Informasi Dunia Olah Raga Indonesia & Mancanegara Aktual Terpercaya
  • Sports Award - 2019

    Number #1 Sports News
  • Global Certificate

    ISO 9001:2019
  • Award Winning

    Berita Olah Raga Terbaik 2019
Ibrahima Konate Sedih Usai Debut Bersama Liverpool
By - Writter

Ibrahima Konate Sedih Usai Debut Bersama Liverpool

Pemain anyar Liverpool, Ibrahima Konate merasa campur aduk usai menjalani debut kala timnya menghadapi Wacker Innsbruck dan Stuttgart dalam laga uji coba pada Selasa, 20 Juli 2021 malam WIB.

Ibrahima Konate

Pasalnya di pertandingan uji cob aitu, Konate gagal menorehkan kemenangan bersama The Reds. Pertandingan menghadapi dua tim berbeda itu berakhir dengan skor identik, 1-1. Masing-masing pertandingan berdurasi 30 menit. Konate mendapat kesempatan merumput di babak kedua.

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

Di babak pertama menghadapi Innsbruck Liverpool sempat memimpin melalui Divock Origi. Namun lawan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-17 melalui Ronivaldo Bernardo Sales.

Sementara itu di babak kedua menghadapi Stuttgart, Liverpool justru lebih dahulu kebobolan setelah Phillip Forster menggetarkan gawang Adrian. Liverpool baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-20 berkat kerja sama James Milner dan Sadio Mane. Umpan silang Milner berhasil dituntaskan dengan baik oleh Mane.

“Ya ini pertandingan tanpa suporter, tapi saya sangat senang bisa bermain. Hanya sedikit sedih, sangat sedih sih, karena kami tidak menang. Tapi ya oke lah, saya cukup senang,” ungkap Konate usai laga.

“Selangkah demi selangkah kami akan membaik. Ini adalah laga pertama kami di pramusim dan kami siap untuk pertandingan berikutnya. Laga berikutnya adalah kabar bagus buat semuanya, buat saya (karena dihadiri suporter).”

Lebih lanjut pemain berusia 22 tahun itu mengatakan situasi yang dihadapi saat ini tak bisa dielak. Pandemi membatasi ruang gerak dan aktivitas setiap orang.

“Tentu saja itu yang terbaik. Kita sudah sangat lama hidup dengan situasi COVID yang sangat buruk untuk semua orang di dunia dan, buat pemain sepakbola, sangat sedih bermain tanpa suporter.”

Pemain asal Prancis itu menegaskan situasi yang semakin membaik tentu mempengaruhi semangat para pemain di lapangan pertandingan. Kehadiran supporter tentu memberikan tambahan amunisi motivasi bagi setiap tim.

“Sekarang saya rasa ini akan jadi level baru dengan kehadiran suporter karena menurut saya mereka akan antusias bisa bersama kami. Ini akan sangat-sangat penting buat kami.”

Sebelumnya Konate diboyong dari RB Leipzig dengan mahar sebesar 35 juta euro. Konate digadang-gadang menjadi pengganti Georginio Wijnaldum yang hijrah ke Paris Saint-Germain (PSG). Menariknya, Konate pun akan mengenakna nomor punggung yang sebelumnya dipakai Wijnaldum.

“Saya rasa itu adalah nomor keramat di klub ini. Pemain hebat mengenakannya sebelum saya. Saya sih bukan terbebani karena nomor itu, tapi sedikit tertekan karena saya harus tampil bagus ke depannya. Saya harap bisa tampil bagus dengan nomor ini,” tegas Konate.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineSitus BandarQQ.

By - Writter

Hadapi Pasangan Inggris, Minions Menang Mudah di Laga Perdana Olimpiade Tokyo

Persaingan grup A sektor ganda putra bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020 berjalan menarik. Unggulan pertama asal Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menyelesaikan tugas perdananya dengan sempurna.

Hadapi Pasangan Inggris, Minions Menang Mudah di Laga Perdana Olimpiade Tokyo

Menghadapi wakil Inggris Raya di ajang Olimpiade Tokyo, Ben Lane/Sean Vendy di Mushashino Forest Plaza, Tokyo, hari Sabtu (24/7) siang, Marcus/Kevin menang dua gim langsung, 21-15, 21-11.

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

“Ini pertandingan pertama kami di Olimpiade, ada rasa tegang sedikit, tetapi kami senang akhirnya bisa bermain di sini,” ucap Marcus seperti dilansir dari badmintonindonesia.org.

Lebih lanjut pemain yang karib disapa Sinyo itu mengakui lawan bermain bagus. Namun ia menilai performa mereka pun cukup baik.

“Lawan bermain bagus, tapi kami juga merasa penampilan kami sudah cukup baik hari ini. Mereka sangat cepat, terutama di gim pertama. Tetapi kami bisa mengatasinya dan jauh lebih baik di gim kedua,” papar Marcus.

Lama tidak bertanding membuat banyak pihak berpendapat Kevin/Marcus akan kesulitan tampil pada performanya. Tetapi hal itu tidak terbukti di laga tadi. The Minions, julukan mereka, bisa langsung mengeluarkan pola permainan yang diinginkan.

“Kami memang sudah lama tidak bertanding di laga kompetitif. Tetapi kami punya sparring yang bagus di pelatnas. Pemain ganda putra kelas dunia semua jadi selama latihan yang panjang kemarin kami merasa rasa kompetitifnya tetap ada,” ujar Marcus.

Marcus mengakui manfaat dari pemusatan latihan di Kumamoto untuk membantu proses persiapan mereka. Ia pun mengapresiasi jamuan yang diberikan warga Kumamoto kepada mereka.

“Begitu juga dengan pemusatan latihan di Kumamoto sangat membantu proses persiapan kami. Terasa menyenangkan dan kami sangat berterima kasih karena telah menjamu dengan sangat baik,” ujar Marcus lagi.

Tampil pertama kali di ajang sebesar Olimpiade tidak ingin dibawa menjadi beban yang terlalu berlebih oleh peraih medali emas Asian Games 2018 itu. Kevin berharap mereka bisa menikmati setiap pertandingan, alih-alih merasa tertekan.

“Kami tidak mau berpikir terlalu banyak tentang tekanan main di sini. Kami mau menikmatinya, masih ada pertandingan yang harus kami mainkan,” kata Kevin.

Sementara di laga lain, secara dramatis pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty berhasil mengalahkan wakil Chinese Taipei Lee Yang/Wang Chi-Lin, 21-16, 16-21, 27-25.

Berikutnya Marcus/Kevin akan bertemu Rankireddy/Shetty pada 26 Juli dan Lee/Wang pada 27 Juli mendatang.

Dua pertandingan selanjutnya akan sangat berat bagi Minions. Baik pasangan India, maupun pasangan Taiwan sama-sama berpotensi menyulitkan mereka. Kita berharap Minions bisa melewati kedua hadangan itu.

Berita ini disponsori oleh Clubpokeronline – Poker Slot 88.

sevilla vs barcelona
By - Writter

Barcelona Petik Kemenangan Telak di Laga Pramusim

Barcelona memetik kemenangan telak di laga pramusim. Menghadapi Gimnastic Tarragona di Estadio Johan Cruyff pada Kamis, 22 Juli 2021 dini hari WIB, Blaugrana menang empat gol tanpa balas.

Barcelona Petik Kemenangan Telak di Laga Pramusim

Empat gol Blaugrana atas sesame tim Catalonia itu dicetak oleh Rey Manaj dan Alex Collado. Pemain yang disebutkan pertama mencetak hattrick alias tiga gol.

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

Di laga ini pelatih Barcelona, Ronald Koeman menurunkan beberapa pemain utama seperti Neto, Gerard Pique, Samuel Umtiti, dan Miralem Pjanic.  Sementara itu beberapa pemain utama lainnya masih menjalani liburan setelah memperkuat negaranya di sejumlah turnamen seperti Piala Eropa dan Copa America.

Selain itu ada beberapa pemain Barcelona yang harus memperkuat Spanyol di Olimpiade Tokyo. Salah satunya adalah Pedri.

Namun demikian Barcelona baru bisa memecah kebuntuan di paruh kedua. Itupun setelah Gimnastic harus bermain dengan 10 pemain setelah salah satu pemainnya mendapat kartu merah.

Meski timnya memetik kemenangan telak, Koeman tak ambil pusing. Bagi pelatih asal Belanda itu yang terpenting dari laga ini adalah memberikan kesempatan kepada para pemainnya untuk mendapatkan kembali kebugaran.

“Yang penting adalah semuanya main 45 menit dan kembali bugar, itulah prioritasnya. Kami baru bekerja selama seminggu. Babak kedua berbeda karena Nastic main dengan 10 orang.”

Terkait jalannya pertandingan, mantan pelatih timnas Belanda itu mengatakan timnya mampu mengendalikan pertandingan dan menciptakan beberapa peluang. Ia melihat ada sejumlah hal positif dari lag aini.

“Kami lebih mendominasi dan menciptakan peluang, pada akhirnya kami dapat hasil bagus. Saya melihat beberapa hal positif.”

Di pertandingan pramusim berikutnya, Barcelona akan menghadapi tim Spanyol lainnya yakni Girona pada Sabtu, 24 Juli 2021 nanti. Selanjutnya skuad Barcelona akan terbang ke Jerman untuk meladeni Stuttgart yang sebelumnya beruji tanding dengan Liverpool. Selain itu tim Jerman lain yang akan dihadapi adalah Salzburg.

“Dua tim berbeda main jadi semuanya bisa menunjukkan kualitasnya. Apalagi para pemain muda, meski tidak perlu menyebut nama. Penting untuk menggabungkan pemain karena kami cuma punya waktu sedikit bersama seluruh skuad.”

Koeman berharap di pertandingan berikutnya mereka bisa mendapatkan lawan yang sepadan. Ia mengakui Stuttgart dan Salzburg adalah tim kuat. Pertandingan kontra Stuttgart dijadwalkan pada 31 Juli. Sementara itu pertandingan terakhir di Jerman kontra Red Bull Sazburg bakal digelar pada 4 Agustus mendatang.

“Kami harus main bagus di Jerman. Stuttgart dan Salzburg adalah dua tim level top dan kami bisa menarik lebih banyak kesimpulan dari sana.”

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlinePoker 88 Online.

Pelatih Barcelona Sarankan Pedri Tak Bela Spanyol di Olimpiade Tokyo
By - Writter

Pelatih Barcelona Sarankan Pedri Tak Bela Spanyol di Olimpiade Tokyo

Kehadiran Pedri di skuad Spanyol yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo tidak sepenuhnya mendapat dukungan. Justru ada keberatan bagi Pedri tampil di pesta olahraga antarbangsa itu. Keberatan itu terutama datang dari pelatih Barcelona, Ronald Koeman pada event Olimpiade Tokyo.

Pelatih Barcelona Sarankan Pedri Tak Bela Spanyol di Olimpiade Tokyo

Menurut sang pelatih Barcelona, Koeman, Pedri lebih baik beristirahat ketimbang harus memeras tenaga di Olimpiade Tokyo. Koeman tentu tidak ingin anak asuhnya di skuad Barcelona itu mengalami masalah saat mengarungi musim baru.

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

Pedri baru saja tampil “all out” bersama Spanyol di Piala Eropa. Pemain muda itu hampir selalu menjadi starter pilihan Luis Enrique hingga babak semi final.

“Pedri telah banyak bermain. Kami harus memberinya istirahat, semua orang membutuhkannya selama musim panas (Eropa),” ungkap Koeman.

“Seperti yang dikatakan Pep Guardiola, bermain di dua turnamen penting di musim panas terlalu berlebihan, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa,” sambungnya.

Koeman begitu menyanjung penampilan pemain 18 tahun itu di pentas EURO 2020 beberapa waktu lalu. Walau isianya masih sangat muda, Pedri sudah bisa memberikan pengaruh bagi tim nasional.

“Kejuaraan Eropa Pedri sangat fenomenal. Pada usia 18 tahun dia telah memainkan hampir semua pertandingan lengkap, dengan kedewasaan yang mengesankan.”

Bagi Koeman, Pedri menjadi salah satu contoh bagi para pemain muda lainnya. Ketenangan dan kejujurannya layak ditiru.

“Sepakbolanya terus meningkat dan dia adalah anak yang sangat jujur dan tenang. Dia hidup untuk sepakbola. Dia adalah contoh bagaimana menjadi seorang pemuda di Barca.”

“Penting bagi sepakbola akar rumput kami, bahwa pemain muda melihat bahwa berada di klub yang memberi mereka peluang.”

Bila tidak ada halangan maka Pedri akan kembali berseragam La Furia Roja di Olimpiade Tokyo. Spanyol tergabung di Grup C bersama Mesir, Australia, dan Argentina. Di pertandingan pertama, Tim Matador akan menghadapi Mesir pada Kamis, 22 Juli 2021 nanti.

Bisa dipastikan Pedri akan kembali menjadi andalan Koeman di musim depan. Kehadiran para pemain baru sama sekali tidak akan menggoyangkan posisinya.

Sebagaimana diketahui Barcelona baru saja menyelesaikan transfer Sergio Aguero, Eric Garcia, dan Memphis Depay. Koeman menyambut baik kehadiran para pemain tersebut.

“Sergio Aguero adalah rekrutan penting karen akami harus melakukan perbaikan di depan gawang. Dia adalah pemain berpengalaman dan sangat bebahaya di kotak penalti. Dia harus berada dalam kondisi fisik yang tepat, dan kami ingin dia berada dalam kondisi terbaik untuk kami.”

Sementara itu terkait Depay, Koeman mengakuinya sebagai pemain dengan banyak kualitas. Tidak hanya kuat tetapi juga cepat.

Barcelona mendatangkan Aguero, Garcia, dan Depay dengan tanpa mengeluarkan dana sedikit pun. Mereka berstatus bebas transfer.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineSitus Poker IDN Online.

Penantian Messi Berakhir, Argentina Juara Copa America 2021
By - Writter

Juara Copa America 2021, Messi Bawa-bawa Diego Maradona

Bagi Lionel Messi gelar Copa America 2021 sangat berarti. Pemain berjuluk La Pulga atau Si Kutu itu akhirnya bisa membantu negaranya menjuarai turnamen mayor. Dalam beberapa kesempatan baik di Copa America 2021 maupun Piala Dunia, perjuangan mereka selalu antiklimaks.

Argentina Juara Copa America 2021

Messi kemudian disebut-sebut termakan kutukan tak bisa juara bersama negaranya walau berbagai gelar individu dan di level klub sudah ia raih.

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

Messi menjadi salah satu sosok sentral di balik kesuksesan Argentina mengakhiri puasa gelar. Walau tidak mencetak gol di partai final, sepak terjang bintang Barcelona itu tetap sentral bagi timnya.

Tak heran setelah memastikan gelar juara, Messi terlihat begitu senang. Senyum lebar tersungging, ditingkahi teriakan-teriakan penuh semangat.

Dalam pernyataannya usai memberikan gelar Copa America ke-15 bagi negaranya, Messi mengungkapkan banyak hal. Ia mengatakan Copa America kali ini sungguh luar biasa. Sebagai kapten tim ia bangga dengan perjuangan rekan-rekannya di tengah situasi pandemi yang tidak menentu.

“Itu adalah Copa yang luar biasa. Kami tahu kalau kami masih bisa lebih baik lagi di banyak hal, tapi kenyataannya adalah anak-anak memberikan jiwa mereka dan saya sangat bangga jadi kapten dari tim luar biasa ini.”

Messi pun menyinggung sejumlah pihak yang berada di balik perjuangannya. Ia menyebut keluarga yang selalu memberinya kekuatan untuk terus berjuang hingga akhirnya bisa meraih gelar bersama Argentina. Ia tak lupa mengapresiasi rekan-rekannya.

“Saya ingin mendedikasikan kesuksesan ini untuk keluarga saya, yang selalu memberi saya kekuatan untuk jalan terus, untuk teman-teman saya yang sangat saya cintai.”

Messi juga mengucapkan terima kasih kepada segenap rakyat Argentina yang terus mendukung mereka. Saat negaranya tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19, mereka tetap tak kekurangan dukungan.

“Untuk semua orang yang mendukung kami dan khususnya 45 juta orang Argentina yang menderita karena virus ini, khususnya mereka yang terdampak. Ini semua untuk kalian.”

Tidak hanya itu. Messi pun menyinggung Diego Armando Maradona. Legenda sepak bola Argentina yang baru saja meninggal itu juga ketiban apresiasi dari Messi.

“Dan, tentu saja, terima kasih untuk Diego, yang mendukung kami dari mana pun dia berada,” tegas Messi.

Gol tunggal kemenangan Argentina di partai final dicetak oleh Angel Di Maria, menuntaskan umpan jauh Rodrigo De Paul. Bagi Argentina ini menjadi gelar ke-15 setelah terakhir kali diraih 28 tahun silam.

Messi pun mendapat sejumlah trofi. Selain menjadi pemain terbaik di turnamen tersebut, ia juga mendapat trofi sebagai pencetak gol terbanyak.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlinePoker IDNPLAY.

Olivier Giroud Resmi Berseragam AC Milan
By - Writter

Olivier Giroud Resmi Berseragam AC Milan

Olivier Giroud akhirnya resmi berganti seragam. Penggawa Chelsea itu kini berbaju AC Milan setelah suskes melewati berbagai proses perpindahan. Kabar ini diwartakan pihak Rossoneri melalui laman resminya pada Sabtu, 17 Juli 2021 petang WIB.

Olivier Giroud Resmi Berseragam AC Milan

Dalam keterangannya pihak Milan mengatakan pemain tersebut telah resmi menjadi bagian dari skuad tersebut. Mengenakan nomor punggung sembilan, pemain asal Prancis itu diikat kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan di tahun ketiga.

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

“AC Milan dengan bangga mengumumkan kedatangan Olivier Jonathan Giroud dari Chelsea secara permanen. Penyerang Prancis itu akan mengenakan seragam nomor sembilan,” ungkap Milan.

Disebutkan Giroud akan mendapat gaji 3,5 juta euro per musim. Bagi Milan, Giroud merupakan pemain kedua setelah kiper Mike Maignan yang didatangkan di bursa transfer musim panas ini. Giroud akan bertandem dengan sesame pemain senior, Zlatan Ibrahimovic di lini depan.

Dalam pernyataannya, pemain jangkung itu mengatakan bergabung dengan Milan adalah impian yang telah menjadi kenyataan. Ia mengaku banyak mengidolai banyak pemain top yang pernah berseragam klub yang bermarkas di kota mode itu.

“Saya masih merasa seperti anak kecil meski berusia 35, atau hampir 35 tahun. Ketika saya masih muda, saya mengagumi Jean-Pierre Papin, Andriy Shevchenko dan tentu saja Paolo (Maldini),” beber Giroud.

Selain beberapa nama legenda Milan di atas, ia juga tak lupa menyebut nama Marco van Basten yang juga pernah menjadi kebanggaan para fan Milan.

“Tim ini membuat saya bermimpi. Saya juga penggemar berat Marco van Basten. Begitu banyak pemain hebat Eropa telah bermain di klub besar ini,” sambungnya.

Mantan pemain Arsenal itu mengatakan Milan adalah salah satu klub besar dengan sejarah yang hebat di kancah sepak bola Eropa. Bersama klub tersebut ia bisa bermain di berbagai kompetisi elit di benua biru.

“Milan memiliki sejarah besar di Eropa dan itulah mengapa saya ingin bergabung. Juga bermain di kompetisi terbaik di Eropa, di Liga Champions, dan saya harap kami bisa mencapai hal-hal hebat bersama tim.”

Bergabung dengan Milan tentu mendatangkan keuntungan personal bagi Giroud. Ia bisa lebih dekat dengan keluarganya yang tinggal di Grenoble, berjarak lima jam jalan darat ke Milan.

“Saya juga akan lebih dekat dengan keluarga saya, karena saya berasal dari Grenoble. Saya sangat bersemangat, saya tak sabar untuk memainkan laga pertama,” tegas pemain 34 tahun itu.

Apakah Giroud akan meraih kesuksesan di Milan? Semoga!

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineAgen Poker IDN Terpercaya.

By - Writter

Juara Copa America 2021, Gelandang Argentina Ini Direkrut Atletico Madrid

Selain Lionel Messi, Rodrigo De Paul adalah pemain lain dari skuad Argentina yang mencuri perhatian selama perhelatan Copa America 2021. Berposisi sebagai gelandang, Rodrigo menjadi bagian tak terpisahkan dari skuad Tim Tango yang mampu menjadi juara.

Juara Copa America 2021, Gelandang Argentina Ini Direkrut Atletico Madrid

Sebenarnya sepak terjang Rodrigo sudah berada dalam pantauan banyak klub top Eropa sejak berseragam Udinese. Tak lama setelah mengantar La Albiceleste menjuarai Copa America, pemain tersebut langsung direkrut Atletico Madrid.

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

Dalam pernyataannya, pihak Los Colchoneros mengumumkan perekrutan pemain 27 tahun itu. Rodrigo diakuisisi dengan mahar sebesar 35 juta euro atau setara Rp 602 miliar. Ia dikontrak hingga 2026 mendatang.

“Atletico Madrid dan Udinese telah mencapai kesepakatan atas transfer Rodrigo de Paul (Argentina, 24 Mei 1994). Pemain Argentina itu telah lulus tes medis dan sudah menandatangani kontrak lima tahun,” ungkap Atletico di laman resminya.

Pada musim lalu Rodrigo mampu mencetak sembilan gol dan memberikan 10 assist dari 36 pertandingan di Serie A. Rodrigo pun menyambut gembira hijrah ke Spanyol. Ia mengaku tak sabar merumput bersama klub yang baru saja menjuarai LaLiga.

“Saya sangat senang, saya akan bermain untuk tim yang memenangi LaLiga musim lalu dan saya tahu tanggung jawab yang mengikutinya,” ungkap Rodrigo.

Lebih lanjut ia mengatakan bergabung dengan Atletico adalah sebuah langkah besar. Apalagi ia baru saja membantu negaranya menjuarai Copa America.

“Ini adalah langkah besar dalam karier saya, bahkan untuk momen ini terjadi, tepat setelah menjuarai Copa America. Saya akan mencoba memenuhi semua ekspektasi.”

Bagi Rodrigo bermain di Spanyol bukan pengalaman baru. Ia mengaku sangat mengenal karakteristik Atletico karena pernah merumput di negara tersebut.

“Saya penggemar sepakbola dan saya sangat tahu Atletico karena sebelumnya bermain di Spanyol. Belum lagi soal semua teman dan rekan yang bermain di sini.”

Bergabungnya Rodrigo ke Atletico tentu membuat kecewa sejumlah klub yang selama ini mengincarnya. Inter Milan menjadi salah satu klub Serie A yang ingin mendapatkan tanda tangannya. Rodrigo digadang-gadang sebagai pengganti Christian Eriksen.

Tidak hanya Inter Milan. Liverpool pun dikaitkan dengan Rodrigo. Pasca-kepergian Georginio Wijnaldum, Rodrigo dianggap sebagai sosok yang pas untuk menggantikan pemain yang berseragam Paris Saint-Germain (PSG) itu.

Kubu Udinese sudah menyadari pemainnya tengah menjadi incaran. Sebagaimana dikatakan direktur olahraga, Pasquale Marino, kualitas Rodrigo menjadi dambaan banyak klub.

“Dia punya karateristik permainan yang dicari banyak klub top Eropa. Saya harap dia tetap bertahan sih. Tapi siapapun tim yang merekrutnya musim panas nanti, akan bisa naik level lagi,” tegas Marino.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineSitus Poker Online Terpercaya.

Inggris Gagal Juara EURO 2020, Kane: Kami Harus Bangga
By - Writter

Inggris Gagal Juara EURO 2020, Kane: Kami Harus Bangga

Tim nasional Inggris harus menguburkan harapan karena gagal menjadi juara EURO 2020. Bermain di kandang sendiri di Stadion Wembley, London, Senin, 12 Juli 2021 dini hari WIB, The Three Lions harus mengakui keunggulan timnas Italia.

Raheem Sterling

Inggris memang sempat memimpin di menit kedua melalui aksi Luke Shaw. Namun Leonardo Bonucci membuat skor imbang di menit ke-67. Pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

Dalam drama adu tos-tosan tiga penendang Inggris gagal menjalankan tugas. Sementara itu hanya dua penendang Italia yang bernasib serupa. Alhasil Italia berhasil menggondol trofi itu berkat kemenangan 3-2.

Kapten Inggris, Harry Kane mengaku kecewa dengan kegagalan tersebut. Mereka belum bisa mengakhiri paceklik gelar selama lebih dari setengah abad.

“Saya tak bisa memberi lebih banyak lagi, rekan-rekan saya juga sudah tak bisa memberi lebih banyak lagi. Kalah adu penalti jelas merupakan perasaan terburuk di dunia,” beber Kane.

Lebih lanjut striker Tottenham Hotspur itu tetap menegakan kepala. Ia mengaku bangga dengan perjuangan timnya. Mereka masih memiliki alasan untuk tegak berdiri.

“Ini bukan malamnya kami, tapi perjalanan kami betul-betul fantastis sepanjang turnamen, kami harus bangga dan menegakkan kepala kami. Sekarang rasanya sakit, namun kami ada di trek yang benar untuk membangun tim.”

Ia mengakui dalam drama adu penalti segala sesuatu bisa saja terjadi. Ia menganggap keberuntungan belum menaungi mereka.

“Penalti ya penalti. Kami melalui proses ini, para pemain sudah mengerahkan segala kemampuan mereka, namun nasib tak berpihak pada kami. Hal seperti ini memang bisa terjadi. Siapapun bisa gagal penalti.”

Terlepas darih hasil antiklimaks ini, Kane mengaku mereka siap belajar dari hasil tersebut. Selanjutnya mereka akan mempersiapkan diri dengan baik menghadapi Piala Dunia tahun depan.

“Kami menang bersama, kalah juga bersama. Para pemain bisa belajar dari hari ini, dan memberi kami motivasi untuk Piala Dunia tahun depan,” tegasnya.

Tiga penendang Inggris yang gagal menjalankan tugas adalah Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka. Sementara di kubu Gli Azzurri hanya Andrea Belotti dan Jorginho yang bernasib apes.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate mengakui kesalahannya dalam menentukan algojo. Ia menyadari para pemain itu masih terlalu muda mengambil penalti dalam situasi penuh tekanan dan menuntut mental yang kuat.

“Ini semua murni di tangan saya. Saya memutuskan penendang penalti berdasarkan apa yang telah mereka lakukan dalam latihan, dan tidak ada yang berdiri sendiri.”

Lebih lanjut Southgate mengatakan kegagalan ini menjadi tanggung jawab bersama. Hanya saja soal kegagalan penalti ia menyadari itu sepenuhnya tanggung jawabnya.

“Kami menang bersama sebagai sebuah tim, dan itu tanggung jawab kami semua karena tidak bisa memenangkan pertandingan malam ini. Namun soal penalti, p1anggillah saya. Itu tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya,” akunya.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineDaftar Poker Online.

Brasil Gagal Juara Copa America 2021, Pihak Ini Jadi Sasaran Kritik Tite
By - Writter

Brasil Gagal Juara Copa America 2021, Pihak Ini Jadi Sasaran Kritik Tite

Tim nasioal Brasil harus memendam harapan mempertahankan gelar Copa America. Pada edisi Copa America 2021 ini, Tim Samba harus merelakan gelar tersebut digondol tetangganya, Argentina. Di partai final yang digelar di Stadion Maracana, Minggu, 11 Juli 2021 pagi WIB, Selecao menyerah satu gol tanpa balas.

Brasil Gagal Juara Copa America 2021

Gol tunggal kemenangan Argentina adalah Angel Di Maria. Pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu mencetak gol tunggal di menit ke-22 memanfaatkan umpan Rodrigo de Paul. Angel Di Maria pun diganjar predikat sebagai “man of the match.”

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

Sementara itu kubu Brasil larut dalam kesedihan. Tidak terkecuali sang pelatih, Tite. Pelatih Bernama lengkap Adenor Leonardo Bacchi pun melayangkan kritik kepada penyelanggara. Federasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) menjadi sasaran kekecewaan Tite.

“Organisasi (CONMEBOL) melakukan banyak hal yang tidak diinginkan,” ungkap Tite usai pertandingan.

Pelatih berusia 60 tahun itu pun menjelaskan alasan di balik kritikan tersebut. Ia menyoroti persiapan sarana pertandingan. Salah satunya adalah buruknya kondisi lapangan pertandingan. Menurutnya, hal tersebut tidak seharusnya terjadi di sebuah turnamen besar.

“Lapangannya buruk. Para pemain menghadapi risiko yang berlebihan. Ini seharusnya tidak terjadi di turnamen besar seperti ini.”

Tite pun tak segan menyebut orang nomor satu CONMEBOL sebagai sosok yang harus bertanggung jawab.

“Saya berbicara secara khusus tentang orang yang bertanggung jawab, Alejandro (Dominguez), yang merupakan presiden CONMEBOL. Saya berbicara tentang dia, untuk mengatur turnamen dalam waktu sesingkat itu.”

Sebenarnya bukan kali ini Tite memberikan komentar kepada penyelenggara. Di awal turnamen, Tite sempat melontarkan hal tersebut. Buntut dari kritikan tersebut ia harus membayar denda sebesar 5 ribu USD atau setara Rp 72 juta.

Sesungguhnya tidak hanya Tite yang mengeluhkan hal tersebut. Para pemain Brasil pun melontarkan hal yang sama.

Selain menyoroti kinerja penyelanggara, Tite tak lupa menyinggung permainan Argentina di partai final. Tite mengkritik permainan Tim Tango yang dianggap memperlambat tempo permainan. Baginya hal tersebut merupakan taktik anti-sepak bola.

“Permainannya jadi lambat,” katanya. “Kami ingin bermain, tetapi ada anti-sepak bola. Sepanjang waktu ada diving untuk pelanggaran dan kemudian mereka mengambil waktu lama untuk mengambilnya, wasit tidak melanjutkan permainan. Strateginya adalah menghentikan permainan,” pungkasnya.

Bagi Brasil kegagalan Copa America 2021 kali ini membuat mereka gagal mempertahankan trofi turnamen tersebut. Sementara itu bagi Argentina ini menjadi pemenuhan atas penantian selama 28 tahun. Argentina kini mengoleksi 15 gelar Copa America. Jumlah tersebut sama banyak dengan Uruguay yang selama ini berada di daftar teratas sebagai pengoleksi gelar terbanyak.

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineSitus Poker Terpercaya.

Penantian Messi Berakhir, Argentina Juara Copa America 2021
By - Writter

Penantian Messi Berakhir, Argentina Juara Copa America 2021

Penantian panjang Lionel Messi untuk merasakan gelar juara bersama tim nasional senior Argentina akhirnya berakhir. Bintang Barcelona itu sukses mengantar Argentina menjadi juara Copa America 2021.

Argentina Juara Copa America 2021

Tidak tanggung-tanggung, Argentina berhasil meredam tuan rumah Brasil di partai final yang digelar di Stadion Jornalista Mario Filho atau Maracana pada Minggu, 11 Juli 2021 pagi WIB.

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

Dalam duel sengit berdurasi 90 menit lebih itu Argentina mencatatkan kemenangan tipis satu gol tanpa balas. Pahlawan kemenangan Tim Tango di laga pamungkas itu adalah Angel Di Maria yang mencetak gol di babak pertama.

Gol yang terjadi di menit ke-22 itu berawal dari umpan matang Rodrigo De Paul dari tengah lapangan. Angel Di Maria mampu memanfaatkan peluang tersebut untuk menaklukkan kiper Brasil, Ederson Moraes melalui tendangan lop. Kiper Manchester City itu tak bisa membendung laju bola yang melambung mulus ke gawangnya.

Brasil berusaha mengejar ketertinggalan. Namun soliditas tim dan pertahanan Argentina yang rapat membuat upaya Neymar Junior dan kawan-kawan tak juga berbuah hasil hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Bagi Messi ini merupakan gelar yang ditunggu-tunggu setelah beberapa kali gagal di partai final sejumlah turnamen mayor seperti Piala Dunia dan Copa America. Sementara itu bagi timnas Argentina ini menjadi gelar ke-15 mereka di ajang tersebut, sekaligus menyamai torehan Uruguay.

Usai pertandingan Messi terlihat begitu Bahagia. Messi tidak hanya dinobatkan sebagai pemain terbaik di turnamen tersebut, tetapi juga meraih trofi sebagai pencetak gol terbanyak dengan empat gol.

“Sungguh kegilaan yang indah!!! Ini luar biasa, terima kasih Tuhan!!!,” ungkap Messi di jejaring instagramnya.

Lebih lanjut pemain berusia 34 tahun itu mengatakan, “Kami adalah juara la concha de tu madre!!!!!! Vamos carajo.”

Setelah ini Messi tentu masih memburu gelar Piala Dunia yang belum pernah dirasakannya. Namun ia masih harus menanti selama setahun untuk perhelatan kejuaraan empat tahunan itu yang akan digelar tahun depan di Qatar.

Susunan Pemain Argentina versus Brasil:

Argentina (4-3-3): Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero [79′ Pezzella], Nicolas Otamendi, Marcos Acuna; Rodrigo de Paul, Leandro Paredes [54′ Rodriguez], Giovani Lo Celso [64′ Tagliafico]; Lionel Messi, Lautaro Martinez, Angel Di Maria.

Pelatih: Lionel Scaloni

Brasil (4-2-3-1): Ederson; Danilo, Marquinhos, Thiago Silva, Renan Lodi [76′ Emerson]; Casemiro, Fred [46′ Firmino]; Richarlison, Lucas Paqueta [76′ Gabriel], Everton [63′ Vinicius]; Neymar.

Pelatih: Tite

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineAplikasi QiuQiu.

Kolombia Bungkam Peru dalam Drama 5 Gol di Perebutan Peringkat 3 Copa America 2021
By - Writter

Kolombia Bungkam Peru dalam Drama 5 Gol di Perebutan Peringkat 3 Copa America 2021

Tim nasional Kolombia akhirnya keluar sebagai juara ketiga di Copa America 2021. Hal ini ditentukan usai pertarungan menghadapi Peru pada Sabtu, 10 Juli 2021 pagi WIB.

Tim nasional Kolombia

Pertandingan ini berlangsung menarik dan ketat. Lima gol tercipta sepanjang lebih dari 90 menit pertandingan. Kolombia akhirnya keluar sebagai pemenang degan skor akhir 3-2.

clubpokeronline - situs judi online terpercaya

Tiga gol Tricolor ke gawang Peru di Stadion Nacional de Brasilia ini dicetak oleh Juan Cuadrado di menit ke-49 dan sepasang gol Luis Diaz di menit ke-66 dan 90. Sementara itu sepasang gol Los Incas dilesatkan oleh Yoshimar Yotun di menit ke-45 dan Gianluca Lapadula di menit ke-83.

Kedua tim, baik Kolombia maupun Peru sama-sama menurunkan skuad terbaik. Kolombia berusaha menguasai jalannya pertandingan di awal babak pertama. Namun demikian tidak mudah bagi Kolombia untuk merangsek hingga kotak pertahanan Peru. Pertahanan Peru begitu kokoh sehingga sulit ditembus.

Sebelum babak pertama berakhir justru Peru yang mampu memecah kebuntuan. Yotun berhasil menggetarkan gawang Kolombia usai menuntaskan umpan Christian Cueva.

Kolombia tidak butuh waktu lama untuk mengejar ketertinggalan. Di awal babak kedua, Los Cafeteros berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Juan Cuadrado yang menembus barikade pemain Peru.

Kolombia mendapat momentum untuk memimpin. Menit ke-66, Luis Diaz berhasil memaksa kiper Peru memungut bola dari dalam gawangnya. Striker FC Porto itu berhasil menuntaskan umpan jauh dari kiper Camilo Vargas.

Dalam keadaan tertinggal, Peru semakin giat menekan. Hasilnya pun dipetik di menit ke-83. Lapadula berhasil meneruskan umpan tendangan sudut yang dikirim Raziel Garcia. Tandukan Lapadula berhasil menggetarkan gawang Kolombia.

Skor imbang membuat pertandingan semakin seru. Sementara itu sisa waktu pertandingan semakin sedikit. Dalam situasi tersebut Kolombia akhirnya mampu mencuri kesempatan untuk mencetak gol tambahan.

Luis Diaz menunjukkan magisnya. Pemain berusia 24 tahun itu kembali mencatatkan namanya di papan skor. Sepakan jarak jauh Diaz di masa injury time berhasil merobek gawang Peru sekaligus memastikan timnya menjadi juara ketiga di Copa America 2021.

Selepas perebutan posisi ketiga akan berlangsung pertandingan final yang mempertemukan Argentina dan Brasil. Duel ini  digelar di Stadion Maracana, Rio de Janeiro pada Minggu, 11 Juli 2021 pagi WIB.

Susunan Pemain Kolombia versus Peru:

Kolombia (4-4-1-1): Camilo Vargas; John Medina, Yerry Mina (Davinson Sanchez 55’), Oscar Murillo, William Tesillo; Juan Cuadrado, Wilmar Barrios, Gustavo Cuellar (Rafael Santos Borre 84’), Luis Diaz; Edwin Cardona (Yimmi Chara 46’); Duvan Zapata (Miguel Borja 55’).

Pelatih: Reinaldo Rueda

Peru (4-2-3-1): Pedro Gallese; Marcos Lopez, Alexander Callens, Anderson Santamaria, Aldo Corzo (Carlos Lora 79’); Yoshimar Yotun, Renato Tapia (Wilder Cartagena 24’); Andre Carrillo, Christian Cueva (Raziel Garcia 70’), Sergio Pena (Santiago Ormeno 79’); Gianluca Lapadula.

Pelatih: Ricardo Gareca

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineLink Poker Online.

Sergio Ramos Resmi Berseragam PSG
By - Writter

Sergio Ramos Resmi Berseragam PSG

Sergio Ramos akhirnya mendapat pelabuhan baru. Setelah 16 tahun membela Real Madrid, bek asal Spanyol itu pun hijrah ke Ligue 1 Prancis. Pemain berusia 35 tahun ini baru saja diperkenalkan sebagai pemain baru Paris Saint-Germain (PSG).

Sergio Ramos Resmi Berseragam PSG

Perkenalan resmi Ramos sebagai rekrutan baru Les Parisien dilakukan pada Kamis, 8 Juli 2021 petang WIB. Ramos akan bertahan di Parc des Princes selama dua tahun ke depan hingga 2023.

buat iklan

Dalam pernyataannya, Ramos mengaku senang bisa bergabung dengan raksasa Liga Prancis itu. Menurutnya, ini menjadi tantangan baru baginya setelah lebih dari satu dekade merumput di Spanyol.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Paris Saint-Germain,” ungkap Ramos.

Mantan pemain timnas Spanyol itu menegaskan dirinya antusias terlibat dalam rencana proyek besar bersama PSG. Ia pun senang karena bisa bergabung dengan salah satu tim tajir yang sarat pemain bintang.

“Ini perubahan besar dalam hidup saya, tantangan baru, dan saya tidak akan melupakan hari ini. Saya sangat bangga jadi bagian dari proyek ambisius ini, menjadi bagian dari tim yang diisi banyak pemain hebat.”

Memang tidak mudah bagi Ramos untuk mendapat tempat utama di tim bertabur bintang itu. Di posisinya, PSG sudah memiliki dua bek tengah dengan kualitas mumpuni yakni sang kapten, Marquinhos dan Presley Kimpembe. Namun demikian peluang Ramos untuk mendapat menit bermain tetap terbuka.

Ramos mendapat kehormatan untuk mengenakan seragam bernomor punggung 4. Nomor ini pun sudah lekat dengannya sejak bergabung dengan Real Madrid.

“Saya sangat menghargai mendapatkan No.4 karena saya percaya takhayul,” beber Ramos.

Mantan pemain Sebilla itu menegaskan mengenakan nomor tersebut akan memberinya banyak keberuntungan dan kemenangan.

“Saya sudah memilikinya [No.4] sepanjang karier saya, dan itu memberi saya keberuntungan dan banyak kemenangan. Sekarang, No.4 adalah bagian dari diri saya sebagai pribadi dan profesional.”

“Bagi saya, suatu kehormatan untuk memakai nomor ini untuk tim hebat seperti PSG. Dan untuk alasan itu, akan sangat istimewa untuk bisa memakai nomor saya di sini di Paris,” tegasnya.

Kedatangan Ramos tentu disambut baik kubu PSG. Sebagaimana dikatakan presiden klub, Nasser Al-Khelaifi, Ramos adalah sosok pemimpin sejati, sebagaimana telah ditunjukkannya bersama El Real.

“Sergio adalah pesepakbola yang lengkap. Salah satu bek terbaik dalam sejarah sepakbola, seorang pesaing, pemimpin, serta profesional sejati,” beber Al-Khelaifi.

Lebih lanjut sang taipan itu mengatakan, “Pengalaman dan ambisinya yang luas bersinergi sempurna dengan klub. Saya bangga melihatnya mengenakan seragam kami dan saya tahu para penggemar memiliki sambutan luar biasa untuknya.”

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineAgen IDN Poker.

Bungkam Denmark, Inggris Hadapi Italia di Final EURO 2020
By - Writter

Bungkam Denmark, Inggris Hadapi Italia di Final EURO 2020

Tim nasional Inggris berhasil meraih tiket final EURO 2020 setelah menyingkirkan timnas Denmark pada pertandingan yang digelar di Stadion Wembley, London pada Kamis, 8 Juli 2021 dini hari WIB.

Bungkam Denmark, Inggris Hadapi Italia di Final EURO 2020

Skuad The Three Lions menang dengan skor 2-1. Sepasang gol Inggris berasal dari gol bunuh diri Simon Kjaer di menit ke-39 dan lesatan penalti Harry Kane di babak extra time, tepatnya di menit ke-104.

buat iklan

Hasil ini mengantar Inggris ke final, menghadapi Italia yang sebelumnya menyingkirkan Spanyol. Bagi Inggris ini menjadi sejarah tersendiri setelah menanti lebih dari setengah abad untuk berlaga di final turnamen mayor.

Denmark bermain baik di pertandingan ini. Tim Dinamit malah mampu membuka keunggulan setelah sepakan bebas Damsgaard berhasil menjebol gawang Jordan Pickford. Sayangnya keunggulan Denmark tak bertahan lama.

Menit ke-39, bola umpan Bukayo Saka yang menyasar Raheem Sterling gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Jkaer. Bola yang disapu justru masuk ke gawang sendiri.

Kedua tim terus berusaha menciptakan peluang. Namun hingga waktu normal usai tidak ada tambahan gol.

Pertandingan pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Inggris mendapat momentum setelah Sterling dijatuhkan di kotak terlarang. Kane yang maju sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya walau sepakannya sempat ditepis Kasper Schmeichel.

Kubu Denmark tentu merasa kecewa dengan hasil ini. Mereka menilai kegagalan ini sungguh menyakitkan.

“Sulit untuk berkomentar sekarang. Mungkin saja lebih baik berbicara dalam beberapa hari ke depan. Kami hampir mencapai final, tapi permainan ditentukan seperti ini,” beber Kasper Hjulmand.

Pelatih Denmark itu mengatakan timnya seharusnya tidak dihukum penalty. Situasi ini membuat mereka begitu terpukul.

“Dari apa yang saya baca dari pemberitaan, itu seharusnya bukan penalti. Kami kecewa. Saya tahu kedengarannya aneh, tapi sulit untuk saya tidak merasa seperti itu.”

Ia mengatakan kalah melalui proses seperti itu sungguh mengecewakan. Para pemainnya sudah berjuang maksimal.

“Kalah dalam permainan adalah satu hal biasa, tapi kalah seperti ini mengecewakan. Pemain sudah sangat berjuang. Terlalu pahit untuk berakhir seperti ini,” tegasnya.

Susunan pemain Inggris versus Denmark:

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire, Luke Shaw; Declan Rice (95′ Jordan Henderson), Kalvin Phillps; Bukayo Saka (69′ Jack Grealish; 106′ Kieran Trippier), Mason Mount (95′ Phil Foden), Raheem Sterling; Harry Kane.

Pelatih: Gareth Southgate
Denmark (3-4-3): Kasper Schmeichel; Andreas Christensen (79′ Joachim Andersen), Simon Kjaer, Jannik Vestergaard (105′ Jonas Wind); Jens Stryger Larsen (67′ Daniel Wass), Pierre-Emile Hojbjerg, Thomas Delaney (88′ Mathias Jensen), Joakim Maehle; Martin Braithwaite, Mikkel Damsgaard (67′ Yussuf Poulsen), Kasper Dolberg (67′ Christian Noergaard).

Pelatih: Kasper Hjulmand

Berita disponsori oleh ClubpokeronlineMain Domino.

Pesta 4 Gol ke Gawang Ukraina, Inggris ke Semi Final EURO 2020
By - Writter

Pesta 4 Gol ke Gawang Ukraina, Inggris ke Semi Final EURO 2020

Tim nasional Inggris mencatatkan kemenangan telak di babak perempat final EURO 2020. Menghadapi timnas Ukraina di Stadio Olimpico, Roma pada Minggu, 4 Juli 2021 dini hari WIB, The Three Lions menang telak empat gol tanpa balas.

Pesta 4 Gol ke Gawang Ukraina, Inggris ke Semi Final EURO 2020

Dua dari empat gol Inggris dicetak oleh sang kapten, Harry Kane. Sementara itu dua gol lainnya disumbangkan oleh Harry Maguire dan Jordan Henderson.

buat iklan

Kemenangan ini mengantar Inggris ke babak semi final. Inggris akan menghadapi Denmark yang sukses menyingkirkan Republik Ceko dengan skor 2-1.

Inggris tentu beruntung menghadapi dua laga terakhir. Mereka akan tampil di kandang sendiri di Stadion Wembley. Partai semi final dan final akan digelar di kota London.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate mengatakan kemenangan ini tidak lepas dari perjuangan mereka memanfaatkan setiap peluang. Tekad mereka untuk memenangi laga dan meraih prestasi di kompetisi ini begitu tinggi.

“Kami ingin benar-benar memanfaatkan peluang dari pada berharap kami bisa menang atau membiarkan nasib itu datang sendiri,” tandas Southgate.

Lebih lanjut Southgate mengatakan saat ini mereka akan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan semi final. Duel yang akan digelar pada Kamis, 8 Juli 2021 dini hari WIB nanti akan mendekatkan mereka dengan partai final. Untuk itu Southgate menegaskan semangat mereka tidak akan kendor.

“Kami tidak ingin mengambil langkah mundur. Saya pikir para pemain sangat menentukan dan mengerikan sepanjang malam,” sambungnya.

Southgate senang karena apa yang dipersiapkan sepanjang latihan bisa diterapkan dengan baik di lapangan pertandingan. Hal ini terlihat di antaranya dari skema bola mati yang menghasilkan dua gol ke gawang Ukraina.

Gol pertama dari bola mati berawal dari tendangan bebas Luke Shaw yang disambut Harry Maguire. Selanjutnya giliran tendangan penjuru Masson Mount yang disambut tandukan mematikan oleh Jordan Henderson.

“Kami sudah banyak berbicara minggu ini tentang memanfaatkan bola mati. Kami lebih menekankannya lagi dan sepertinya kami akan berbahaya dalam latihan kemarin. Sangat sering kesempatan itu masuk ke dalam permainan dan itulah yang terjadi,” pungkasnya.

Susunan Pemain Ukraina versus Inggris:

Ukraina (3-5-2): Georgi Bushchan; Illia Zabarnyi, Sergey Krivtsov [36′ Tsygankov], Mykola Matvyenko; Oleksandr Karavaev, Serhiy Sydorchuk [65′ Makarenko], Mykola Shaparenko, Oleksandr Zinchenko, Vitalii Mykolenko; Andriy Yarmolenko, Roman Yaremchuk.

Pelatih: Andriy Shevchenko

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire, Luke Shaw [66′ Trippier]; Declan Rice [57′ Henderson], Kalvin Phillips [66′ Bellingham]; Jadon Sancho, Mason Mount, Raheem Sterling [66′ Rashford]; Harry Kane [73′ Calvert-Lewin].

Pelatih: Gareth Southgate

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineGame Poker Online.

Singkirkan Belgia, Italia ke Semi Final EURO 2020
By - Writter

Singkirkan Belgia, Italia ke Semi Final EURO 2020

Tim nasional Italia berhasil meraih satu tiket ke semi final EURO 2020. Hal ini didapat usai mengalahkan timnas Belgia di babak perempat final. Laga yang digelar di Allianz Arena, Munchen, Sabtu, 3 Juli 2021 dini hari WIB berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Gli Azzurri.

Singkirkan Belgia, Italia ke Semi Final EURO 2020

Sepasang gol Italia dicetak oleh Nicolo Barella di menit ke-31 dan Lorenzo Insigne di menit ke-44. Sementara itu satu-satunya gol Belgia dilesatkan oleh Romelu Lukaku dari titik penalti di menit ke-45+2.

buat iklan

Hasil ini mengantar Italia ke empat besar. Italia selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Spanyol menghadapi Swiss.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik. Namun demikian kubu Belgia tak bisa diperkuat Eden Hazard yang sedang mengalami cedera. Italia terlihat mampu mengendalikan permainan sejak awal laga. Secara statistik penguasaan bola Italia lebih unggul dari The Red Devils.

Gol pertama Italia berawal dari kesalahan Jan Vertonghen. Bola kemudian diamankan Marco Verratti dan memberikan kepada Barella. Sepakan keras Barella ke gawang Belgia tak bisa digagalkan Thibaut Courtois.

Kurang dari 15 menit kemudian giliran Insigne yang mencatatkan namanya di papan skor. Sepakan melengkung Insigne kembali menggetarkan gawang Belgia.

Sebelum babak pertama usai, Belgia sempat memperkecil ketertinggalan. Pelanggaran Di Lorenzo pada Doku di kotak terlarang berujung penalty. Sebagai algojo Lukaku tak membuang kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan.

“Kami tidak punya target minimal. Kami hanya ingin melakukan yang terbaik. Masih ada dua pertandingan lagi, kami akan lihat apa yang bakalan terjadi,” ungkap Roberto Mancini usai laga.

Lebih lanjut pelatih Italia itu mengatakan pihaknya berusaha menikmati setiap kemenangan. Mereka belum mau memikirkan tentang pertandingan selanjutnya menghadapi Spanyol untuk memperebutkan tiket final.

“Biarkan kami menikmati kemenangan ini, kemudian kami bisa memikirkan soal Spanyol. Selamat kepada para pemain, mereka melakukan tugasnya dengan baik,” sambungnya.

Terkait pertandingan keseluruhan, Mancini menegaskan timnya pantas memetic kemenangan. Para pemainnya dinilai tampil luar biasa.

“Kami pantas meraih kemenangan. Para pemain tampil luar biasa, dan sudah jelas kami kesulitan di 10 menit terakhir karena kelalahan. Namu kami seharusnya bisa mencetak banyak gol lebih awal,” tegasnya.

Susunan pemain Belgia versus Italia:

Belgia (3-4-2-1): Thibaut Courtois; Toby Alderweireld, Thomas Vermaelen, Jan Vertonghen; Thomas Meunier (69′ Nacer Chadli; 73′ Dennis Praet), Axel Witsel, Youri Tielemans (69′ Dries Mertens), Thorgan Hazard; Kevin De Bruyne, Jeremy Doku; Romelu Lukaku.

Pelatih: Roberto Martinez

Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Leonardo Spinazzola (79′ Emerson); Nicolo Barella, Jorginho, Marco Verratti (74′ Bryan Cristante); Federico Chiesa (90′ Rafael Toloi), Lorenzo Insigne (79′ Domenico Berardi), Ciro Immobile (74′ Andrea Belotti).

Pelatih: Roberto Mancini

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineAplikasi Blackjack Online.

Republik Ceko Singkirkan Belanda di 16 Besar EURO 2020
By - Writter

Republik Ceko Singkirkan Belanda di 16 Besar EURO 2020

Tim nasional Belanda harus angkat koper dari EURO 2020. Langkah Der Oranje terhenti di babak 16 besar setelah disingkirkan Republik Ceko. Bertanding di Puskas Arena pada Minggu, 27 Juni 2021, Belanda takluk dua gol tanpa balas.

Republik Ceko Singkirkan Belanda di 16 Besar EURO 2020

Sepasang gol kemenangan Republik Ceko tercipta di babak kedua setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di paruh pertama. Kedua tim sesungguhnya memiliki beberapa peluang namun tak satu pun berhasil dikonversi menjadi gol.

clubpokeronline - situs agen judi online terpercaya - idnpoker

Petaka bagi Belanda dimulai pada menit ke-52. Pelanggaran keras terhadap Patrik Schick membuat Matthijs De Ligt harus meninggalkan lapangan lebih cepat.

Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Republik Ceko. Menit ke-68, gawang Belanda pun bobol. Thomas Holes berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Belanda semakin terpuruk. Menit ke-80 giliran Schick yang mencetak gol, memanfaatkan umpan terukur Holes.

Belanda pun tersingkir. Sementara itu Republik Ceko berhasil meraih tiket ke babak perempat final.

Usai pertandingan De Ligt mengaku kesalahannya yang berujuang pada kekalahan tim.  “Jelas, ini menyakitkan. Pada dasarnya, kami kalah karena apa yang aku lakukan,” beber De Ligt.

Lebih lanjut bek Juventus itu mengatakan timnya seharusnya bisa memenangkan pertandingan. Mereka mampu mengendalikan permainan dan menciptakan sejumlah peluang.

“Dengan melihat ke belakang, aku seharusnya tidak membiarkan bola memantul. Aku merasa permainan kami terkendali dan memiliki beberapa peluang, terutama di babak pertama,” sambungnya.

Ia mengakui kartu merah yang ia terima menjadi titik balik bagi Republik Ceko. Di tengah peluang yang minim, mereka berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengunci kemenangan.

“Aku bahkan tidak merasakan bahwa Ceko menciptakan banyak peluang mencetak gol, tetapi jelas kartu merah membuat perbedaan,” tegasnya.

Sementara itu kapten Belanda, Georginio Wijnaldum tak kuasa menahan kekecewaannya atas hasil negatif itu. Gelandang yang akan berseragam Paris Saint-Germain (PSG) musim depan itu mengakui hasil minor itu menjadi pukulan telak bagi mereka.

“Gol yang kami berikan, peluang yang tidak kami ambil; semua terlintas di kepala. Setelah kartu merah kami merasa sulit untuk menempatkan mereka di bawah tekanan. Hal-hal menjadi lebih sulit bagi kami,” tegas pemain yang akan meninggalkan Liverpool itu.

Susunan Pemain Belanda versus Republik Ceko:

Belanda (3-4-1-2): Maarten Stekelenburg; Stefan De Vrij, Matthijs De Ligt, Daley Blind (Jurrien Timber 81′); Denzel Dumfries, Frenkie de Jong, Marten de Roon (Wout Weghorst 73′), Patrick Van Aanholt (Steven Berghuis 81′); Georginio Wijnaldum; Memphis Depay, Donyell Malen (Quincy Promes 57′).

Pelatih: Frank de Boer

Republik Ceko (4-2-3-1): Tomas Vaclik; Vladimir Coufal, Ondrej Celustka, Tomas Kalas, Pavel Kaderabek; Petr Sevcik (Adam Hlozek 85′), Tomas Soucek; Lukas Masopust (Jakub Jankto 79′), Tomas Holes (Alex Kral 86′), Antonin Barak (Michal Sadilek 90′); Patrik Schick (Michal Krmencik 90′).

Pelatih: Jaroslav Silhavy

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlinePoker88.

Sterling dan Kane Cetak Gol, Inggris Sikat Jerman di 16 Besar EURO 2020
By - Writter

Sterling dan Kane Cetak Gol, Inggris Sikat Jerman di 16 Besar EURO 2020

Tim nasional Inggris mencatatkan kemenangan di babak 16 besar EURO 2020. Menjamu timnas Jerman di Stadion Wembley, Selasa, 29 Juni 2021 malam WIB, The Three Lions menang dua gol tanpa balas. Keberhasilan dari Inggris sikat Jerman di babak 16 besar ini, tak lain karena Raheem Sterling dan Harry Kane menjadi penyumbang gol bagi armada Gareth Southgate itu. Masing-masing mencetak gol di menit ke-75 dan 86.

Sterling dan Kane Cetak Gol, Inggris Sikat Jerman di 16 Besar EURO 2020

Kemenangan ini mengantar Inggris ke babak perempat final. Selanjutnya Inggris akan menghadapi Ukraina pada Minggu, 4 Juli 2021 nanti.

buat iklan

Sementara itu bagi Jerman hasil negatif ini menjadi antiklimaks. Mereka pun harus angkat kaki lebih dulu.

“Kami memiliki peluang besar hari ini untuk melewati tim yang kuat. Tapi kami gagal memanfaatkan peluang dan sangat kecewa,” ungkap Manuel Neuer usai laga.

Lebih lanjut kiper timnas Jerman itu mengatakan lini depan timnya mengalami masalah di laga itu.

“Sulit buat penyerang kami bekerja dengan bola panjang yang dikirim ke depan, padahal operan diagonal juga tidak berhasil,” tegas kiper Bayern Muenchen itu.

Penampilan yang tak sesuai harapan itu membuat target mereka untuk mengalahkan Inggris tak terwujud. Sebelumnya, mereka bertekad untuk melukai skuad Tiga Singa.

“Hasilnya kami tidak bisa melukai Inggris, sebanyak yang kami inginkan,” tegasnya.

Sementara itu pelatih Jerman, Joachim Loew tak kuasa menahan kekecewaannya. Pelatih yang akan segera meninggalkan kursi pelatih utama itu mengakui mereka kecewa dengan hasil tersebut. Mereka sebenarnya menargetkan untuk bisa berbicara banyak di turnamen tersebut.

“Ini adalah kekecewaan besar buat semua. Kami berharap melangkah sejauhnya di turnamen ini, dan kepercayaan diri tim sangat tinggi. Dalam laga seperti ini, sangat penting untuk memanfaatkan peluang yang dimiliki,” tandas Joachim Low.

Loew juga menyayangkan sejumlah peluang emas yang tak bisa dikonversi menjadi gol. Muller dan Timo Werner sedikitnya memiliki masing-masing satu peluang emas.

“Timo Werner dan Thomas Muller sayangnya tidak bisa mencetak gol dari peluang yang didapat. Maka rasanya sangat buruk kami tersingkir,” pungkasnya.

Susunan pemain Inggris versus Jerman:

Inggris (3-4-2-1): Jordan Pickford; Kyle Walker, Harry Maguire, John Stones; Kieran Trippier, Declan Rice (88′ Jordan Henderson), Kalvin Phillips, Luke Shaw; Raheem Sterling, Bukayo Saka (69′ Jack Grealish); Harry Kane.

Pelatih: Gareth Southgate

Jerman (3-4-2-1): Manuel Neuer; Matthias Ginter (88′ Emre Can), Mats Hummels, Antonio Rudiger; Robin Gosens (88′ Leroy Sane), Leon Goretzka, Toni Kroos, Joshua Kimmich; Kai Havertz, Thomas Muller (90′ Jamal Musiala); Timo Werner (68′ Serge Gnabry).

Pelatih: Joachim Loew

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineSitus Poker IDN.

Thorgan Hazard Benamkan Asa Portugal Pertahankan Gelar Juara EURO 2020
By - Writter

Thorgan Hazard Benamkan Asa Portugal Pertahankan Gelar Juara EURO 2020

Thorgan Hazard menjadi pahlawan kemenangan timnas Belgia pada pertandingan kontra timnas Portugal di babak 16 besar EURO 2020 yang berlangsung pada Senin, 28 Juni 2021 dini hari WIB.

Thorgan Hazard

Saudara dari Eden Hazard itu menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di pertandingan tersebut, sekaligus mengantar Belgia ke babak perempat final. Sementara itu bagi Portugal mereka harus angkat koper lebih awal. Asa Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mempertahankan gelar juara pun pupus.

buat iklan

Gol tunggal Thorgan tercipta di menit ke-42. Pemain tersebut melepaskan sepakan melengkung ke sudut kanan atas gawang Portugal yang dijaga Rui Patricio. Sang penjaga gawang tak kuasa membendung laju bola ke dalam gawangnya.

Hasil ini tentu membuat kubu Portugal kecewa. Hal ini diakui sang pelatih, Fernando Santos. Ia menegaskan hasil tersebut mendatangkan kekecewaan besar bagi timnya. Pasalnya mereka menghadapi kompetisi ini dengan ambisi besar untuk mengulangi pencapaian pada 2016 silam.

“Ini kekecewaan besar bagi kami karena kami yakin kami bisa juara, seperti pada 2016. Para pemain menangis, seperti semua rakyat Portugal,” tegas Santos.

“Ada hal-hal yang bisa dipetik di masa depan. Pada 2018 kami tersingkir dari Piala Dunia, pada babak 16 besar, dan tahun berikutnya kami juara Nations League. Kami harus melihat ke depan untuk mencoba menjadi juara Piala Dunia,” sambungnya.

Santos mengaku ada sejumlah pemain yang menangis di ruang ganti usai laga. Mereka menyesali kegagalan mereka memanfaatkan banyaknya peluang yang dimiliki.

“Kami kecewa dan sedih. Saya memiliki beberapa pemain yang menangis di ruang ganti. Mereka memberikan segalanya. Belgia memiliki enam tembakan, dan mencetak gol. Kami memiliki 29 dan membentur tiang dua kali. Kekalahan adalah kekalahan. Sejujurnya saya tidak punya banyak kata untuk diucapkan saat ini.”

Ia mengakui bahwa mereka memiliki keyakinan dan kepercayaan diri tinggi untuk berbicara banyak di turnamen kali ini. Sayangnya mereka kemudian kebobolan dan tak bisa bangkit.

“Kami semua menginginkan [kemenangan] dan yakin. Kami memiliki kepercayaan diri, dan yakin kami bisa mencapai final dan menang. Ini bukan soal adil dan tak adil. Kami kebobolan gol dan kami tidak bisa mencetak gol.”

Susunan pemain Belgia versus Portugal:

Belgia (3-4-2-1): Thibaut Courtois; Thomas Vermaelen, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld; Thorgan Hazard (90′ Leander Dendoncker), Axel Witsel, Youri Tielemans, Thomas Meunier; Eden Hazard (87′ Yannick Carrasco)
, Kevin De Bruyne (48′ Dries Mertens); Romelu Lukaku.

Pelatih: Roberto Martinez

Portugal (4-3-3): Rui Patricio; Diogo Dalot, Pepe, Ruben Dias, Raphael Guerreiro; Renato Sanches (78′ Sergio Oliveira), Joao Palhinha (78′ Danilo Pereira), Joao Moutinho (55′ Joao Felix); Diogo Jota (70′ Andre Silva), Cristiano Ronaldo, Bernardo Silva (55′ Bruno Fernandes).

Pelatih: Fernando Santos

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlinePoker88.

Jerman Susah Payah ke 16 Besar EURO 2020
By - Writter

Jerman Susah Payah ke 16 Besar EURO 2020

Tim nasional Jerman tidak mudah ke 16 besar EURO 2020. Der Panzer baru bisa bernapas lega setelah memetik hasil imbang kontra Hungaria di matchday terakhir penyisihan Grup F. Bertanding di Allianz Arena, Kamis,  24 Juni 2021 dini hari WIB lalu, Tim Panser susah payah meraih hasil imbang 2-2.

Jerman Susah Payah ke 16 Besar EURO 2020

Hungaria lebih dulu memimpin setelah Adam Szalai menggetarkan gawang Jerman di menit ke-11. Gol ini terjadi berkat umpan terukur Roland Sallain.

buat iklan

Jerman baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya di menit ke-66. Umpan Mats Hummels akhirnya berhasil dituntaskan Kai Havertz.

Hungaria kembali membuat kubu Jerman menarik napas Panjang setelah Andra Schafer menggetarkan gawang Jerman dua menit berselang. Kekalahan di laga ini membuat Jerman harus angkat koper.

Perjuangan Jerman baru membuahkan hasil enam menit sebelum waktu normal berakhir. Leon Goretzka tampil sebagai penyelamat setelah menuntaskan bola muntah hasil tembakan Timo Werner. Hasil imbang pun bertahan hingga laga usai.

Tambahan satu angka dari pertandingan ini membuat Jerman berhak atas posisi kedua di klasemen akhir Grup F. Sementara itu langkah Hungaria di turnamen ini terhenti setelah finis di posisi terakhir dengan raihan total dua poin.

Pelatih Jerman, Joahim Loew tak khawatir dengan penampilan timnya. Ia menilai timnya tetap berada di jalur positif walaupun harus bertarung keras sepanjang penyisihan grup.

“Saya tidak khawatir, itu pertandingan yang sangat berbeda. Melawan Inggris akan jadi pertandingan yang benar-benar berbeda. Mereka main di kandang, mereka ingin menyerang,” tandas Loew.

Lebih lanjut pelatih yang akan mundur dari posisi saat ini pasca-turnamen ini mengatakan di pertandingan selanjutnya mereka akan tampil lebih baik. Jerman akan menghadapi Inggris untuk memperebutkan satu tiket ke babak perempat final.

“Kami tidak bisa mengulangi kesalahan lagi. Kami perlu melakukan segalanya lebih baik di sini. Tapi pertandingan melawan Inggris, kami tidak sabar untuk itu,” sambungnya.

Sementara itu striker Jerman, Thomas Muller tak ambil pusing dengan sepak terjang timnya di babak penyisihan grup yang tak semulus tim unggulan lainnya. Ia mengambil contoh Portugal di Piala Eropa 2016 yang sanggup menjadi juara walau tak pernah menang di babak penyisihan.

“Anda selalu berharap bahwa sebuah tim yang nantinya akan memenangkan turnamen tampil impresif dan mendominasi setiap pertandingan. Namun, itu tidak mungkin saat ini,” tegas striker Bayern Muenchen itu.

Susunan Pemain Jerman versus Hungaria:

Jerman (3-4-3): Manuel Neuer; Matthias Ginter (Kevin Vlland 82′), Mats Hummels, Antonio Rudiger; Joshua Kimmich, Ilkay Gundogan (Leon Goretzka 58′), Toni Kroos, Robin Gosens (Jamal Musiala 82′); Kai Havertz (Timo Werner 67′), Serge Gnabry (Thomas Muller 67′), Leroy Sane.

Pelatih: Joachim Loew

Hungaria (3-5-2): Peter Gulacsi; Endre Botka, Willi Orban, Attila Szalai (Kevin Varga 82′); Loic Nego, Laszlo Kleinheisler (Gergő Lovrencsics 89′), Adam Nagy, Andras Schafer, Attila Fiola (Nemanja Nikolić 88′); Adam Szalai (c), Roland Sallai (Szabolcs Schon 75′).

Pelatih: Marco Rossi

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineGame Casino Online.

Spanyol Tampil Trengginas di Pamungkas Grup EURO 2020
By - Writter

Spanyol Tampil Trengginas di Pamungkas Grup EURO 2020

Tim nasional Spanyol tampil luar biasa di pertandingan pamungkas penyisihan grup EURO 2020. La Furia Roja terlihat begitu trengginas saat melibas Slovakia di Estadio de La Cartuja pada Rabu, 24 Juni 2021.

Tim nasional Spanyol

Spanyol berpesta lima gol tanpa balas ke gawang lawan. Lima gol Tim Matador dibuka oleh gol bunuh diri Subravka di menit ke-30. Gol ini berawal dari sepakan Pablo Sarabia yang sempat mengenai mistar gawang sebelum mengenai Dubravka.

buat iklan

Sebelum babak pertama usai, Spanyol berhasil menggandakan keunggulan. Tepatnya di masa injury time babak pertama, AYmeric Laporte menggetarkan gawang Slovakia melalui sundulan ke pojok kanan gawang Slovakia. Lagi-lagi Dubravka harus memungut bola dari dalam gawangnya.

Tiga gol Spanyol di babak kedua dimulai oleh Pablo Sarabia di menit ke-56. Sepakan kaki kirinya mengarah ke pojok kanan gawang Slovakia. Selanjutnya giliran Ferran Torres yang mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-67.

Pesta gol Spanyol kembali ditutup oleh gol bunuh diri. Kali ini Juraj Kucka gagal mengantisipasi sundulan Pau Torres.

Berkat kemenangan ini Spanyol pun mendapat tiga poin terakhir untuk melengkapi koleksi poinnya menjadi 5. Spanyol finis sebagai runner-up di belakang Swedia yang mengemas total tujuh poin. Sementara itu Slovakia harus tersingkir setelah mengakhiri babak penyisihan grup di posisi ketiga dengan tiga poin.

Pelatih Spanyol, Luis Enrique tak kuasa menahan kegembiraan usai timnya memetik kemenangan telak. Ia mengibaratkan penampilan timnya di pertandingan ini seperti sampanye.

“Saya memperingatkan semua orang bahwa ketika gabus keluar dari botol, sampanye akan mengalir. Dan (metafora) itu sekarang terjadi di sini,” tegas Enrique.

Di babak 16 besar Spanyol akan menghadapi Kroasia. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Parken, Kopenhagen, Senin, 28 Juni 2021.

Mantan pelatih Barcelona itu optimis dengan penampilan timnya. Ia menilai timnya sudah mendapatkan kembali keyakinan dan kepercayaan diri.

“Suasananya sekarang luar biasa, dan kami tak sabar untuk pertandingan berikutnya. Kami akan bersiap dan percaya diri untuk babak 16 besar dan sudah tidak sabar menjalani pertandingan pada Senin mendatang.”

Ia menilai timnya terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Hanya saja ia mengakui Kroasia adalah tim yang patut diwaspadai.

“Mereka adalah tim unggulan dan kami mengetahui betul para pemainnya, kami juga bermain dengan mereka di UEFA Nations League dua tahun lalu.”

Susunan Pemain Slovakia versus Spanyol:

Slovakia 4-2-3-1): Martin Dubravka; Peter Pekarik, Lubomir Satka, Milan Skriniar, Tomas Hubocan; Jakub Hromada (Stanislav Lobotka 46′), Juraj Kucka; Robert Mak (Vladimir Weiss 69′), Marek Hamsik (Laszlo Benes 90′), Lukas Haraslin (Tomas Suslov 69′); Ondrej Duda (Michal Duris 46′).

Pelatih: Pavel Hapal

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Jordi Alba, Aymeric Laporte, Eric Garcia (Pau Torres 71′), Cesar Azpilicueta (Mikel Oyarzabal 77′); Koke, Sergio Busquets (Thiago Alcantara 71′), Pedri; Gerard Moreno (Adama Traore 77′), Alvaro Morata (Ferran Torres 66′), Pablo Sarabia.

Pelatih: Luis Enrique

Berita ini disponsori oleh ClubpokeronlineHiggs Domino.