Informasi Dunia Olah Raga Indonesia & Mancanegara Aktual Terpercaya
  • Sports Award - 2019

    Number #1 Sports News
  • Global Certificate

    ISO 9001:2019
  • Award Winning

    Berita Olah Raga Terbaik 2019
Baru Melatih Everton, Ancelotti Pasang Target Tampil di Liga Champions
By - Writter

Baru Melatih Everton, Ancelotti Pasang Target Tampil di Liga Champions

Everton baru saja menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih anyar. Pelatih asal Italia itu ditunjuk untuk menghadirkan kembali prestasi bagi tim tersebut. Jelas tidak mudah bagi Don Carlo, sapaan Ancelotti untuk membawa tim tersebut ke papan atas.

Saat ini Everton berada di papan bawah, tepatnya di urutan ke-15 dengan raihan total 19 poin. Everton hanya berselisih empat angka dari zona degradasi. Seakan ingin menjawab kerinduan para penggemarnya, Ancelotti pun langsung mematok target tinggi.

Sosok yang pernah menangani sejumlah klub besar seperti Real Madrid itu bahkan ingin membawa klub berjuluk The Toffess itu tampil di pentas Eropa. Don Carlo ingin agar klub tersebut bisa berlaga di Liga Champions Eropa.

Ia yakin dengan target tersebut. Baginya, tidak ada yang tidak mungkin di dunia sepak bola. Untuk tampil di Liga Champions jelas butuh kerja keras dan waktu. Karena itu ia menjadikan target ini sebagai program jangka panjangnya.

“(Membawa Everton tampil di) Liga Champions adalah target jangka panjang saya. Dalam sepakbola, tak ada yang mustahil,” bebernya.

Pelatih asal Italia itu mengatakan selama menangani klub-klub besar ia selalu mematok target untuk tampil di pentas tertinggi antarklub di benua Eropa. Ia pun berharap hal yang sama bisa terjadi dengan Everton.

“Benar bahwa selama ini saya menangani klub-klub top. Sewaktu saya di Paris Saint-Germain, proyek yang berjalan di sana sangat bagus. Saya pikir di sini juga demikian,” sambungnya.

Don Carlo memiliki kesan positif di awal kehadirannya di Goodison Park. Ia bersaksi saat pertama kali mengunjungi markas latihan, ia langsung mendapatkan suasana yang fantastis. Ia pun mendukung rencana klub untuk membangun stadion yang baru.

“Kemarin, saya mengunjungi markas latihan tim. Suasananya fantastis. Fakta bahwa klub ini ingin membangun stadion baru telah menjelaskan bahwa mereka punya ide yang jelas bagaimana meraih sukses,” sambungnya.

Perjalanan Ancelotti untuk menghadirkan prestasi bagi Everton akan dimulai pada laga pertama di bawah kepemimpinannya. Tidak butuh waktu lama bagi Don Carlo untuk bersiap jelang laga debutnya. Tidak sampai sepekan setelah penunjukkannya, Ancelotti sudah harus mempersiapkan timnya untuk menghadapi lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris.

Ia akan memimpin timnya saat menjamu Burnley di Stadion Goodison Park pada Kamis, 26 Desember 2019 malam WIB. Sebagai tuan rumah Everton tentu tidak ingin kehilangan kesempatan meraih poin, sekaligus menjadi kado manis bagi sang pelatih anyar.

Everton vs Spurs - Insiden Patah Kaki
By - Writter

Insiden Patah Kaki Warnai Laga Everton Kontra Spurs di Liga Inggris

Hasil seri Everton vs Spurs harus diwarnai dengan insiden patah kaki

Pertandingan antara Everton kontra Tottenham Hotspur diwarnai insiden patah kaki yang dialami salah satu pemain Everton, Andre Gomes. Kejadian nahas itu terjadi dalam pertandingan kedua tim di Stadion Goodison Park pada Minggu, 3 November 2019 waktu setempat atau Senin dinihari WIB. Laga itu berkesudahan dengan skor 1-1.

Satu-satunya gol Everton dicetak oleh Cenk Tosun di menit ke-90+7. Sementara itu gol semata wayang Spurs dipersembahkan oleh Dele Alli di menit ke-63. Tambahan satu poin di pertandingan ini tidak mengubah posisi kedua tim secara signifikan di tabel klasemen sementara.

Posisi klasemen Everton tidak berubah

Everton masih tertahan di papan bawah tepatnya di urutan ke-17 dengan tabungan 11 poin dari 11 pertandingan. Klub berjuluk The Toffees ini hanya berjarak tiga poin dari Southampton di zona degradasi. Sementara itu Spurs masih terpaku di posisi ke-11 dengan tabungan 13 poin dari 11 pertandingan. Spurs berjarak empat poin dari Arsenal di urutan kelima.

Pertandingan ini diwarnai insiden patah kaki yang berujung kartu merah yang diterima Son Heung-min di menit ke-79. Sebenarnya patah kaki yang dialami Gomes terjadi dalam sebuah insiden yang juga melibatkan pemain lain.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik di pertandingan ini. Beberapa peluang tercipta sejak awal pertandingan. Namun hingga babak pertama berakhir skor tetap kaca mata.

Alli berhasil bobol gawang Everton

Di babak kedua tensi pertandingan semakin meningkat. Spurs sukses membuka keunggulan di menit ke-63. Berawal dari kesalahan pemain Everton, Alex Iwobi, Son Heung-min sukses merebut bola dan memberikannya kepada Dele Alli yang dengan tenang sukses membobol gawang tim tamu.

Spurs tak mampu mempertahankan keunggulan hingga laga usai. Jelang bubaran Cenk Tosun sukses menyamakan  kedudukan sekaligus membuyarkan keunggulan tim tamu yang sudah ada di depan mata.

Gary Lineker: “Kartu merah yang kurang tepat”

Kartu merah yang diterima Son mengundang perdebatan. Legenda timnas Inggris, Gary Lineker menilai keputusan wasit memberi pemain internasional Korea itu kartu merah kurang tepat.

“Tanpa cedera (Gomes), Son tentu takkan dikartu merah oleh wasit,” beber Gary Lineker.

Hal senada disampaikan pelatih Spurs, Mauricio Pochettino. Pelatih asal Argentina itu bahkan kecewa dengan keputusan wasit tersebut. Menurutnya Son tak pantas dikartu merah karena bukan dialah yang membuat Gomes mengalami cedera parah.

“Itu adalah cedera yang parah untuk Andre. Namun, wasit seharusnya menghukum karena tindakan, bukan karena akibat yang terjadi setelahnya,” beber Pochettino.

VAR tidak memberikan solusi

“Kami sangat kecewa dengan penggunaan VAR dalam situasi ini. Sangat tidak masuk akal Son mendapat kartu merah. VAR seharusnya membantu. Sangat jelas jika Son tidak ada niatan untuk membuat Andre Cedera,” sambungnya.

Pochettino mengatakan timnya sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun keputusan wasit membuat hasil akhir menjadi berbeda.

“Pada akhirnya, keputusan itu mengubah segalanya. Kami mengontrol pertandingan sebelum bermain 10 orang. Kami percaya akan menang. Namun, kami kebobolan di akhir laga,” tegasnya.

Susunan pemain Everton versus Tottenham Hotspur

Everton (4-2-3-1): Pickford; Sidibe, Holgate, Mina, Digne; Gomes, Delph; Walcott (Tosun 69), Tom Davies (Sigurdsson 84), Iwobi; Richarlison

Pelatih: Marco Silva

Tottenham Hotspur (4-2-3-1): Gazzaniga; Aurier (Foyth 88), Sanchez, Alderweireld, Ben Davies; Sissoko, Ndombele (Lo Celso 73); Son, Alli, Eriksen; Moura.

Pelatih: Mauricio Pochettino