Informasi Dunia Olah Raga Indonesia & Mancanegara Aktual Terpercaya
  • Sports Award - 2019

    Number #1 Sports News
  • Global Certificate

    ISO 9001:2019
  • Award Winning

    Berita Olah Raga Terbaik 2019
Chelsea Tekuk Aston Villa di Pekan ke-15 Liga Inggris Premier - www.idnsportsliga.com
By - Writter

Chelsea Tekuk Aston Villa di Pekan ke-15 Liga Inggris Premier

Pekan ke-15 EPL, Chelsea tekuk Aston Villa 2-1

Chelsea sukses memetik hasil positif di pekan ke-15 Liga Primer Inggris. Bermain di kandang sendiri di Stadion Stamford Bridge pada Rabu, 4 Desember 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, The Blues sukses membungkam tamunya Aston Villa dengan skor 2-1.

Sepasang gol tuan rumah dicetak oleh Tammy Abraham di menit ke-23 dan Mason Mount di menit ke-48. Sementara itu gol tunggal tim tamu dicetak oleh Trezeguet di menit ke-41.

Kemenangan ini membuat Chelsea kini mengemas total 29 poin dari 15 pertandingan. Chelsea bercokol di urutan keempat, terpaut enam poin dari Leicester City di posisi ketiga dan Manchester City di urutan kedua. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Liverpool.

Laga kandang adalah favorit The Blues

Bermain di kandang sendiri membuat Chelesa sangat percaya diri. Sejak menit awal mereka langsung menggencarkan serangan. Menit ke-23 Tammy Abraham membuka keunggylan dan berlanjut dengan assist untuk gol kedua timnya yang dicetak oleh Mason Mount di awal babak kedua. Sebelum turun minum tim tamu sempat memperkecil ketertinggalan.

Kubu Chelsea tentu menyambut positif hasil tersebut. Apalagi ini melanjutkan tren positif sejak awal musim. Pelatih Chelsea, Frank Lampard menyebut dirinya ingin agar timnya terus menjaga performa bahkan meningkatkannya di pekan-pekan selanjutnya.

Lampard: “Saya ingin lebih…”

“Saya senang dengan hasil sejauh ini, tapi saya ingin lebih. Saya rasa kami sudah punya start yang cukup bagus karena banyak orang mungkin memperkirakan sebaliknya. Tapi rasanya kami bekerja cukup baik. Tapi saya selalu menginginkan lebih,” beber Lampard.

“Pekan lalu jadi contoh yang bagus. Saya melihat kami tandang ke Man City dan jual-beli serangan dengan mereka seperti sebuah tim yang memang sudah berada di level itu, lalu saya melihat kami melawan West Ham dan tampil tak seperti itu,” sambungnya.

Lebih lanjut mantan pemain Chelsea dan tim nasional Inggris itu mengatakan timnya memiliki potensi untuk menjadi lebih baik. Apalagi kini timnya sedang dalam masa transisi setelah ditinggal Maurizio Sarri yang hijrah ke Juventus.

“Kemudian saya melihat kebangkitan melawan Villa, kembali ke kami sebelumnya. Itu menunjukkan kalau kami punya potensi nyata, tapi kami harus sadar bahwa ada banyak ganjalan yang harus kami lalui karena kami muda, karena kami sedikit di masa transisi, dan itu akan terungkap seiring perjalanan,” tandasnya lagi.

Susunan pemain Chelsea versus Aston Villa

Chelsea (4-3-3): 1-Kepa; 24-Reece James, 15-Kurt Zouma, 4-Andres Christensen, 28-Cesar Azpi; 17-Mateo Kovacic, 7-NGolo Kante, 19-Mason Mount; 10- Willian, 9-Tammy Abraham, 22-Chrisitian Pulisic.

Pelatih: Frank Lampard

Aston Villa (4-3-3): 1-Tom Heaton; 27-Ahmed Elmohamady, 15-Ezri Konsa, 40-Tyrone Mings, 18-Matt Targett; 7-Josh McGinn, 11-Marvelous Nakamba, 14-Conor Hourihane; 17-Trezeguet, 9-Wesley, 10-Jack Grealish.

Pelatih: Dea Smith.

 

drama 8 gol, ajax vs chelsea berakhir seri
By - Writter

Drama 8 Gol Warnai Hasil Imbang Chelsea Vs Ajax di Liga Champions

Sensasi drama 8 gol dari Chelsea vs Ajax

Duel sengit tersaji di matchday keempat Grup H Liga Champions Eropa saat Chelsea menghadapi Ajax Amsterdam. Pertandingan ini digelar di kandang Chelsea di Stadion Stamford Bridge pada Selasa, 5 November 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Drama 8 gol tersaji di pertandingan tersebut. Kedua tim mengakhiri laga sengit ini dengan skor sama kuat, 4-4.

Empat gol Chelsea dicetak oleh Jorginho di menit keempat dan 71 dari titik penalti, serta sepasang gol dari Cesar Azpilicueta di menit ke-63, dan Reeca James di menit ke-74. Sementara itu empat gol tim tamu lahir dari gol bunuh diri Tammy Abraham di menit kedua dan Kepa Arrizabalaga di menit ke-35, serta sumbangan gol dari Quincy Promes di menit ke-20, dan Donny Van De Beek di menit ke-55.

Hasil ini membuat Chelsea sementara ini berada di puncak klasemen Grup H dengan raihan total tujuh poin dari empat pertandingan yang telah dijalani. Sementara itu Ajax berada di posisi kedua karena kalah selisih gol dari Chelsea.

Ajax jadi pembuka gol

Kedua tim menampilkan menarik di laga ini. Sejak menit pertama tim tamu berusaha menekan pertahanan Ajax. Beberapa peluang emas diperoleh. Keran gol Ajax dibuka saat pertandingan belum genap tiga menit.

Berawal dari sepakan Quincy Promes bola justru mengenai Tammy Abraham dan berbelok arah tanpa bisa digagalkan oleh kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga. Gol ini menyemangati para pemain Chelsea untuk mengejar ketertinggalan. Tak butuh waktu lama bagi Chelsea untuk menyamakan kedudukan melalui sepakan penalti Jorginho. Sebelum babak pertama berakhir tim tamu masih sempat mencetak dua gol untuk mengunci kemenangan paruh waktu dengan skor 3-1.

The Blues kejar ketinggalan

Dalam kedudukan tertinggal dua gol, Chelsea berusaha meningkatkan intensitas serangan di babak kedua. Tuan rumah pun sukses mengejar ketertinggalan dan menutup pertandingan dengan skor sama kuat, 4-4.

“Hari ini adalah hari yang gila, tidak terlalu banyak yang bisa saya bandingkan. Saya menyukai semangat serta karakter yang mereka (para pemain Chelsea) tunjukkan hari ini. Mereka layak mendapatkan pujian,” ungkap Frank Lampard.

Lebih lanjut pelatih Chelsea itu mengatakan saat jeda pertandingan dalam keadaan tertinggal dua gol mereka akan mampu mengejar dan mengakhiri pertandingan dengan skor sama kuat.

“Dua gol bunuh diri adalah kisah di babak pertama. Saya katakan saat jeda, ‘ini akan menjadi 3-3 atau 4-4, Kami sudah berada dalam penampilan yang diinginkan,” sambungnya.

Susunan pemain Chelsea versus Ajax Amsterdam

Chelsea (4-2-3-1): 1-Kepa Arrizabalaga; 28- Cesar Azpilicueta, 15-Kurt Zouma, 29-Fikayo Tomori, 3-Marcos Alonso (24-Reece James 46′); 5-Jorginho, 17-Mateo Kovacic (23-Michy Batshuayi 87′); 10-Willian, 19-Mason Mount (20-Callum Hudson-Odoi 60′), 22-Christian Pulisic; 9- Tammy Abraham

Pelatih: Frank Lampard

Ajax Amsterdam (4-2-3-1): 24-Andre Onana; 12-Noussair Mazraoui, 3-Joel Veltman, 17-Daley Blind, 31-Nicola Tagliafico; 6- Donny Van De Beek, 21-Lisandro Martinez, 7-David Neres (2-Perr Schuurs 72′), 22-Hakim Ziyech (4-Edson Alvarez 72′), 11-Quincy Promes; 10-Dusan Tadic

Pelatih: Erik Ten Hag

Chelsea sukses petik kemenangan atas Watford di EPL
By - Writter

Chelsea Petik Kemenangan Di Pekan ke-11 Liga Inggris

Bantai Watford, Chelsea petik kemenangan di Liga Premier Inggris!

Chelsea sukses petik kemenangan pada pekan kesebelas dari Liga Premier Inggris. Tim berjuluk The Blues itu berhasil membungkam Watford pada pertandingan yang digelar di Vicarage Road pada Sabtu, 2 November 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Chelsea menang dengan skor 2-1 berkat sumbangan gol Tammy Abraham di menit kelima dan Christian Pulisic di menit ke-55. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Gerard Deulofeu dari titik penalti di menit ke-80.

The Blues naik posisi tiga klasemen

Tambahan tiga poin membuat Chelsea sementara ini naik ke posisi ketiga. Tim asuhan Frank Lampard itu mengemas total 23 poin dari 11 laga, tertinggal di belakang Manchester City dan Liverpool di puncak klasemen.

Sementara itu Watford tak beranjak dari posisi terbawah. Tim tersebut berada di urutan buncit, tepatnya di posisi ke-20 dengan lima poin dari 11 pertandingan. Watford berjarak enam poin dari Everton di zona aman.

Chelsea yang bertindak sebagai tim tamu mampu menguasai jalannya pertandingan. Tim tersebut pun langsung menekan sejak menit awal. Tak butuh waktu lama bagi Chelsea untuk memecah kebuntuan. Berawal dari umpan terukur Jorginho dari tengah lapangan, Tammy yang lepas dari jebakan offside berhasil menaklukkan kiper tuan rumah, Ben Foster.

Gol ini membuat Chelsea semakin giat menekan. Namun hingga babak pertama berakhir Chelsea gagal menambah gol. Tim tamu sukses menggandakan keunggulan di awal babak kedua. Kali ini giliran Christian Pulisic mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan umpan terukur Tammy Abraham.

Hadiah pinalti bagi Watford

Tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-77. Pelanggaran yang dilakukan terhadap Deulofeu berujung hadiah penalti. Pemain tersebut yang tampil sebagai algojo sukses menjalankan tugas.

Deulofeu - Watford

“Kami sudah bermain sangat baik, lini tengah kami luar biasa, tapi kami seharusnya tidak boleh tampil ceroboh di menit-menit akhir,” beber Frank Lampard.

Lebih lanjut pelatih Chelsea itu mengatakan timnya mendapat tantangan di menit-menit akhir pertandingan. Ia juga menyayangkan timnya yang gagal memanfaatkan peluang.

“10 menit terakhir itu sangat mengerikan, mengingat bagaimana pertandingan berjalan sebelumnya. Kami harusnya bisa lebih mematikan, tapi kami justru tampil ceroboh,” lanjutnya.

Susunan pemain Watford versus Chelsea

Watford (3-4-2-1): 26-Ben Foster; 27-Christian Kabasele, 4-Craig Dawson, 15-Craig Cathcart (6-Adrian Mariappa 20′); 2-Daryl Janmaat (21-Kiko Femenia 75′), 14-Chalobah (19-Will Hughes 67′), 16-Abdoulaye Doucoure, 11-Adam Masina; 7-Gerard Deulofeu, 37-Roberto Pereyra; 18-Andre Gray.

Pelatih: Quique Sanchez Flores

Chelsea (4-2-3-1): 1-Kepa Arrizabalaga; 28-Cesar Azpilicueta, 15-Kurt Zouma, 29-Fikayo Tomori, 33-Emerson Palmieri; 17-Matteo Kovacic, 5-Jorginho; 10-Willian, 19-Mason Mount, 22-Christian Pulisic (20-Callum Hudson-Odoi 83′); 9-Tammy Abraham (23-Michy Batshuayi 88′).

Pelatih: Frank Lampard

FRANK LAMPARD LATIH CHELSEA - IDNSPORTSLIGA.COM
By - IDNSPORTSLIGA

Frank Lampard Mulai Latih Pasukan The Blues

Pemain Chelsea Menikmati Latihan Ala Frank Lampard

Pengakuan datang dari salah satu pemain gelandang Chelsea yaitu Mateo Kovacic, pemain tersebut melontarkan pujian terhadap salah satu pemain legenda Chelsea yang saat ini menjadi pelatih Chelsea, dia adalah Frank Lampard. Dia (Lampard) sudah bekerja keras sejauh ini. Gelandang Chelsea tersebut yakin Chelsea akan bergerak kearah yang tepat bersama pemain legenda Chelsea tersebut.

“Tantangan besar bagi Lampard…”

Lampard sudah resmi untuk melatih Chelsea dari beberapa pekan lalu. Ini adalah sebuah tantangan besar dalam kariernya. Karena Lampard baru satu musim bekerja sebagai pelatih. Dan tantangan semakin sulit karena saat ini Chelsea sedang tidak dalam kondisi terbaik, Chelsea dijatuhi hukuman larangan bermain di dua bursa transfer. Yang berarti Frank Lampard tidak dapat membeli pemain pemain yang di inginkan.

Frank Lampard Latih Chelsea - IDNSPORTSLIGA.COM

Mateo Kovacic : “Dia Luar Biasa”

Walaupun dalam kondisi sulit seperti itu, Lampard tetap bekerja keras untuk Chelsea. Mewakili seluruh pemain Chelsea, Mateo Kovacic menjamin kalau Frank Lampard telah berkerja sebaik mungkin. Mateo Kovacic berkata ‘’Rasanya luar biasa bisa mendapati pemain legenda sehebat Frank Lampard sebagai pelatih kami di dalam tim Chelsea, dan kami sungguh menikmati pramusim sejauh ini’’

Mateo Kovacic - IDNSPORTSLIGA.COM

Dan Mateo Kovacic juga menegaskan jika pramusim berjalan berat, sesi latihan cukup intens, tetapi sejauh ini berjalan dengan sangat lancar. Kami sangat menikmati kerja keras ini. Meskipun latihan ini sangat intens dan sulit. Kami masih sering memainkan bola dan itulah yang kami suka.

Chelsea Uji Performa Di Jepang

Terasa hebat dapat bekerja di bawah pelatih Frank Lampard dan kami semua di dalam tim menantikan kesempatan belajar langsung dari Lampard dan kami semua akan sangat berusaha untuk membuat Lampard dan klub merasa bangga terhadap kami.

Saat ini Chelsea sedang berada di Jepang untuk menjalani tur pramusim, dalam waktu dekat ini Chelsea akan melawan Kawasaki Frontale. Salah satu tim kuat pada liga Jepang. Mateo Kovacic menjamin Chelsea akan tampil habis habisan untuk menguji kekuatan tim mereka.

Kandasnya Harapan El Pipita Untuk Di Permanenkan Chelsea - IDNSPORTSLIGA.COM
By - IDNSPORTSLIGA

Kandasnya Harapan El Pipita Untuk Di Permanenkan Chelsea

Chelsea menjadi salah satu tim yang kemungkinan aktif memperbaiki penampilan mereka di akhir musim nanti. Pihak klub telah beruapaya untuk menjadikan tim yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut lebih baik dibanding musim ini. Dan kabarnya salah satu keputusan mereka yang cukup mengejutkan ialah tak berniat untuk mempermanenkan penyerang Gonzalo Higuain.

The Blues Pastikan Tidak Mempermanenkan El Pipita Karena…

Belum lama ini tim yang di miliki oleh Roman Abramovic terkena sanksi larangan untuk mendatangkan pemain di musim depan. Hal ini lantaran kebijakan mereka yang meminjamkan tak sedikit pemainnya ke tim-tim yang lain. Sebuah pukulan telak memang bagi The Blues yang harus bungkam tangan untuk bergerilya di musim panas mendatang. Akan tetapi pihak klub tak ingin mengambil pusing akan hal ini. Masih banyak jalan dan pilihan yang harus di lakukan oleh Chelsea di akhir musim ini. Namun satu hal yang terpenting, mereka akan tetap memperbaiki performa tim yang dinilai tak begitu baik di musim ini.

Kandasnya Harapan El Pipita Untuk Di Permanenkan Chelsea

Kemungkinan besar beberapa pemain yang memiliki kontribusi lebih kepada tim akan tetap dipertahankan. Dan begitu juga sebaliknya. Jika terdapat pemain yang tak konsisten dalam permainannya, besar kemungkinan pemain tersebut akan dipersilahkan pergi. Hal yang cukup mengejutkan dari keputusan Chelsea seperti yang di lansir dari Tuttomercato ialah tak minatnya mereka mempermanenkan Gonzalo Higuain. Hal atau sebab mendasar yang membuat mereka tak berminat untuk mempermanenkan El Pipita ialah soal performanya.

5 Gol Dari 15 Penampilan

Pemain yang berstatus pinjaman dari AC Milan tersebut hanya mencetak lima gol dari 15 kali penampilannya bersama Chelsea. Padahal Higuain sendiri digadang-gadang bisa menjadi sinar setelah meredupnya performa dari Alvaro Morata.  Namun sayang hal tersebut tak bisa terjadi karena performa yang di miliki oleh Higuain tak dapat mencapai ekspektasi dari tim. salah satu faktor yang membuat performa dari ketajaman Higuain menurun ialah usia. Pemain yang tak dipanggil timnas Argentina tersebut memang telah berusia 31 tahun sebagai pemain striker.

Gaya Bermain Liga Inggris Penyebab Mandulnya Performa El Pipita

Jika dipahami secara naluri, belum terlambat atau belum bisa dikatakan tua untuk usia yang di miliki oleh Higuain ini. Namun adaptasinya dengan gaya sepak bola dari Inggris masih belum baik sehingga performanya tak begitu menonjol. Terlebih lagi Higuain masih kalah bersaing dengan Giroud yang memiliki jam terbang minim namun dapat menunjukkan kelasnya sebagai pemain striker saat diberikan kepercayaan tampil di kompetisi Eropa.

Jika memang Chelsea takkan mempermanenkan Higuain, kemungkinan besar mereka akan tetap mempertahankan beberapa penyerang mereka. termasuk Callum Hudson-Odoi yang memang dinilai menjadi pemain masa depan tim daripada dijual di akhir musim. Namun semua kepastian dan keputusan tetap berada di pihak klub, mereka yang lebih tahu bagaimanakah mencari jalan yang tepat untuk memperbaiki performa tim.