntungnya AS Roma Paska Dipermalukan Lazio

IDNSPORTSLIGA – Baru baru ini hasil yang kurang mengecewakan datang dari AS Roma yang baru saja menjalani pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di pekan yang ke 26. Bermain di kandang sendiri saat melawan Lazio, mereka harus dipermalukan dengan skor akhir 3-0. Tentu saja hasil tersebut menjadi hasil yang sangat memalukan bagi mereka saat tampil di depan pendukungnya sendiri. Pertandingan yang disebut dengan Derby Olimpico ini telah dikuasai oleh Si Elang Ibukota dengan hasil yang cukup mengejutkan. Kekalahan yang diderita oleh AS Roma ini hanya masalah faktor keberuntungan saja.

Kurang Beruntungnya AS Roma Paska Dipermalukan Lazio

AS Roma Lebih Diunggulkan

Seperti yang telah kita ketahui secara bersama sama bahwa sebelum pertandingan ini, AS Roma lebih diunggulkan untuk bisa mendapatkan kemenangan atas Lazio. Hal ini dapat dilihat dari catatan pertemuan dari kedua tim yang dimana dari tiga pertemuan yang terakhir AS Roma sukses mendapatkan kemenangan sebanyak dua kali penampilan. Dan satu pertandingan hanya berakhir dengan hasil imbang tanpa adanya sebuah gol. Bukan hanya itu saja, AS Roma memiliki performa tim yang lebih baik jika dibandingkan dengan Lazio dalam pertandingan ini. sebelum bentrok melawan Lazio, Serigala Ibukota berhasil mengemas empat kemenangaan secara beruntun.

Hasil tersebut tentunya membuat mereka sangat percaya diri untuk menatap pertandingan melawan Lazio. Sedangkan disisi yang lain Elang Ibukota hanya mendapatkan tiga kali kekalahan secara beruntun. Dan satu hasil imbang sebelum mereka bermain melawan AS Roma. Jelas saja dengan hasil yang mereka dapatkan tersebut tentunya tak akan mudah untuk bisa mengalahkan AS Roma di Derby Olimpico. Namun didalam dunia sepak bola, semua hal yang mustahil untuk terjadi bisa saja terwujud. Dan hasilnya pada pertandingan tersebut Lazio sukses mengalahkan AS Roma dengan skor mencolok 3-0. AS Roma seakan tak berdaya dan telah dibius dengan skema permainan impresif yang ditunjukkan oleh Lazio.

Penetrasi Yang Mandul Dari AS Roma

Jika dilihat lebih mendalam lagi, AS Roma mempunyai tujuh tembakan penjuru dan lebih dari lima tembakan yang mereka lesatkan ke gawang Lazio. Namun tak ada satupun gol yang mampu mereka dapatkan dari beberapa hasil percobaan ini. AS Roma sendiri juga menguasai jalannya pertandingan dengan baik setelah memiliki penguasaan bola yang mencapai 56% berbanding 44% dengan Lazio.

Penampilan yang ciamik dari penjaga gawang Lazio yakni Thomas Strakosha membuat beberapa peluang yang didapatkan oleh Edin Dzeko dan kawan kawan gagal menembus gawangnya. Sejak gol Caciedo di babak yang pertama telah membuat AS Roma sedikit tertekan. Di tambah lagi Immobile yang menggandakan lewat penalti membuat AS Roma semakin sulit mengejar. Skema permainan yang kacau dari AS Roma. Mampu dimanfaatkan oleh Cataldi untuk menutup pertandingan yang berjalan dengan hujan kartu kuning ini.